
"oh... baiklah..."
"GLUTTONY!!!"teriak wrath marah.
"wek! sini kalo berani"ucap gluttony menjulurkan lidahnya.
"DUAR!!!"
sebuah ledakan terjadi mengakibatkan setengah akademi hancur seketika gluttony membeku.
"......"
"ASTAGA!!! KALIAN BELUM 30 MENIT ADA DI SINI DAN SUDAH MENGHANCURKAN SETENGAH DARI AKADEMI KU!!!"teriak dewa waktu memegangi kepalanya pusing ingin rasanya ia menangis tanpa air mata bagaimana bisa dosa itu datang dan membuat kekacauan di tempatnya.
"uhuk! uhuk! aku hanya meminjam salah satu ruanganmu untuk percobaan siapa sangka sebelum aku memasukan bahan sudah terjadi ledakan..."ucap seseorang berbaju penyihir keluar dari reruntuhan.
"eh... siapa lagi dia?"tanya sun bingung kenapa banyak orang aneh muncul dalam satu hari.
"em... yah... salah satu penyihir lepas" jawab dewa waktu memegangi kepalanya sakit.
"EH!! pak tua beraninya kau mengatai kami penyihir lepas!!"ucap seorang wanita berjubah hitam keluar dari reruntuhan.
"astaga.... apa ini kebetulan kalian berada di tempatku...."
"em... pak tua akan ku beri kau saran" tawar moon membisikkan sesuatu.
"terlalu banyak karma buruk berbuat baiklah...."bisik moon tersenyum mengejek lalu pergi menjauh.
"......"
"KALIAN BERHENTI!!"geram dewa waktu lalu mengibaskan tangannya seketika waktu kembali terhenti.
"oh... pak tua kau bahkan lupa kami tak terpengaruh oleh waktu mu..."ucap moon memutar matanya malas.
"yah.. aku tak bisa menghentikan kalian tapi....."
seketika sun dan moon saling terikat rantai menempel satu sama lain membuat sun mengumpat dalam hati ia tak bersalah dalam hal ini!!!.
"astaga!! pak tua apa salah ku!!!"protes sun tak terima bagaimana bisa dewi keberuntungan selalu jauh darinya.
"karena kalian kembar!"jawab dewa waktu membuat sun membeku JAWABAN YANG TAK MASUK AKAL APA ITU!!!.
"DASAR PAK TUA SIALAN!!"teriak sun memberontak seperti monster tetapi malah membuat rantai itu semakin mengerat.
"stop!! sun kau malah membuat rantai ini semakin ikatan rantai ini semakin kencang!!"
tetapi sun tetap memberontak membuat ikatan rantai itu semakin kuat.
"SIAL!! rantai apa ini!!"
"itu rantai cahayq khusus untuk pemberontak seperti kalian hanya dewa ma--"
"ekhem!! maksudku hanya dewa khusus yang memilikinya!!!"
__ADS_1
seketika ada satu pertanyaan yang menghantui sun kesal.
"jangan bilang kalau dewa matahari yang memberimu rantai ini...."ucap moon raut wajah nya seperti hantu membuat dewa waktu merinding anak ini... benar-benar seperti ibunya.
"em... itu..."
"AYAH SIALAN!!!"
teriakan sun menggema keseluruh akademi kalau bukan karena pemberhentian waktu pasti semua sudah menutup telinganya.
"sun... tenanglah..."ucap moon tak tahan ikatan rantai ini semakin kuat.
"baiklah! baiklah! aku tenang...."
"tenang...."
sun terus menerus menarik nafas dalam-dalam lalu menghembuskannya secara perlahan berusaha sekuat tenaga menahan amarah pada ayahnya yang tidak tau keberadaannya masih ada atau tidak.
ia tak peduli apa pun lagi ia sangat ingin menonjok ayahnya meskipun sudah sekali tapi itu bukan tubuh asli dewa matahari hanya roh nya saja.
"puft... "dewa waktu menahan tawanya melihat sun berusaha tenang tentu saja hal itu tak luput dari pandangan sun, sun berusaha mengabaikan tetapi dewa waktu tetap menahan tawanya membuat sun seakan meledak.
