Takdir Bintang Kembar

Takdir Bintang Kembar
pelatihan 13


__ADS_3

"apa yang ingin dibicarakan tuan?"tanya shadow bingung dengan ekspresi tuannya.


"siapa penjaga di kolam neraka es?"


ucap xiao sun membuat shadow kaget.


"itu naga yin tuan"ucap shadow.


"oh... jadi kamu naga yang kan"tebak xiao sun membuat naga itu terkejut lagi.


"bagaimana bisa gadis ini menebak dengan cepat apa gara gara kulitku??" batin shadow merinding gadis didepannya memiliki tebakan yang tepat.


"ada apa tuan tiba tiba menanyakan hal itu"tanya shadow membuat suny menghela nafas.


"yah.... nanti kau akan tau sekarang mari pergi"ucap xiao sun menggandeng tangan shadow mulai berteleportasi.


****


"bagaimana keadaan sun sekarang ya"


batin xiao mon menoleh ke belakang.


tiba tiba xiao sun muncul tepat di belakangnya membuat xiao mon kaget .


"kyaaaa...."teriak xiao mon mendorong tiba tiba xiao sun.


membuat xiao sun jatuh tapi diangkat kembali oleh api yang terus mengikutinya.


"hei... apa ada yang salah denganmu" protes xiao sun.


"em... maaf tapi kau terlihat sangat berbeda"ucap xiao mon membuat xiao sun mengerutkan keningnya.


"berbeda benarkah??"tanya xiao sun membuat xiao mon dan kedua gurunya mengangguk.


"coba lihat sendiri"ucap xiao mon seketika serpihan kaca di sekitarnya menyatu membentuk cermin.


"woah aku terlihat lebih keren"ucap xiao sun bangga tubuhnya jauh lebih baik matanya berwarna merah darah juga rambutnya berwarna merah darah

__ADS_1


alisnya tegas layaknya seorang


pemimpin bibirnya berwarna


merah ceri


sangat cantik layaknya pemimpin


pasukan.


"tapi apa ini??"ucap xiao sun menunjuk tanda yang ada di keningnya sebuah simbol matahari sangat indah.


"tanda bahwa kau berhasil"ucap


xiao mon membuat xiao sun senang.


"yah.... kau juga berhasil aku sangat senang kau berhasil"ucap xiao sun bersiap memeluk xiao mon tapi langsung dipeluk oleh xiao mon.


"aku kira kau tak akan berhasil"ucap xiao mon memeluk xiao sun.


"yah.... kau tahu aku tidak suka kegagalan"ucap xiao sun membalas pelukan xiao mon.


ucap xiao mon.


"yah... begitulah aku"ucap xiao sun lalu melepaskan pelukan.


"mon kau tau aku tau kau pasti mengkhawatirkan ku kan bukan hampir saja"goda xiao sun membuat xiao mon kesal.


"ishh..."kesal xiao mon melipat kedua tangannya dan memalingkan pandangan dari xiao sun.


lalu xiao sun berjalan kearah dewa emas.


"guru.... murid berhasil"ucap xiao sun memberi salam pada dewa emas.


"pletak!!!"suara centilan menggema ke seluruh goa.


"haiz... apa lagi apa setiap murid membuat guru khawatir akan slalu diberi sentilan"protes xiao sun.

__ADS_1


"jadilah kuat makan aku tidak akan mengkhawatirkan mu"ucap dewa emas kesal matanya berkaca kaca.


"hem... apakah guru bangga"tanya xiao sun ragu.


mendengar hal itu dewa emas langsung memeluk xiao sun.


"bicara apa kau tentu saja gurumu ini bangga "ucap dewa emas memeluk xiao sun erat.


"yah... murid senang mendengar hal itu"ucap xiao sun sambil tersenyum.


"oh ya"ucap xiao sun melepas pelukan dewa emas.


"guru kapan kita mulai latihan"tanya xiao sun dengan semangat.


"kalian mau mulai kapan"tanya dewi perak sambil tersenyum.


"sekarang"ucap xiao sun dan xiao mon serempak.


"baiklah karena kalian sangat kuat langsung mengangkat mengangkat batu besar ini"ucap dewa emas mengangkat 2 batu yang sangat kecil seukuran kerikil membuat xiao sun tidak percaya.


"ini benarkah???"ucap xiao mon tidak percaya di angguki xiao sun.


"yah ini akan membesar ketika kalian keluar goa"ucap dewi perak membuat xiao sun terpana.


"woah.... keren"batin xiao sun.


"keren apanya kita tidak tau batu sebesar apa yang ada di dalamnya"batin xiao mon kesal.


"yah.... mari kita coba lagi pula ini cukup untuk membangun fondasi "batin xiao sun


"yah kau benar"batin xiao mon.


"baiklah kalian dengarkan mulai hari ini selama 5 bulan kalian akan melatih mengangkat batu ini setiap hari kalian bangun pagi ambil batu ini dan lari mengelilingi hutan kematian lapisan keempat terus menerus sampai mata hati tenggelam batu kalian boleh berhenti jangan pernah menaruh batu ini diatas tanah apapun yanhg terjadi mengerti"ucap dewa emas dengan tegas.


"mengerti guru"ucap xiao mon dan xiao sun bersamaan .


"baik ambil batu ini dan mulai berlari lah jangan pernah berjalan atau kalian akan dihukum xiao sun melemparkan diri ke kolam neraka es sedangkan xiao mon ke kolam neraka api"ucap dewa emas.

__ADS_1


"eh... tunggu dulu bukan kah itu energi yang berlawanan walaupun mereka tidak mungkin mati tapi itu sama saja dengan menyiksa mereka bukan"protes shadow kesal.


__ADS_2