Takdir Bintang Kembar

Takdir Bintang Kembar
Jiangshi? mayat hidup!


__ADS_3

cerita off:


"TUNGGU DULU!!"seru Tofan menghentikan alur cerita.


"huh?"


"Apa dia akan mengorban kan istri nya?"


"tidak,aku belum mengatakan ia akan


mengorbankan istri nya"Jawab Lily santai.


"Apakan Kau sun?"Tanya Sizie membuat Boneka itu terdiam.


"Pertanyaan macam apa itu? kau bodoh sizie boneka yang menyebalkan ini tidak mungkin Sun" Sambar Tofan heran.


"aku merasakan energi kalian sangat mirip" Ucap Sizie.


"em.. yah.., aku di ciptakan oleh nya tapi kau memiliki kemampuan panca indra yang bagus"


"lanjut ke cerita"Lanjut Lily mengalihkan pembicaraan.


Di dalam cerita:


"Maksud mu apa!!"


"Kau yang mendorong seluruh orang di desa ke dalam jurang"Ucap Istri nya datar rupanya saat mencari sayur dan buah dia tak sengaja melihat Jiangshi mendorong semua orang ke dalam jurang.


"Ka-kau.. Diam! atau aku akan mengorbankan mu!"


"puft... kau tak akan bisa melakukan itu"batin Sang istri tertawa.


"TUNGGU DULU!!"


Cerita nya berhenti lagi gyus..🤣.


"apa lagi..."


"Tidak bisakah kau menceritakan intinya saja" pinta Tofan.


"jadi.. hm.. bagaimana ya.. cerita nya hampir selesai.."


"...."


"haih..., baiklah"


"Jiangshi mati di dorong oleh istri nya sendiri ke dalam jurang jadi.., aku tau ini kedengaran nya sedikit tak masuk akan tetapi istri nya yang mendapat semua kekayaan itu"


"Karena dia gagal jiwa nya di gerogoti di dalam jurang dan itu sangat menyakitkan hingga mempengaruhi mental dan fisik nya sudah tidak beraturan sangat.. amat hancur dan menyeramkan"


"Dia menjadi sangat haus darah juga sangat ingin membalas dendam.."


"dalam sekejap ia melompat dan sudah berada di pinggir jurang, segera berlari ke kerajaan di mana istri nya memimpin lalu menggigit dan memakan semua rakyat dan prajurit disana"


"Seluruh rakyat panik hingga banyak panglima atau pun ratusan prajurit menyerang tetapi semua nya gagal dan termakan dengan mengenaskan"



"dan istrinya itu pun ikut mati termakan,karena menyesal juga takut menjadi monster ia melompat ke dalam jurang dan menyegel dirinya sendiri"


"Tamat..."


"kenapa kau bacakan cerita ini?"Tanya Arisu.


"Karena jurang ini adalah jurang yang sama, juga.. Kalian tau atau tidak Jiangshi itu artinya mayat hidup..."


"Jika kalian ingin tau... nama kerajaan yang hancur itu... adalah KERAJAAN TANAH..."


"Jadi da.. aku harus pergi, oh! ya.. jika array nya pecah bersiap ya~"Tambah Lily lalu menghilang dari sana membuat keadaan seketika hening.


"apa guru besar sudah gila!?"


"Tenang Tofan ini karena kau tidak ingin bersyukur, kau ingat saat guru besar melempar kita ke sarang spiriy beruang tingkat 5"


"ya..."


"Karena kau terus mengumpat mungkin guru besar kesal--"


"Baik! baik! Sizie aku mengerti!"

__ADS_1


"hm.. tapi kak menurut ku ayah melempar kita ke sini mungkin karena wabah Jiangshi akan terjadi.. , dan mungkin ini yang pertama kali nya" Ucap Rose membuat Sizie ikut berfikir.


"MASA BODO SOAL ITU!"Seru Tofan kesal sekarang yang harus di pikir kan hanya lah, bagaimana cara mereka keluar dari sini!?.


"itu mudah pertama kau pecahkan array ini..." Ucap Lily kembali muncul menghancurkan array yang di buat nya.


"Prang!!"


"panjat dinding jurang lalu.."


"waallaa! kalian sampai di atas"Ucap Lily lalu kembali menghilang membuat mereka mengumpat.


"Trimakasih banyak tofan.."Ucap Ragina sudah sembuh dari luka nya.


"Sama.. sama?"


"aku pernah membaca dalam buku jika kita bertemu jiangshi..."


>>>>>>>>


"apa dia mati?"