"AHK!! KAU!! SIALAN!!"
sun kembali memberontak tetapi ikatan itu bertambah kuat berkali-kali lipat sebelumnya membuat mereka terluka.
darah mereka menetes di rantai itu mengakibatkan rantai cahaya hancur membuat dewa waktu menjatuhkan rahang bawahnya kaget,bahkan raja iblis harus berfikir dua kali untuk bebas dari rantai cahaya sekarang dua anak kecil yang hampir menginjak sepuluh tahun menghancurkan rantai cahaya dengan mudah.
ingin sekali rasanya ia menangis tanpa air mata mereka tidak tau perjuangan dewa waktu untuk mendapat rantai itu dipermainkan,dipermalukan,disiksa semua ia lakukan untuk mendapat rantai cahaya itu sekarang rantai cahaya hilang dengan mudah membuat dadanya sesak.
"kau!!"geram sun menunjuk wajah dewa waktu.
"sial-"
"grap...."
saat sun ingin memukul dewa waktu moon dengan cepat memeluknya dari belakang.
"ahk! lepaskan moon!"teriak sun memberontak membuat moon menambah tenaga akstra untuk menahan sun.
"tenanglah... sun...."bisik moon membuat sun terus menerus menarik dan menghela nafas berusaha tenang.
"fuuuh... baiklah... aku tenang"
melihat sun sudah mulai tenang dewa waktu mengarahkan kedua tannganya pada setengah akademi yang sudah hancur lalu perlahan mengangkat tangannya membuat reruntuhan itu menyatu kembali seperti semula tak ada goresan maupun retakkan.
sun dan moon yang menyaksikan itu terkagum-kagum lalu berfikir betapa kuatnya kekuatan waktu itu.
"wah!! keren...."
"tentu...."
"berarti kalau kau bisa mengendalikan waktu apakah... rose juga bisa melakukan hal itu?"tanya moon membuat dewa waktu berfikir kenapa ia tak terfikirkan hal itu sebelumnya rose adalah anaknya darah dagingnya sendiri sudah pasti rose juga mempunyai kekuatan yang di warisi oleh kedua orang tuanya.
__ADS_1
"yah... tentu saja walaupun kekuatan itu tak sekuat milikku"jawab dewa waktu membuat mereka menatap dewa waktu dengan tatapan aneh.
"ada apa kalian menatapku seperti itu?"
"lagi... pamer ni ye...."ucap moon dan sun bersamaan membuat dewa waktu jengkel.
"bug!"satu pukulan mendarat di atas kepala mereka membuat mereka meringis kesakitan kali ini sun tak protes karena memang dia terlibat dalam masalah ini.
"ish... kenapa kau tak mengajari rose saja nanti agar dia menjadi kuat seperti mu!"
"atau lebih kuat darimu"tambah sun membuat dewa waktu berfikir lalu menggeleng kan kepalanya.
"eh... kenapa?"
"karena aku harus memberikan kekuatan ku sepenuhnya agar anakku sendiri lebih kuat dariku"
"kenapa kau tak berikan saja kekuatan mu itu pada anak mu"celetuk sun membuat satu pukulan mendarat kembali ke atas kepalanya.
"hais!! apa lagi!!"
"tentu saja itu tidak bisa!!"
"kenapa?"sambar moon membuat dewa waktu jengkel ia bahkan belum melanjutkan kalimatnya.
"karena ia harus membewa beban yang besar di pundaknya karena untuk menjadi waktu kau tak boleh menggunakan itu untuk kejahatan juga tak boleh merubah masa depan atau masa lalu tak boleh terbawa emosi saat sedang pergi ke masa depan atau mas lalu pokok nya itu tugas yang berat!!" jelas dewa waktu membuat kedua gadis itu hanya mengangguk malas.
"MENGERTI!!"
teriak dewa waktu membuat mereka tersentak kaget.
"ah! iya mengerti"
"bagus...."
waktu kembali berjalan seperti semula membuat moon berfikir sungguh mudah menghentikan waktu jika punya kekuatan kan?!.
melihat akademi kembali utuh semua lalu melirik kearah dewa waktu.
"apa?"tanya dewa waktu polos dan bingung membuat para dosa merasa kesal.
"APA YANG KAU LAKUKAN PADA KAMI!!"teriak para dosa serempak membuat dewa waktu terkekeh geli.
**NOTE AUTHOR:
maafkan author telat update karena....
HP AUTHOR KENTANG JADI HARUS DI RESTART DAH GITU NYAMPE
BERJAM-JAM EH... MALAH HILANG NI CHAPTER JADI BUAT ULANG DEH....
sorry banget.... oh ya... soal crazy up sebagai permintaan maaf author bakal crazy up hari minggu gimana?
JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE JIKA SUKA!
__ADS_1
SUDAH?
THANKS**!!!