
xiao mon terkena air tersebut tubuhnya basah kuyub dia sedikit kedinginan terkena air itu lalu mata nya tertuju pada seekor naga putih raksasa menatapnya dengan kebingungan hal itu membuat xiao mon kesal tapi menahannya sekuat tenaga.
"hai naga putih kenapa kau menyiramiku kau mau aku basah apa kau mengerjaiku??"ucap xiao mon dengan nada kesal menatap naga putih itu.
naga putih itu tentu kaget melihat ada manusia tidak takut padanya apa lagi anak kecil yang kelihatanya belum mencapai umur genap sepuluh tahun.
"HAI MANUSIA APA YANG KAU LAKUKAN DI SINI"teriak naga putih penuh penekanan.
"aku disini mau melepas segel yang ada di tubuhku apa kau bisa membantu"ucap xiao mon menunjukkan segel di punggungnya sontak naga itu terkejut sedikit tapi tetap masih bisa tenang.
"hei.. apa kau bisa membantu"ucap xiao mon membuat naga putih itu tersedar akan lamunannya.
"tentu tapi ini sangat beresiko dan bisa merenggut nyawamu"ucap naga putih itu menurunkan nadanya.
"setiap tindakan pasti akan ada resikonya aku datang kesini untuk menanggung resikonya jadi biarkan aku saja yang terkena dampaknya"ucap xiao mon penuh keyakinan membuat naga putih itu tertegun dia merasa melihat seorang gadis dewasa.
"baiklah silahkan "ucap naga putih tersebut membuat xiao mon melepas pakaiannya lalu masuk perlahan kedalam kolam.
awalnya dia merasa sedikit kedinginan saat masuk lebih dalam kedingan itu bertambah berkali kali lipat dia sangat kedinginan rasanya seperti es menusuk nusuk kedalam tubuh seperti dikoyak secara perlahan hingga dia sampai kedasar danau dia mulai kehabisan nafas lalu nafas terbuang membuat ia menutup mulut menahan,sekuat tenaga untuk naik tapi rumput biru menangkap kakinya seolah tak mengizinkan untuk naik lebih jauh.
xiao mon mulai kehabisan nafas pandangan nya memudar tetapi ia tetap menjaga kesadaran nya agar tetap jernih, langsung cahaya biru laut menghampirinya langsung memasukinya hal itu membuat xiao mon kesakitan berteriak tapi tak bersuara karena di dalam air rasanya sangat meyakitkan seakan akan seluruh tubuh kalian membeku lalu dihancurkan membuat xiao mon berteriak menangis tangisan xiao mon menyatu dengan kolam langsung rasa sakitnya terhenti.
__ADS_1
xiao mon kehilangan kesadaran dan pingsan.
naga putih menunggu dengan keadaan khawatir hal ini sudah biasa dia saksikan tetapi ia sungguh kasian kepada anak kecil itu.
tiba tiba kristal keluar dari kolam anak yang di tunggunya berada di dalam kristal itu hal itu membuat naga putih itu kaget sekaligus lega melihat anak itu baik baik saja juga terkejut anak ini adalah anak yang terpilih.
lalu kristal itu retak anak itu terjatuh ratakan kristal itu berubah menjadi alas seperti karpet terbang lalu menurunkan xiao mon di tepi kolam.
"aahk...."ucap xiao mon sadar mengembil nafas dalam dalam.
langsung berdiri dan mengambil baju gantinya lalu memakainya soal baju yang basah karena naga putih itu sudah ia taruh dalam keranjang rotan yang sudah ia siapkan dan meminum air dari botol bambu yang dibawanya, xiao mon membawa barang yang di butuhkan nya lengkap.
ucap xiao mon melihat punggung nya sudah tidak ada segel itu lagi.
lalu pecahan kristal itu mendekati xiao mon hal itu membuat xiao mon kaget
yang lebih kagetnya lagi di melihat bayangannya seperti cermin yang dilihat di cermin itu seorang gadis cantik,anggun dan lucu di cermin itu ternyata kolam ini juga merubah seluruh tubuhnya dia bersyukur karena itu kearah positif.
dia berubah bibirnya merah muda bagaikan stoberi kulitnya mulus putih seperti bayi rambutnya menjadi berwarna biru lautan matanya biru langit sangat jernih seperti lahir kembali.
"woaw.... cantik"ucap xiao mon mengusap cermin itu.
__ADS_1
"tapi tanda apa yang ada di dahi ku"ucap xiao mon mengusap keningnya melihat tanda bulan sabit tepat berada di tengah keningnya.
"apa segelnya masih ada yah.... sayang sekali"ucap xiao mon merasa kecewa merasa kerena tidak dapat menyelesaikan.
"hei kau berhasil itu adalah tanda lahirmu"ucap sang naga putih xioa mon langsung menatapnya dengan mata berbinar.
"benarkah ini tanda lahirku syukurlah aku berhasil"ucap xiao mon merasa bersyukur.
"oh kurasa aku harus pergi"ucap xiao mon mengemasi barangnya.
"tunggu"ucap sang naga putih membuat xiao mon berhenti mengemasi barangnya.
"ada apa??"
"bisakah aku ikut denganmu"ucap sang naga putih membuat xiao mon terkekeh geli.
"tentu saja ayo apa kau mau jadi binatang kontrakku???"tanya xiao mon naga itu langsung mengangguk.
"ayo kesini"tawar xiao mon naga putih langsung datang menghampiri langsung xiao mon menggigit jari nya lalu mengoleskan di kening naga putih itu langsung berubah menjadi seorang pria tampan memakai pakaian bangsawan.
"woah.....
__ADS_1