
"jadi.... apa yang dilakukan 2 gadis kembar di sini"ucap monster itu tersenyum hangat.
"kami ingin ke pagoda inti hutan ini"
jawab xiao mon tersenyum lembut.
"maaf tapi aku tidak bisa mengizinkan sembarangan orang melewatiku"ucap monster itu lalu mengarahkan tangan besarnya memukul xiao mon dengan cepat xiao mon menghindari serangan mendadak itu.
xiao sun kaget berusaha menarik kakinya dari gumpalan es yang menyelimutinya tetapi gagal.
hanya pasrah dan menikmati pertarungan itu.
xiao mon terus menghindar serangan yang di lancarkan bertubi-tubi oleh sang monster sesekali menyerang tetapi gagal karena monster itu juga berelemen es ingin mengendalikan elemen lain tetapi disekitar hanya ada hamparan es dan batu tunggu sebentar BATU!!!.
xiao mon langsung menggunakan elemen tanah mengendalikan beberapa batu di sekitarnya dengan cepat beberapa batu sudah berputar di atasnya lalu xiao mon mengarahkan tangannya ke arah monster itu langsung beberapa batu melesat dengan cepat mengenai lengan kanan monster hingga terlepas.
hal itu membuat xiao mon senang merasa dia berhasil tetapi beberapa detik setelahnya tangan yang terpotong itu kembali menyatu membuat xiao mon sedikit panik.
"pes.. coba serang kepalanya"batin xiao sun berbisik.
"oh iya kenapa tidak terpikirkan"
langsung xiao mon mengarahkan sisa batunya ke arah kepala sang monster hingga terlepas.
"YES!!"
eh... lagi-lagi beberapa deting setelah nya kepalanya kembali menyatu dengan tubuhnya membuat xiao sun kaget caranya tidak berhasil.
"eh sun bantu aku"batin xiao mon berbisik.
"aku masih terjebak"batin xiao sun.
"eh untuk apa elemen apimu sih"cibir
xiao mon kesal.
__ADS_1
"eh iya ya"
langsung xiao sun memanaskan tubuhnya dengan cepat es disekitarnya mencair dan dia berhasil terbebas.
sang monster tidak tau dan terus melayangkan pukulan ke arah xiao mon
lalu menyadari senyuman xiao mon sang monster berbalik melihat xiao sun sudah di belakangannya langsung monster itu tersenyum mengejek melayangkan pukulan ke arah xiao sun.
tetapi di terkejut tangannya meleleh saat menyentuk xiao sun langsung monster es itu mundur beberapa langkah.
"halo"langsung xiao mon menyatukan kedua tangannya terlihat es beku sudah membungkus sang monster.
monster memberontak hingga membuat es itu retak tetapi xiao mon melapisinya lagi dengan es berlapis-lapis.
monster itu mengaum dengan keras menciptakan badai es di sekitarnya xiao mon hanya memandangi itu dengan senyum mengejek lalu mengibaskan tangannya badai itu hilang dalam sekejap membuat monster membulatkan mata tak percaya.
"kau lupa saudariku menguasai elemen es dasar mahluk bodoh"cibir xiao sun.
"aku... aku.. AKU TIDAK BODOH"
"kenapa kau mengatakanku idiot"
"karena orang idiot saja yang tak ingin menerima kenyataan bahwa dia itu bodoh"kata-kata xiao sun menggema di telinga monster ia seakan mengingat suara seorang pria yang familiar di telinganya
monster itu ingat seseorang mengingat priabyang sangat di takuttinya itu monster itu kaget dia sangat lemas kalau bukan karena tubuhnya di bekukan dia pasti jatuh lemas.
"apa kau anaknya"
"eh anak siapa?"tanya xiao mon penasaran.
"de... de... dewa mata... mata.. hari"ucap monster tergagap terasa sakali ketakutan di wajah dan suaranya.
seketika suasana menjadi hening kata-kata xiao sun memecahkan keheningan itu.
"kalau IYA memang kenapa"ucap xiao sun dingin dan penuh penekanan membuat monster itu semakin takut.
__ADS_1
xiao sun mendekat dan mencairkan es yang membekukan tubuh sang monster
hawa panas yang di keluarkan xiao sun membuat monster ketakutan dan sedikit meleleh.
"sun cukup!!!"
seketika suasana kembali seperti semua tetapi tubuh monster sedikit tak beberbentuk karena meleleh.
xiao mon merasa tidak tega menyentuh monster seketika salju kembali meyatu dengan tubuh monster dan tubuh monster kembali seperti semula.
"apakah sekarang lebih baik?"tanya xiao mon tersenyum lembut membuat monster terharu.
"ya ampun tuhan kenapa kedua anak ini mirip sekali dengan kedua orang tua mereka"batin monster merasa tertekan karena xiao sun mirip dengan ayahnya.
"maukah kau berteman dengan kami"
"tentu saja aku mau"ucap monster semangat.
langsung xiao mon menyatukan tangan besar monster dengan tangan xiao sun
monster kaget juga xiao sun.
"apa yang kau lakukan"batin xiao sun kesal.
"oh... ayolah"batin xiao mon memelas.
"teman?"tanya monster sedikit takut.
xiao sun tersenyum hangat
"teman"
monster kaget melihat xiao sun tersenyum hangat kepadanya seingatnya pria itu tak pernah tersenyum yah... tentu saja pria yang dimaksud dewa matahari.
"kurasa anaknya sedikit lunak apa gara-gara anaknya perempuan ya"batin monster bingung tapi senang melihat xiao sun tak terlalu mirip.
__ADS_1
"jadi kalian ingin.....