
"SEKARANG!!"
moon jatuh dan menghilang di antara pasir membuat zombie itu kaget lalu mengincar sun yang sedang diam di tempat menatap nya dengan tatapan mengejek "hei.. gendut sini!"seru sun melambai kan tangan seperti seorang yang sedang meremeg kan membuat zomvie itu mengamuk mengaum seperti beruang lalu berlari ke arahnya.
sun menyeringai saat zombie itu sudah beberapa langkah di depan nya dengan cepat ia mengeluarkan pedang melompati zombie menuju ke arah punggung nya.
"jleb!"
tusukan tepat pada leher zombie itu menyebab kan zombie itu marah dan mengaum keras kelihatan nya zombie itu kesakitan "tidak mati juga ya..."
auman itu menyebabkan zombie lain berdatangan sun melompat dari punggung zombie itu dengan senang hati menyambut kawanan lain nya dengan tebasan pedang tepat pada leher mereka.
zombie itu terlihat menyembuhkan diri kepulan asap keluar dari lukanya lalu menutup sempurna membuat sun kaget lalu menyeringai "satu kelebihan ditemukan"
zombie itu kembali mengaum membuat teman nya bertambah banyak dan terus menerus menyerang sun dengan gila.
"tak ada guna nya...".
pasir di sekitar membeku menyebabkan pergerakan para zombie itu kian melambat.
"kretek.. kratak.."
"tar!"
tanpa basa-basi para zombie itu masuk dan lenyap ke dalam pasir seperti terserap pasir hisap membuat sun menahan tawa sekuat tenaga "puft.. mana teman-teman mu sekarang?"
zombie itu terlihat kesal lalu kembali memanggil teman nya tetapi lagi-lagi hal sama terjadi sudah berkali-kali hal sama di lakukan terus berakhir dengan ke adaan yang sama.
zombie itu bengaum kembali tetapi tidak ada satu pun mahluk merespon memhuat sun tertawa keras.
"ayo sini"
zombie itu membating palunya ke tanah dengan keras tetapi palu itu ikut terserap membuat zombie itu kaget berusaha menarik palu nya tetapi tak bisa.
sun menyeringai denfan cepat memotong kedua tangan zombie itu dan membakarnya hingga hangus membuat zombie itu mengaum keskitan.
__ADS_1
zombie itu menuju mayat teman nya yang lain mayat yang belum terisap pasir alu memakaan nya dengan lahap membuat sun kaget.
zombie itu kembali berdiri tangan nya kemvali tumbuh dan tubuhnya terlihat ber evolusi kulitnya memerah dan bagian tubuh kembali seperti semula
tetapi aneh nya sayatan kecil yang di berikan nya pada leher zombie itu sedikit terbuka beserta sayatam-sayatan kecil lain nya membuat sun tersenyum "kelemahan kedua"
zombie itu tanpa ragu menyerang dengan tinju nya menyebab kan ombak pasir kecil di sekitar dengan mudah pula sun dapet menghindari nya pergerakan mahluk itu melambat setiap kali tubuh nya bertambah besar hal itu sangat menguntungkan bagi mereka.
sun menguluarkan padang nya ia tak perlu membunuh hanya sedikit menyakiti saja lalu demgan cepat bergerak seperti angin mengitari zombie itu memberikan banyak sayatan pada tubuhnya tteapi tak ada respon khusus hanya serangan balik yang dapet dihindari sun.
serangan terakhir sun lagi-lagi membakar dan menghangsukan kedua kaki zombie itu membuat zombie itu lagi-lagi memakan teman nya juga bertambah besar tanpa disadari zombie itu sayatan kecil yang di berikan nya tadi terbuka membuat sun tersenyum tipis.
gerakam zombie itu melambat seperti nya ia tak kuat menggerak kan tubuh nya sendiri juga s3perti kehilangan kendali zombie itu jalan dengan pincang pergerakan nya sedikit oleng membuat sun mengangguk.
"mulai..."batin sun tanpa disadari oleh zombie itu setiap ia menginjakan kaki nya pada pasir kaki nya semakin masuk dan menyerap sama seperti yang lain hanya lebih lambat.
baru saat zombie itu menyadari nya ingin menghindar tetapi sudah terlambar pasir itu menelan tubuh nya hingga seleher menyisakan kapala saja yang berada di atas tanah.
"berhasil!"bayin sun mendekati kepala zombie itu yang terua mencoba menggigitnya.
tak lama moon muncuk keluar berlahan dari bawah pasir dengan senyum tipis menyeramkan di wajah nya sekarang meskipun nafas mereka teratur tetapi kedua gadis itu bercucuran oleh keringat.
sangat mudah bagi mereka mengatur nafas bila sudah tenang.
"baik kita apakan dia?"tanya moon memegangi dagu nya mencoba menganalisa "serius! kita bisa memenggal kepala nya sekarang!!"
"tidak-tidak... meski begitu dia masih tetap hidup tanpa badan.. kau lupa dia mayat hidup apalagi dia.. pemimpin?"
"oh.. begitu ya aku juga tidak ingin membawa kepala yang masih.. eh!"
"kenapa?"
"he.. he.. he.. "sun menyeringai menggosok-gosokan tangan nya terlihat guratan menyeramkan terukir di wajah nya moon sudah menduga itu bukan hal yang bagus.
__ADS_1
>>>>>>>>
mereka berjalan kembali ke akademi bisa di bilang misi mereka sudah selesai dan.. karena suatu alasan mereka memilih membawa kepala zombie dengan cara biasa yaitu di masukan ke dalam tas rotan dan di gendong sampai perjalan pulang.
"ah.. akhirnya selesai aku ingin mandi sehabis sampai"
"iya juga sih kali ini aku tidak menolak bau jita seperti mayat itu meski sudah biasa tetap saja ini menjijikan"
"yah.. begitulah butuh 2 minggu untuk sampai ke akademi jika tidak menggunak ilmu teleportasi dan hanya mengandal kan peringan tubuh"
"berapa bulan kita selesai ini?"
"em.. coba ku hitung-hitung.. kira-kira 1 bulang 2 minggu"
"wah.. bagus belum sampai dua bula aku akan memukul wajah pak tua itu"
"entahlah doa tak mengatakan ada hadiah dalam menyelesaikan misi"
"tenang saja kita punya senjata rahasia sekarang kita pasti bisa meminta apapun"ucap sun seringai terpapang jelas di wajah membuat moon menghela nafas lalu terkekeh geli membayang kan apa yang akan terjadi jika senjata itu di berikan.
"em.. moon aku berfikir jika mahluk ini benar adalah kunci untuk kita mengikuti perlombaan besar itu maka.. apakah yang lain akan mengincar kita jika tau kita berhasil menaklukan nya?"
"em... kau benae kita harus bergerak cepat"
"ora.. ora.. ora.. sudah terlambat kalian para gadis kecil..."
seseorang dengan pedang katana nya datang membuat sun berdecih "hah! kamu siapa?!"tanya sun berpura-pura bergetar ketakutan membuat moon tersenyum tipis ikut memasang wajah ketakutan.
"khu.. khu.. kalian.. bersiap lah menghadapi rasa takut terbesar kalian!!"
"yaitu.. mati!!"
"be.. be.. benarkah!!"tanya moon gemataran membuat pria itu tertawa meremehkan "bagaimana bisa perempuan kecil sepeti kalia--"
pria itu langsung lumpuh di tempat membuat sun dan moon tersenyum jahat "aku punya penawaran untuk mu... pilih tangan kanan atau kiri"tanya moon menunjukan kedua tangan nya yang sudah di kepal kan membuat pria itu kaget.
__ADS_1