Takdir Bintang Kembar

Takdir Bintang Kembar
pelatihan 7


__ADS_3

"cara apa itu guru"tanya xiao sun penasaran.


"teleportasi"ucap dewa emas.


"whoa... bagaimana cara melakukannya"ucap xiao sun dengan mata berbinar.


"kemarilah kalian"ucap dewa emas lalu menyentuh dahi xiao sun dan xiao mon menyalurkan ilmu teleportasi.


xiao mon dan xiao sun terkejut dengan metode ini biasanya hanya ada di novel mereka tidak percaya bisa mengalaminya langsung.


"wah keren juga kalo begini"batin xiao sun.


"iya coba aja di dunia kita ada metode kayak gini gausah sekolah sekalian"balas batin xiao mon.


"yah... kita sudah berada di dunia ini jadi nikmati aja"balas batin xiao sun.


"jadi sekarang kalian bisa latihan ilmu teleportasi"ucap dewa emas sambil mengusap kepala kedua gadis itu.


"baiklah guru liat ini"ucap xiao sun lalu menghilang di hadapan dewa emas.


hal itu membuat dewa emas sedikit panik pasalnya jika seseorang tidak bisa mengendalikan ilmu teleportasi maka dia akan terkirim ke tempat yang cukup jauh bahkan bisa sangat jauh.


dewa emas mulai merasa panik lalu melihat sekeliling pandangannya berhenti ketika melihat seorang anak yang sedang tiduran di dahan pohon sambil melihat kearahnya.


"ada apa guru kau panik"ucap xiao sun tidak terlalu keras tapi masih bisa di dengar oleh dewa emas,dewi perak dan xiao mon.


setelah mengatakan hal itu xiao sun menghilang dan muncul di hadapan dewa emas.


"bagaimana guru aku hebat kan"ucap xiao sun penuh percaya diri.


"pletak...."suara sentilan terdengar lumayan keras di telinga mereka.


"aduh.. duh... duh.. guru kenapa"tanya xiao sun kesal memegang ngi keningnya yang merah.

__ADS_1


"kau ini membuat semua orang khawatir"ucap dewa emas merasa sangat kesal.


lalu xiao sun menoleh ke arah xiao mon dan dewi perak kelihatan mereka tampak tenang.


"kelihatannya mereka tampak tenang tenang aja hanya guru yang tidak tenang guru mengkhawatirkan ku ya" ucap xiao sun menggoda gurunya.


"kau...


tiba tiba ucapan dewa emas terhenti ketika xiao sun memeluknya.


"trimakasih guru murid sangat terharu di khawatirkan oleh guru"ucap xiao sun sambil memeluk erat dewa emas.


entah kenapa dewa emas merasa senang di peluk oleh xiao sun dan langsung membalas pelukannya


xiao mon yang menyaksikan itu sedikit iri.


dan dewi perak yang menyadari ke irian xiao mon lantas merentangkan tangan dan memeluk xiao mon,xiao mon terkejut tapi dia merasa senang dipeluk oleh dewi pelak dan membalas pelukanya.


dan langsung berkata.


"guru kapan kita bisa melepas segel ini aku dan mon sudah mengusai ilmu teleportasi"ucap xiao sun.


"dari mana kau tau bahwa saudari mu sudah mengusainya"tanya dewi perak sambil mengerutkan alisnya.


"mon tunjukan"ucap xiao sun membuat xiao mon tersenyum lalu menghilang dari hadapan dewi perak.


hal itu membuat dewi perak sedikit khawatir tapi dia tidak terlalu panik di percaya bahwa xiao mon bisa.


"halo"teriak xiao mon dari dahan pohon yang sama dengan xiao sun tadi.


teriakan xiao mon membuat semua yang ada disana melihat kerahnya dewi perak yang melihat itu tersunyum bangga.


lalu xiao mon menghilang dari sana dan muncul kembali di hadapan dewi perak.

__ADS_1


"guru bagaimana"ucap xiao sun sambil tersenyum.


dewi perak hanya tersenyum lalu mengelus kepala xiao mon hal itu membuat xiao mon sangat senang.


"baiklah kalian bisa pergi besok"ucap dewa emas merasa yakin.


"kau gila ya"ucap dewi perak kesal.


"tidak apa apa guru kami senang jika guru percaya pada kami"ucap xiao mon sambil tersenyum.


"hah... baiklah guru percaya pada kalian"


ucap dewi perak sambil menghela nafas.


"yeaa... tos.."ucap xiao mon dan xiao sun bersama lalu menyatukan kedua tangan mereka.


dewa emas dan dewi perak bingung apa yang dilakukan xiao mon dan xiao sun tapi melihat kedua gadis bersemangat


itu membuat mereka senang.


"oh ya kami lupa bertanya kalian bisa mengendalikan elemen apa saja"tanya dewi perak merasa sangat ingin tau.


"hmm... itu aku kurang paham jadi mon saja yang memberitahu"ucap xiao sun sambil menggaruk kepalanya.


"yah penjaga sana bilang kami bisa mengendalikan seluruh elemen lalu semua kristal itu menyatu dan berubah warna menjadi emas"ucap xiao mon santai membuat kedua guru ingin memuntahkan seteguk darah.


mereka berfikir bagaimana bisa seseorang dengan santai membahas tentang elemen lalu.


mereka sangat khawatir dengan keluguan kedua gadis itu bisa di manfaatkan oleh orang lain.


keluguan jika kedua guru itu tau jika kedua gadis itu adalah mesin pembunuh di dimensi kedua guru itu pasti tidak akan sekhawatir ini.


"itu guru....

__ADS_1


__ADS_2