Takdir Bintang Kembar

Takdir Bintang Kembar
pertama kali mengunjungi pasar kuno


__ADS_3

"LOH... KENAPA!!"tanya xiao mon dan xiao sun bersamaan.


"setelah kalian berlatih rose berusaha menjadi kuat dan terus berlatih menguasai semua jurus turun menurun juga berusaha menyerap kristal alam dalam 3 bulan terakhir"


"AAH.. selama 3 bulan rose bermeditasi untuk meyerap kristal itu"


"yap.... sekarang dia akan bangun tetapi setelah di bangun dia harus langsung menyerap kristal itu"


"apa kau gila kau tau kristal itu bisa-bisa saja membenuh rose"protes xiao sun.


"benar tapi dia besikeras untuk menjadi kuat"


mereka berdua hanya mengehela nafas.


"bisakah kami melihatnya"


"bisa tetapi kalian akan terkena dampaknya"


langsung kristal-kristal es mengitari xiao mon membuat rufta kaget.


"tenang saja bibi kami akan baik-baik saja"ucap xiao mon tersenyum lembut.


"baiklah masuklah ke dalam"


"hore.."


langsung mereka masuk ke salah satu ruangan tempat rose bermeditasi.


takut mengganggu mereka hanya berbicara dalam hati (telepati)


"hei keliatannya dia sangat kurus"


"iya sun apa ini gara-gara kita ya.."


"hei... jangan seperti itu lah jelas-jelas kau harus merasa bangga melihat perkembangannya akhir-akhir ini"


"ya kau benar aku sangat bangga padanya"


mereka berbincang-bincang dalam hati tiba-tiba rose membuka matanya membuat xiao sun dan xiao mon kaget.


"siapa kalian?"


"hei... gadis kecil kau sudah besar" celetuk xiao sun diangguki xiao mon sambil tersenyum.


"kakak cantik sedang apa kalian disini"


"melihat mu menjadi kuat juga mengatakan kami bangga padamu"


ucap xiao mon tersenyum hangat.


membuat rose sangat senang langsung


kristal berwarna hijau daun keluar dari salah satu tumbuhan di sana lalu mendekati rose.


rose ragu apakah dia bisa pertanyaan itu terngiang-ngiang di kepala rose.


"Semangat rose kami percaya padamu"


perkataan xiao mon membuat rose mengangguk lalu menyentuh kristal itu membuat tangannya terlukan darah biru rose langsung dihisap oleh kristal itu.


dengan perlahan kristal itu masuk kedalam tubuh rose sangat sakit lalu rose melirik xiao sun yang memasang raut wajah sangat percaya bahwa dia dapat melalui ini.


tak ingin mengecewakan kadua kakaknya rose sekuat tenaga menahan rasa sakitnya langsung akar-akar tanama sekitar menyelimuti rose dengan kencang membuat rose mengeluarkan seteguk darah dari mulutnya juga beberapa bagian tubuhnya terluka cukup dalam.


xiao sun dan xiao mon tak bisa melihat apa yang terjadi meskipun xiao mon membuat pelindung es bening tetapi akibat akar-akar itu mereka tak dapat melihat apa yang terjadi di dalamnya.


langsung cahaya hijau daun keluar dari sela-sela akar itu langsung akar itu berhenti bergerak xiao mon langsung menghilangkan pelindung esnya dan menghampir akar yang melilit rose.

__ADS_1


akar itu tak terlepas membuat kedua gadis itu panik lalu xiao sun menarik pedangnya dan merusak akar-akar itu saat terbuka terlihat rose memiliki luka di sekujur tubuhnya banyak darah biru yang mengalir pada tubuhnya.


dengan cepat xiao mon mengeluarkan pil dari sakunya memeberikannya pada rose.


setelah menelan pil itu keadaan rose jauh lebih baik bahkan lebih baik mungkin akibat kristal yang diserapnya.


"hei"


xiao sun memegang pundak rose.


"kau sudah bekerja keras dan berhasil kami yang menganggapmu sebagai adik sangat bangga padamu"


"huaa.... kakak cantik"langsung rose memeluk xiao mon dan xiao sun menangis sekencang-kencannya.


"aku... hiks... ta..k per... caya hiks.. aku berhasil"


"kau sekarang berhasil apakah kau sekarang percaya"ucap xiao mon tersenyum menepuk-nepuk pundak rose.


setelah melepaskan pelukannya rose merasa sangat baik juga sangat senang.


"kak lihat apa yang ada di tanganku ada simbol daun warna hijau lagi sangat keren bukan"ucap rose memamerkan telapak tangan nya.


