
"yah.. aku berharap kita bukan satu-satu nya yang tidak normal di dunia ini..."lirih.. sun menatap langit dengan tatapan berharap.
yah.. mungkin saja kita memiliki kakak..."
"aha! sudah kuduga kita memiliki kakak!"
"pletak!"
"au.. moon..."
"itu belum di pastikan.. jangan berharap dulu!"ucap moon dingin membuat sun menghela nafas lelah.
"aaaah... ok..."
"tapi.. aku senang walau pun memikirkan nya..."lirih sun tersenyum hangat sembari menatap langit yang mulai menggelap pertanda waktu peristirahatan mereka sudah dekat.
"em.. itu dia.."
moon menunjuk salah satu pohon disana yang menjulang tinggi membuat sun mengusap matanya kaget apakah itu pohon?.
"itu... menara ya?"
"lah.. udah jelas ada daun.. batang.. buah.. eh? buah?"
melihat buah berwarna abu dengan bintik putih membuat kedua gadis itu bingung buah apa itu?.
"em.. aku merasa tak aman.. ayo kita pergi.."ajak mooj menarik tangan sun membawanya menjauh dari pohon itu tapi dengan cepat sun menepis tangan nya "eh.. aku penasaran bagaimana kalau kita kesana"
sun berjalan mendekati pohon itu tetapi tangan nya kembali di tarik menjauh "jangan! kita tidak tau mahluk atau spirit apa yang menjaga pohon itu!"
"dan.. kau masih lemah...."tambah moon membuat sun jengkel dengan cepat berlari dan melompat melewati setiap dahan pohon berusaha menggapai buah berwarna gelap itu.
moon tidak tinggal diam dia mengejar sun
saat sun sudah hampir menggapai buah itu moon melompat kearahnya membuat sun kehilangan keseimbangan dan... itu membuat mereka jatuh.
"dasar! kau bisa bicara baik!"
"AKU SUDAH BICARA BAIK-BAIK!"
"tapi sekarang terjatuh!"
"tenang saja!"moon mengerluarkan kristal membuat mereka mengapung di udara"ah... syukurlah kristal ini benar-benar berguna"gumam moon menghela nfas lega sedangkan sun menatap tajam apa yang di bawah mereka benda itu terlihat aneh.
"apa kah itu spirit?"tanya sun menunjuk seekor seringala dengan bulu hitam dan pedang emas yang menusuk mulutnya membuat kedua gadis itu bergidik ngeri bagaimana bisa serigala itu bertahan apa dia tidak makan?.
"yah.. itu spirit wolf"jawab moon santai tak lama mereka tersentak menatap serigala itu.
"tenang kelihatan nya dia masih belum sadar kita lari dan masalah selesai"
moon melajukan kristal nya menjauh tetapi dengan cepat serigalar itu sadar dan mengejar mereka
__ADS_1
"moon dia mendekat bisa kah kau lebih meninggikan posisi kita"
"ah! kenapa aku lupa"
moon mengendalikan kristal nya untuk naik tetapi tiba-tiba berhenti "ada apa?!!"
"em.. lingkaran qi ku hampir habis kita harus cepat bersembunyi aku tidak bisa mengendalikan kristal ini tanpa qi yang cukup"
"sial! dimana ada goa!!!"
"itu disana!!"tambah sun menunjuk salah satu goa besar membuat moon melajukan kristal nya dengan sisa qi nya.
"bug!"mereka terjatuh di dalam gua dengan cepat sun bangun mengunci pintu goa dengan array pelindung.
tak lama serigala itu datang berusaha masuk kedalam goa.
"dar! dar!"
"kretek..."
array itu hampir retak tetapi kembali dipulihkan oleh sun berusaha menambah kekuatan array dengan seluruh lingkaran qi nya yang tersisa.
"uhuk!"sun batuk iq merasa sudah mencapai batas nya "uhuk!!"sun batuk kembali kali ini seteguk darah berhasil lolos dari sela bibir nya.
"SIAL!! SHADOW!!!!"
"sring..."
shadow keluar dari kening sun dengan sekali lihat shadow sudah tau apa yang terjadi dengan cepat membantu dengan keluar berusaha melawan serigala itu.
