Takdir Bintang Kembar

Takdir Bintang Kembar
mulai pelatihan


__ADS_3

"kalian akan mati atau lebih buruknya lagi kalian akan cacat tak bisa berkultivasi"ucap dewi perak.


"Ooooo"ucap mereka bersamaan.


"kalian tidak bertanya kenapa lebih buruk cacat dari pada mati"tanya dewa emas bingung.


"pufft... tentu saja karena kami tau rasanya kami berpura,merahasiakan kekuatan kami dan juga sl...."ucap xiao sun terjeda karena mulutnya bungkam oleh xiao mon.


"tidak guru maksudnya kami tau orang yang tak bisa berkultivasi akan di anggap sampah dan slalu di tindas si caci maki maka lebih baik mati dari pada menjalani penyiksaan seumur hidup"ucap xiao mon masih membukam mulut xiao sun.


"apa yang kau lakukaan...."tanya batin xiao mon sambil melotot ke arah xiao sun


"upss keceplosan"jawab batin xiao sun menatap xiao mon dengan tatapan tidak bersalah.


"tapi apa maksudmu berpura pura???"tanya batin xiao mon masih membungkam mulut xiao sun.


"masak aku bilang hallo kita sebenarnya berasal dari abad 21 lohh... keren kan masak gitu"jawab batin xiao sum mencemooh.


"ya udah lah dah terlanjur semoga guru tak bertanya lebih jauh lagi"ucap xiao mon melepaskan bungkaman tangannya dari mulut xiao sun.


mereka berkeringat dingin menunggu jawaban gurunya.


"hmm... ok lah kalo begitu"ucap dewi perak sembari tersenyum.


"fiuuu..."ucap mereka lega sambil mengusap dahi yang basah karena keringat.


"sekarang naik lah"ucap ucap dewa emas.


"baik!!"ucap xiao mon dan xiao sun bersamaan lalu naik.


xiao mon berjalan dengan hati hati sedangkan xiao sun berlari cepat melompati setiap anak tangga.


xiao sun sudah sampai di depan air terjun memutuskan menunggu xiao mon yang baru setengah jalan


" kau ini lama sekali"ucap xiao sun bosan menunggu.


"sabarne"ucap xiao mon berhati hati menaiki tangga.

__ADS_1


****


"mas apa kita melupakan"ucap dewi perak sambil memerhatikan xiao mon menaiki anak tangga.


"iya rak aku rasa melupakan sesuatu"ucap dewa emas berpikir.


"ah sial"ucap mereka bersamaan.


****


xiao mon yang sedang berhati hati menaiki tangga berhenti ketika mendengar suara gurunya.


"xiao mon lari...!!!!" teriak dewi perak kearah mon


"kenapa??"batin xiao mon bingung.


"lihat kebelakang"balas batin xiao sun.


lalu xiao mon melihat ke belakang melihat anak tangga kembali menyatu dengan dinding.


"oh i see...."ucap xiao mon tenang kambali menatap kearah depan.


"sial kenapa semua orang harus berkata hal penting di saat terakhir"ucap xiao mon kesal langsung berlari melompati tangga.


xiao mon hampir sampai tinggal 2 anak tangga lagi tiba tiba saat melompat 2 anak tangga itu langsung menyatu ke dinding goa.


"tangga sialan"umpat xiao mon dalam hati yang juga di dengar oleh xiao sun.


akhir nya xiao mon jatuh di depan mata xiao sun sendiri karena saat xiao mon mulai terjatuh wajah mereka sangat dekat tapi tak sampai ke tempat xiao sun berada akhir nya dia terjatuh


dan.... .


hap... tangan xiao sun menangkap pergelangan tangan xiao mon.


"got cha" ucap xiao sun tak melepaskan tangan xiao mon.


"wah trimakasih banyak sun"ucap xiao mon merasa senang karena tidak jadi patah tulang.

__ADS_1


"tentu tak mungkin aku akan membiarkan saudari kembarku jatuh di depan mataku sendiri"ucap xiao sun sambil tersenyum.


tak lama setelah mengatakan itu setetes darah jatuk ke wajah xiao mon,xiao mon terkejut melihat lengan xiao sun mengeluarkan darah yang mengalir dengan deras hingga jatuh dan meresap ke tanah tanah.


"sun apa kau tidak apa apa"tanya xiao mon khawatir.


"tidak apa apa hanya lengan yang sobek karena terlalu lemah mengangkat beban jangan salahkan dirimu ok"ucap xiao sun menahan sakit lalu menarik xiao mon ke atas setelah naik xiao mon langsung merobek lengan baju nya mengikatnya pada lengan xiao sun yang mengeluarkan darah.


sehingga darahnya terhenti setelah itu xiao mon langsung memapah tubuh xiao sun ke dalam goa dibelakang air terjun.


"are you okay??"ucap xiao sun khawatir.


"yah.. im fine just... brak..."xiao sun pingsan ya gimana gak pingsan cobak orang kekurangan darah.


"sun bangun jangan bercanda kamu gak mati kan"ucap xiao mon dengan mata berkaca kaca.


"heh aku tak mungkin mati secepat itu aku hanya lelah"lirih xiao sun dengan wajah pucat.


"........."


"bug..."pukulan pelan mengenai dada xiao sun.


"heh.. aku sekarat masih aja di pukul"lirih marah xiao sun tidak terima.


"huaa.... kau bodoh sangat bodoh kenapa menagkapku"ucap xiao mon menangis.


"heh jangan cengeng dan ambilkan aku air aku haus"lirih xiao sun.


xiao mon pun mengambil air terjun di mulut goa tersebut menampung air itu menggunakan tangan dan meminumkannya kepada xiao sun.


"gluk.. gluk.. gluk.. uhuk.. uhuk.."batuk xiao mon.


"kenapa"tanya xiao mon bingung.


"air ini...."ucap xiao sun.


airnya kenapa hayo...

__ADS_1


lanjut baca kalo mau tau.[♡_♡]


__ADS_2