"eh"


langsung dengan cepat xiao mon mengecek telapak tangannya juga ada simbol tetapi berbentuk kristal berwarna biru langit.


"kenapa aku baru menyadarinya"


"menyadari apa?"


"yaampun... sun lihat telapak tanganmu"


langsung xiao sun melihat telapak tangannya lalu sedikit teerkejut melihat simbol kobaran api berwarna-warni termaksud warna hitam tetapi tetap memasang ekspresi biasa.


"dari mana kau belajar kata keren rose"


lalu xiao mon melirik tajam kearah xiao sun dengan cepat xiao sun mengalihkan pandangan mulai berkeringat.


"emang kenapa kakak cantik"tanya rose polos membuat xiao mon merasa gemas lalu mecubit pipi rose.


"tak apa kau makan apa? ayo kita makan dulu"


"hore... aku mau makan ayam"


"ok deh kakak buatkan ayam panggang enak buatmu"


"ah... panggang apa itu?"


"eh... kamu biasannya makan ayam diapain ayamnya"


"hm... dicabutin dulu bulunya"


"iya bener terus apa"


"terus langsung di makan deh"


xiao sun juga xiao mon langsung merinding mendengar hal itu.


"baiklah setelah makan kita akan mengucapkan perpisahan ok"


"ah.... kakak cantik mau kemana"


"kakak ada urusaan pentin di luar karena rose calon ratu di sini jadi rose tak bisa ikut ok"


"tidak!!! aku mau ikut kakak cantik....


aku mau ikut... "rengek rose xiao mon menengok xiao sun sudah tak ada sangat kesal mengira xiao sun melarikan diri dari masalah.

__ADS_1


"kau boleh ikut rose tak apa-apa"ucap rufta muncul tiba-tiba bersama xiao sun.


"hore... aku ikut"


"eh... sun bagaimana"


"nanti kuceritakan"


xiao mon mengangguk lalu keluar goa sarang rose lalu memanggang ayam hutan gemuk.


setelah matang ia memanggil semuanya untuk makan merekapun makan bersama.


"uawah... kakak makanan ini sangat lezat"


"ya tentu saja nanti di perjalanan kita kakak akan buatkan banyak untuk mu"


"hore...."


selesai makan rose mengemasi barang-barang berpamitan dengan ibunya lalu ikut xiao mon dan xiao sun berjalan.


"kak kita kemana"


"kita menjemput seseorang dulu ya"


"ok deh"


langsung xiao mon dan xiao sun sama-sama memegangi tangan rose di kiri dan kanan lalu berteleportasi menuju gubuk tua.


"kakak kenapa kita disini"


"oh ini orang yang kita jemput ada disini"


"xi li !!! xi lu !!!"panggil xiao sun keras.


tetapi tak ada seorangpun keluar dari gubuk membuat xiao sun langsung berlari masuk kedalam gubuk melihat tak ada siapapun di dalamnya xiao sun panik.


lalu berlari keluar mengahapiri xiao mon yang sedang bercanda dengan rose.


"tak ada seorang pun di dalam"


"oh kenapa kau panik begitu pasti xi li dan xi lu sudah dijemput oleh kerjaan karena telah menganggap kita tiada"


xiao sun menghela nafas lega.


"semoga mereka menemukan majikan baru dan baik"


"ya... semoga saja"


"ingin ke pasar"tanya xiao mon kepada rose.


"pasar.... MAU ibu pernah bercerita tentang pasar kelihatannya sangat menarik"


"kalau itu ayo"


xiao sun dan xiao mon langsung memegang kembali tangan rose dan berteleportasi ke pasar kuno tak lupa mereka menggunakan cadar menutupi identitas mereka.


setelah sampai di pasar mereka makan makanan di sana rose banyak meminta tanghulu xiao mon hanya mengangguk mengiyakan saat mereka berjalan-jalan banyak orang sedang bergosip tentang ini dan itu.


awalnya mereka tak peduli lalu mendengar salah satu gosip di sana mereka berhenti dan mendengarkannya.


"kau tau kedua sampah kultivator itu mati dan sekarang hari pembatalan pertunangannya dengan pangeran dari kerajaan api"gosip salah satu warga disana.


gosip itu membuat kedua gadis itu sangat senang tetapi tetap menjaga harga diri mereka dengan berusaha bersikap setenang mungkin.


"kau tau juga kabarnya kedua pelayan setianya yang membunuh mereka sehingga kedua pelayang itu di jatuhi hukuman mati dan akan di bunuh di persidangan istana siang ini"


DEG!!!

__ADS_1


__ADS_2