"entahlah seharus nya racun ini hanya bertahan beberapa menit"


"Bo!"


"hah!"Kedua pria itu menoleh ternyata hanya seorang anak kecil yang sedang tersenyum mengamati mereka.


"Tunggu dulu!?"


"hei~"


"ingin melihat ilusi?"Tanya gadis itu tersenyum, Moon yang barusan mereka bawa menghilang membuat mereka terkejut.



"Kenapa anak itu sam--"


"Krassss!!"salah satu dari mereka kehilangan kedua mata mereka membuat yang lain nya berteriak.


"Akkhhh!!"


"wow! apa kah ini mata iblis!?"Tebak Moon memainkan kedua bola mata yang berada di tangan nya menyeringai.


"hm.. kenapa hitam sekali...,tapi yah.. tubuh ini tidak suka warna hitam jadi.."


Moon melempar mata itu seperti membuang sampah lalu dengan santai mendekati mereka membuat mereka bergetar dan jatuh bertekuk lutut entah kenapa tubuh nya tak dapat bergerak.


"mata mu merah! sama seperti dia, jadi aku pinjam ya!"Ucap Moon semangat menyongkel perlahan mata pria itu membuat nya menjerit kesakitan.


"Ssshhh... seorang pria tak boleh menangis.." ucap Moon mengangkat kedua alis nya heran.


"ck.. ck.. ini bukan warna merah nya, warna nya seharus nya dapat berubah menjadi merah muda atau darah tapi.. ini bahkan tak menyamai merah darah"Moon melempar bola mata itu santai menghela nafas.


"Aku kecewa.."


"hm.. bagaimana cara membunuh kalian ya?"


Moon menatap dan memeriksa cincin penyimpanan nya membuat nya kesal.


"yang benar saja!? gadis ini hanya bisa menggunkan busur dan anak panah!?"


"pantas saja Sun selalu berada di depan.."


"haih.. ini mulai membosankan..."


"terpaksa aku bunuh kalian dengan cara halus"


Moon menyentuh kepala mereka dengan mudah menarik hingga kedua kepala itu terlepas, sangat cepat tanpa teriakan atau pun sedikit suara.



"Hi.. hi..."


"Ini menyenangkan!"Seru Moon tak lama hujan darah membasahi nya membuat nya tersenyum puas.


"Hey! mau sampai kapan kau mengendalikan nya? perjanjian kita hanya sampai kedua orang itu terbunuh"Ucap Lily kesal.


"iya.. iya.. aku ingat S-"

__ADS_1


"kelinci bodoh"


"iya.. syukurlah sekarang keluar dari tubuh itu sekarang"


"hump!"


Tubuh Moon masuk ke dalam pagoda dengan cepat di urusi oleh Sisi dan Alex.


>>>>>>>


"ih.. kau ini pelit sekali!"


"kau tak ingat perjanjian nya?"


"hm..."


percakapan sebelum nya:


"aku punya perjanjian untuk mu"


"wahh.. seorang boneka membuat perjanjian dengan ku!?"Ucap Iblis hati pura-pura terkejut.


"Dasar menyebalkan"


"week!"Iblis hati menjulurkan lidah nya.



"Kau boleh mengendalikan tubuhnya.."


"kau serius?"seketika iblis hati tersenyum bersemangat.



"iya.. tapi ada syarat nya.."


"kau hanya boleh mengendalikan saat situasi rumit dan darurat"


"huh! ada syarat!"


"mau gak!?"


"hm.. gimana ya?"Iblis hati menjilat bibirnya.



"ok.. deh.. aku sudah lama tak berurusan dengan darah"


"hanya sampai masalah nya selesai ingat!"


Percakapan selesai:


"huh! kau bahkan menyuruh harus di selesaikan dengan cepat"


"Kau tidak tau bahwa membunuh itu memerlukan sensasi?"


"yah.. aku tidak peduli yang penting dia aman"


"dasar babu!"


"Babu?"Lily tertawa.


"ya.. aku memang babu,apa salah nya melakukan itu untuk orang yang kita sayang?"


"ya.. ya.. mati saja sekalian, aku bosan melihat Jiwa Sun yang hancur dan hitam, mati saja"


"lakukan saja tugas mu, jangan banyak omong"


"Kau menyebalkan tapi..."Iblis hati tersenyum, muncul pisau di tangan nya.



"Tugas ini menyenangkan"Ucap nya lalu menghilang membuat Lily menghela nafas.


"masih lama ya..."


**Note author:


like dan vote bila bisa**.

__ADS_1



__ADS_2