Takdir Bintang Kembar

Takdir Bintang Kembar
mulai mengakhiri pelatihan 17 (perjalaan menaklukan phoenix)


__ADS_3

"ehm..... mon coba kesini aku menemukan pemandangan yang sedikit menarik"panggil xiao sun.


"mon...."


"ada apa??"


"akh....."xiao sun terkejut xiao mon sudah ada disampingnya baru saja ingin berteriak tapi teriakan itu disumbat oleh tangan xiao mon.


"jangan berisik"bisik xiao mon melepaskan bungkamannya lalu menempelkan satu jari nya di mulutnya.


"bagaimana aku tidak bisa tidak berteriak kau slalu muncul seperti hantu kau ini...."bisik xiao sun kesal.


"hi.. hi.. hi.. kau harus terbiasa"bisik xiao mon tersenyum menyeramkan membuat xiao sun bergidik ngeri.


"baiklah pemandangan apa yang kita dapat"bisik xiao mon sangat bersemangat.


"tidak ada hanya seorang gadis kecil dan kakak lelakinya yang saling melindungi dari bandit bandit sialan yang masing masing membawa karung"


ucap xiao sun santai.


"maukah aku menolong mereka???" ucap xiao mon memelas.


"tidak!!! aku tidak ingin masalah yang membahayakan nyawa kita apa lagi kau xiao mon"ucap xiao sun tegas.


"perjanjian ini tidak menguntungkan" ucap xiao mon kesal.


flashback on:


"mon...."


"apa sun??"


"maukah kau untuk kita berjanji saling menanyakan dan memberitahu apa yang akan kita lakukan harus mendapatkan persetujuan masing masing??"tanya xiao sun.


"tentu saja"ucap xiao mon bersemangat.


"janji?"


"janji"


merekapun melakukan janji kelingking hal itu membuat dewa emas tertawa dan dewo perak gemas.


flashback off:


"huh baiklah lakukan..."


tanpa aba aba xiao mon langsung memanah semua bandit itu dalam sekali kedipan mata.

__ADS_1


hal itu membuat kakak adik itu senang mengira bala bantuan mereka sampai melihat xiao sun dan xiao mon keluar menunjukkan dirinya membuat mereka terkejut.


"si.. siapa kalian"ucap anak laki laki itu terbata bata.


"eh.... kau takut kami datang untuk membunuh mu"ucap xiao sun dengan nada yang mengerikan membuat mereka bergetar ketakutan.


"pletak!!!"


"hah... mon kau semakin mirip guru saja"ucap xiao sun menahan sakit.


"diamlah kau menakuti mereka"ucap xiao mon kesal.


"baiklah kakak dan adik kecil nama kalian siapa"tanya xiao mon dengan lembut melihat xiao mon bersikap lembut membuat kakak beradik itu lebih lega.


"aku lin mon dan ini adikku lin xi kami berasal dari kerajaan air"ucap lin mo memperkenalkan diri.


"apa kalian ingin pulang??"tanya xiao sun dengan nada datar.


"ya kami sangat ingin pulang"jawab lin xi spontan membuat xiao mon terkekeh geli.


"baik....lah kalau itu mau kalian pulanglah"ucap xiao sun melambaikan tangannya lalu 2 bersaudara iti menghilang.


"kau sudah menguasai teknik itu ajarin aku dong"ucap xiao mon dengan mata berbinar.


"ok asalkan kamu mengajariku teknik memanahm tadi bagaimana??"ucap xiao sun mengulurkan tangan.


"deal??"


"YES"teriak mereka bersama.


"oh ya karung apa ini??"tanya xiao mon mengambil salah satu karung yang dibawa salah satu bandit itu.


"entahlah coba cek"ucap xiao sun mengumpulkan semua karung dengan xiao mon.


lalu xiao mon membukanya matanya langsung berbinar.


"sun...


"apa??"


"entahlah aku melihat kristal yang bersinar kristal apa ini??"


"entah coba tanya winter dan shadow siapa tau mereka tau"ucap xiao sun mengangkat kedua bahunya.


mereka pun mengangkat masing masing enam karung dan berjalan menuju binatang kontraknya.


"winter aku kembali"ucap xiao mon senang.

__ADS_1


"apa yang tuan bawa dan dimana tuan sun"tanya winter bingung melihat xiao mon kembali seorang diri.


"hah... dia sedang mengumpulkan sesuatu"


"shadow aku kembali"


"sun apa yang kau bawa???"


"ini aku menemukannya di mayat pemanah tadi"ucap xiao sun menyerahkan kotak kayu.


"apa ini??"


"bukalah"


"ini..."xiao mon senang melihat isi kotak tersebut.


"ah.. sun kau yang terbaik"ucap xiao mon memeluk xiao sun sementara.


kotak itu berisi jarum perak meskipun kualitas nya tak terlalu baik tapi xiao mon sangat menginginkan jarum perak.


"baiklah coba lah"


"tapi tidak ada yang bisa dicoba??"


"ah iya aku lupa tau gini aku sisakan satu"ucap xiao mon menepuk jidat.


"yah... itu salah mu sendiri"


"SUN!!"


"baiklah aku salah"ucap xiao sun menyerah baginya xiao mon mengerikan saat marah.


"huh... mari tidur"ucap xiao mon tidur di dahan pohon diikuti xiao sun.


"tuan tidak mau tidur dibawah"tanya shadow.


"tidak kalian ikut"


"baik tuan"


mereka pun tidur di atas pohon hingga menjelang pagi.


*****


besoknya:


xiao mon terbangun mendengar suara dentingan pedang dibawah pohon dia melihat para bandit yang kelihatan mirip teman bandit semalam saling bertarung dengan pendekar ini tidak berimbang.

__ADS_1


xiao mon kesal lalu membunuh semua bandit itu takut suara dentingan pedangnya membangunkan xiao sun setelah semua mati xiao mon segera menghampiri xiao sun.


"sun.... bangun.."ucap xiao mon pelan menggoyang goyang kan tubuh xiao sun.


__ADS_2