
"INI TIDAK MUNGKIN!!"elak ther membuat mereka bingung apa sebegitunya tidak mirip ya? dewa waktu dan rose.
"oho.. tenang dulu... kami juga tak akan percaya kalau
bibi rufta tak memberi tau langsung"ucap moon membuat dewa waktu kesal kenapa tak ada yang mengakui hal yang sesederhana ini.
"rufta?"ther manatap dewa waktu penuh tanda tanya membuat dewa waktu menghela nafas "nanti akan kuceritakan"
"baiklah... tutu aku mengerti... awalnya kau mengatakan istri itu hanya untuk sekedar lolucon belaka tapi.. aku tak menyangka bahwa kau benar-benar sudah menikah..."
"HEI!! SUDAH KUBILANG BERHENTI MEMANGGIL KU DENGAN NAMA SEPERTI ITU!!"
"ayolah... nama itu tidak buruk..."ucap sun menenangkan malah membuat dewa waktu semakin kesal tidak buruk kata mereka jelas-jelas itu seperti nama bayi yang baru lahir!!.
"pulang lah"usir dewa waktu membuat ther membatu.
"HEI!! APA KAU TAU BERAPA BANYAK ENERGI YANG AKU GUNAKAN UNTUK BERADA DI SINI!!"
"aku tak peduli"
"kau!!"
"sudahlah kalian para pak tua setidak beri contoh yang baik pada anak-anak seperti kami"ucap moon membuat keadaan hening seketika.
"....."
sum menghela nafas"maksudnya biarkan saja guru ther berada di sini toh juga di salah satu guru bukan"
dewa waktu menghela nafas mengiyakan membuat ther langsung menghilang meninggalkan gumpalan asap membuat rose bingung"ayah... kemana kakek itu?"
__ADS_1
"dia... sudah pergi ke kamar nya..."jawab dewa waktu membuat kedua gadis itu memutar matanya malas vampir tua itu terlalu banyak gaya bukan kah dia bisa jalan biasa saja lagi pula array kedap suara di pasang di setiap kamar.
"pak tua kapan mulai nya kami bosan..."ucap kedua gadis itu malas... membuat dewa waktu mengerinyit heran "kalian semua bangun terlalu pagi".
sun menghela nafas"baik... lah... aku akan tidur lagi..."
ucap sun ingin kembali ke kamarnya tapi dengan cepat di hentikan oleh dewa waktu.
"eeet!! kalian tak boleh kemana-mana aku ada misi untuk kalian berdua"
"eh... pak tua bukan kah kami terlalu cepat untuk menjalankan misi..."ucap moon heran mereka bahkan baru terbangun dari koma tapi sudah mendapat misi tapi... ia tak mempermasalahkan hal itu dan memilih untuk diam di tempat.
"apa itu pak tua..?"tanya sun membuat dewa waktu terkekeh geli "tangkap manusia kanibal pemakan manusia"ucap dewa waktu enteng membuat mereka berdua kaget apakah kanibalisme juga ada di zaman ini... sungguh aneh ini membuat mereka mengambil kesimpulan bahwa semua dimensi ini memiliki kesamaan dalam hal masalah ataupun keajaiban.
"kanibal?"
"kanibal adalah hewan atau manusia yang memangsa sejenis nya at---"
"baiklah... apa hasil nya yang akan kau ambil kami tau hadiah nya tak hanya itu saja iyakan...?"tanya kedua gadis itu membuat dewa waktu tersentak kedua gadis ini begitu teliti dan jeli sangat sulit untuk menyembunyikan sesuatu dari mereka.
dewa waktu menghela nafas"bagi itu adalah murid akademi..,akademi nya dizinkan mengikuti turnamen perlombaan antar akademi terbesar untuk membuktikan kebolehan akademi tersebut hadiahnya adalah berkat tuhan untuk menjadi dewa di pilar dewa agung"
mendengar penjelasan dewa waktu mereka mengerinyit heran ini bukan untuk diri nya sendiri lalu untuk siapa?.
"apa untungnya mendapat berkat tuhan dan menjadi dewa?"tanya sun enteng membuat satu pukulan berhasil mendarat ke atas kepalanya.
"dasar bodoh ini adalah hal yang paling mulia kalian akan di hormati semua orang!! tapi... sebelum itu kalian harus membuktikan sumpah kalian di hadapan semua orang dan seluruh alam semesta"
"em... sumpah?"
__ADS_1
"yah.. hati kalian akan dituntun untuk membuat sumpah mulia yang kalian harus lakukan adalah melaksanakan sumpah itu dengan baik walau sampai akhir hidup kalian..."
"oh... jadi... kau ingin kami berdua mendapatkan gelar dewa kenapa? bukan kah rose putri mu?"tanya moon heran membuat dewa waktu kesal "justru karena rose putri ku aku tak ingin dia mengambil tugas sebesar ini di usia semuda ini!!"
"aku mengerti jadi kesimpulan nya kau tak ingin menjadi santapan makan malam istri mu" ucap sun mengambil kesimpulan membuat dewa waktu tak bisa berkata-kata memang benar itu adalah salah-satu alasan tapi bisakah kalian mengambil kesimpulan yang lebih baik?.
"oh... ternyata kau benar sun bibi rufta memang menyeramkan"ucap moon setuju membuat dewa waktu kesal lagi-lagi ia tak bisa berkata apa-apa.
"jadi... kita akan melakukan apa?"tanya sun kembali membuat dewa waktu ingin menangis tanpa air mata "manangkap monster kanibal!!"
"em... jika monster tak bisa di sebut kanibal manusia kanibal baru benar"tambah moon mengkoreksi membuat tensi dewa waktu meningkat pesat.
"TERSERAH KALIAN KEMBALI KE KAMAR KALIAN DAN BERSIAP LAH!!"
sun dan moon berjalan kembali ke kamar sambil terkekeh geli menyatukan tangan mereka cepat sebagai apresiasi keberhasilan membuat seseorang marah ini juga kerja sama yang bagus untuk di latih.
saat di kamar di kamar mereka sudah tersedia tas yang berisikan baju dan beberapa pil juga beberapa koin emas dan perak kelihatanya pak tua itu memang sangat ingin mereka berdua pergi secepatnya ya?
yah... mereka tak peduli hanya menambahkan barang yang mereka perlukan lalu kembali keluar terlihat dewa waktu memegangi du kertas di tangan nya kertas itu terlihat berwarna seperti cetakan print apa kah itu brosur??.
"em... pak tua kami tau kami hanya menganggap ini jalan-jalan tapi kau tak seharusnya menyiapkan hal seperti ini..."tolak kedua gadis itu menatap aneh dewa waktu membuat pak tua itu kembali kesal kurasa ia akan selalu kesal jika berada di dekat kedua gadis itu maka ia akan sangat bersyukur melihat kedua gadis itu pergi.
"dasar kalian gadis sialan ini peta"
"Oooo...."kedua gadis itu mengangguk mengerti.
"tumben baik berwarna lagi apa kau capek-capek melakukan perjalanan hingga dimensi modern untuk membuat hal seperti jujur saja kami sangat..."
"terharu"😑ucap kedua gadis itu dengan nada datar membuat dewa waktu kesal ekspresi terheru macam apa itu!!.
__ADS_1
note author:
selamat hari kemerdekaan yang ke 75 semoga kalian semua senang maaf sekarang lama update karena author sedikit sakit... mungkin kedepannya akan lama... tapi tenang aja author akan usahakan update tiap hari!!.