Takdir Bintang Kembar

Takdir Bintang Kembar
ujian pagoda kematian


__ADS_3

langsung terpental hingga menghantam dinding pagoda beruntung xiao mon melapisi tubuhnya dengan salju sehingga tak ada cedera fatal di tubuhnya.


xiao sun kaget dengan cepat mengeluarkan pedangnya boneka yang menyadari hal itu langsung menginjak xiao sun tetapi tak berhasil xiao sun dengan cepat menghindar.


xiao mon dengan cepat bangun lalu membekukan kaki boneka itu tetapi serangan itu tak berefek apa-apa boneka itu menggerakan sedikit kakinya langsung es itu pecah berkeping-keping.


xiao mon kaget tak terasa pukulan mengarah kearahnya xiao sun yang menyadari hal itu langsung melompat menarik xiao mon untuk menghindar.


"sial!! boneka itu lebih kuat dari pada yang ku bayangkan "batin xiao sun tertekan.


"tenang aku sudah pikirkan rencana"


"apa itu"


----->


"ok mulai!!!"


xiao mon membekukan tubuh boneka itu berlapis-lapis setiap ada retakan selalu ia lapisi kembali dengan es tentu saja ini menghabiskan banyak tenaga.


xiao sun sedang berkonsentrasi mengumpulkan tenaga.


saat xiao sun membuka mata xiao mon berhenti melapisi kembali es nya dan jatuh terduduk kehilangan tenaga.


boneka itu langsung menginjak xiao mon tetapi sebelum kaki mencapai xiao mon xiao sun dengan senyum mengejeknya sudah menahan kakinya sekuat tenaga.


boneka itu memperkuat injakannya menyebabkan kedua tangan xiao sun remuk tetapi xiao sun tetap berusaha memasang senyum mengejek.


"cih... boneka bodoh"


langsung kaki boneka itu terbakar membuat boneka jatuh dengan keras kelantai boneka itu memotong kakinya tetapi sebelum itu xiao sun sudah berada di atasnya memegang dadanya.

__ADS_1


"BYE...."


api dengan cepat menghanguskan boneka itu hingga menjadi debu.


xiao mon menghela nafas lega.


"ah.... akhirnya"


"lanjut"


mereka menaikki tangga menuju lantai selanjutnya.


di lantai keempat terdapat kolam dengan air yang jernih dan beberapa pijakan batu untuk melewati kolam itu.


lagi-lagi xiao sun nekat melompat duluan saat menginjak salah satu batu disana cipratan air akan selalu muncul mengenai xiao sun.


air ini bukan air biasa saat terkena akan timbul rasa yang menyakitkan tetapi tak melukai tubuh kita tetapi roh yang ada di dalam tubuh ini tentu lebih menyakitkan bahkan sangat menyakitkan ketimbang melukai tubuh.


xiao sun menahan rasa sakit itu sekuat tenaga berhenti sebentar di salah satu batu memberitahu xiao mon tentang air ini.


xiao sun kaget berlari kearah xiao mo tak peduli dengan cipratan air yang menyakitkan itu.


xiao sun berhenti di salah satu batu lalu menangkap xiao mon yang tidak sadarkan diri dengan kedua tangannya tetapi gagal xiao mon jatuh jauh tak sampai dalam jangkauan tangannya.


tanpa pikir panjang xiao sun lalu masuk kedalam air berenang menghampir xiao mon lalu mengangkatnya ke permukaan kolam sekuat tenaga xiao sun menahan semua rasa sakit itu tak peduli jika mulut,hidung serta matanya mengeluarkan darah xiao sun tetap mengangkat dan membaringkan xiao mon ke salah satu batu.


"hosh... hosh... dasar bodoh"


xiao mon membuka matanya melihat xiao sun menatapnya dengan tajam


xiao mon hanya membalas dengan senyuman bodoh membuat xiao sun bertambah kesal.

__ADS_1


"dasar bodoh kalau aku tak peduli dengan mu kau pasti sudah tingga nama saja"


"em... tapi kau pedulikan"


"KAU!!!"


xiao mon bangun menghela nafas kecewa melihat perjalanannya ke tangga selanjutnya masih panjang.


"bangun.... perjalanan kita masih panjang"


"Ya ya"


"tak tau trimakasih"gumam xiao sun kesal.


xiao mon tak mendengar langsung melapisi dirinya dengan es lalu melompati satu persatu batu cara itu berhasil xiao mon tak terkena satu tetespun air.


xiao sun hanya menghela nafas dan melapisi dirinya dengan perisai apinya lalu melompati batu satu persatu.


anehnya setiap mereka melompati satu batu perjalanannya akan semakin panjang tetapi xiao sun dan xiao mon tak memikirkan itu dan terus berjalan


hingga tinggal satu batu lagi untuk sampai ke tangga selanjutnya.


tetapi saat mereka menginjak batu itu bersamaan dinding air membatasi mereka menuju tangga selajutnya.


xiao mon menyentuh dinding air itu dengan jari nya langsung menarik kembali tangannya.


"ada apa mon??"


"dinding ini terbuat dari air pengikis roh juga ini sangat padat butuh waktu lumayan lama untuk melewatinya"


xiao mon sekuat tenaga memasukan tangannya melewati dinding air tetapi dalam 3 jam hanya kepalan tangannya saja yang menembus dinding air itu.

__ADS_1


xiao mon menahan rasa sakit itu sekuat tenaga xiao mon meminta xiao sun untuk mendorongnya xiao sun mendorong xiao mon sambil menutup mata tak tega melihat pemandangan di depannya.


akhirnya.....


__ADS_2