"sun!!"seru moon lalu memanggil winter
"ada apa tuan?"
"JANGAN TANYA LAGI!!"
winter mengerti lalu membantu menyerang serigala itu tak lama kemudia serigala itu tumbang ke tanah membuat mereka bernafas lega.
dengan cepat shadow menghampiri tuan nya memberikan pangkuan.
"dia..."winter ragu apakah yang harus ia katakan
"baik-baik saja hanya perlu beristirahat..."tambah winter tersenyum menenangkan moon yang sedang berkeringat dingin akibat panik.
"ti.. tidak.. jangan berbohong di tidak baik-baik saja!" seru moon panik kepala nya berdenyut membuat dia memegangi kepala nya sakit.
winter kaget dengan cepat memberi pil penenang membuat moon tertidur.
"**ah.. ini luar biasa bukan?"tanya winter diangguki oleh shadow menggenggam kuat tangan tuan nya "harusnya mereka sudah menjadi kegelapan ini hal yang hebat bahkan dewa pun akan sangat sulit mengatasi kegelapan ini"
__ADS_1
"tapi kenapa mereka pingsan?"tanya shadow heran yang terkena kegelapan hanya tuan nya kenapa moon juga ikut merasakan nya.
"yah... mereka berdua terhubung"jawab winter membuat shadow mengangguk mengerti**.
>>>>>>>
kedua gadis itu bangun terkejut mereka sudah di selimuti oleh mentel bulu hitam.. aneh mereka merasa familiar dengan bulu hitam ini.
"ah.. tuan sudah sadar mari makan.."ajak winter mengaduk panci yang berisikan sup daging membuat kedua gadis itu langsung menurut dan langsung memakan sup itu.
sambil mungunyah makan sun heran daging nua terasa sangat aneh tetapi ia jauh ber energi sekarang
"wah.. ini enak daging apa ini!"
"serigala.."
"pusrt...!!"sun menyemprotkan sup itu keluar sedangkan moon tersedak makanan.
"ada apa tuan?"tanya winter khawatir membuat moon tersenyum "wah... apakah ini spirit serigala tadi?"tanya moon mengharapkan tebakan nya salah.
"**yap!"jawab shadow membuat moon tersentak menatap sup daging itu.
"kraus! kraus!"shadow makan dengan berantakan sedangkan winter makan dengan sangat rapi membuat sun terkekeh geli**.
"kalian sangat lucu..."
segera kedua binatang kontrak itu membatu tak ada orang yang pernah mengatakan bahwa mereka lucu kecuali tuan mereka biasanya semua yang bertemu dengan mereka akan lari dan berteriak "ADA NAGA JAHAT!!" yah... itu membuat mereka jengkel tetapi sekarang tidak lagi.
"baiklah... berapa hari kami tertidur"
"2 hari"jawab winter santai yang membuat kedua gadis itu lagi-lagi tersedak makanan.
"ah... baiklah..."
kedua gadis itu bangun moon memasukan bulu serigala itu pada cincin penyimpanan nya lalu mereka bersiap-siap pergi.
"tuan kelian belum sepenuh nya-"
"yah...tak apa kami tetap akan pergi ayo pergi.." ucap sun memotong perkataan shadow membuat kedua binatang kontrak itu mengangguk mereka dengan cepat memulai kembali perjalanan mereka yang sebelum nya tertunda.
"tuan spirit serigala hitam tingkat 9 adalah penjaga pohon HYDONORA karena penjaga nya sudah mati tuan bisa memakan buah nucifera"jelas winter.
"ah.. hydonora pohon yang melambangkan kegelapan dan cahaya bukan kah seharusnya berada pada dunia kecil array kuno?"tanya moon bingung.
"itu bisa saya jelaskan nanti yang jelas buah ini sangat amat langka tuan harus memakan nya untuk menyembuhkan luka kegelapan dan menambah kekuatan tuan"tambah shadow membuat moon kaget.
"KEGELAPAN MEMILIKI PENAWAR!!"
.
.
NOTE AUTHOR:
__ADS_1
Oh! like nya tolong jangan lupa vote udah? THANKS!!!