
"ya... kegelapan tingkat rendah memiliki penawar"
"em.. baiklah.. ayo kita ke pohon itu!"ajak moon bersemangat menarik tangan sun dan berlari cepat sun bersyukur karena ia tidak jatuh akibat gerakan tiba-tiba itu.
>>>>>>
"AKHIRNYA SAMPAI!!"
saat mereka mendekat tiba-tiba akar pohon itu menyerang membuat mereka kaget lalu menghindar dengan cepat.
"ada apa ini tadi tidak seperti ini!?"
"emm...."
"biar kutebak kalian lupa memberitahu"tebak sun memasang raut wajah kesal membuat kedua binatang itu mengangguk santai.
"apa kalian yang membunuh wolof?"tanya pohon itu membuat kedua gadis itu kagum.
"wah.. pohon nya bisa bicara!!"
"tunggu dulu..."
"woo.. loof..?"
"apa itu nama serigala tadi?"tanya sun tak percaya di iyakan oleh pohon itu.
"gak bisa nyari nama lain napa..."tambah sun membuat kedua binatang kontrak mereka membatu itu bukan pohon yang bisa dia ajak bercanda.
"em.. soal itu seorang pria yang menyarankan nama itu..."
"siapa itu?"tanya kedua gadis itu memiliki firasat yang tidak enak.
"entahlah auranya persis sama seperti dirimu"ucap pohon itu menunjuk sun membuat sun mengumpat dalam hatinya.
"seperti apa wajah nya?"
pohon itu bingung lalu mengeluarkan berbagai macam cahaya berwarna-warni cahaya itu menyatu dan membentuk satu kukisan yang membuat kedua gadis itu mengumpat.
"baiklah.. dengan kan kami baik-baik lain kali jangan serahkan tanggung jawab nama pada pria itu"ucap sun di angguki setuju oleh moon.
"kenapa?"
pertanyaan yang dilontarkan pohon itu hampir membuat darah sun mendidih "kau sadar dia tak bisa memberikan nama yang bagus!! dan aku membenci nya!!"ucap sun marah kobaran api terlihat sekilas pada matanya yang membuat ranting pohon itu bergetar.
"kenapa kau membencinya?"
"dengar.. serahkan saja buah mu maka masalah selesai..."ucap moon dingin membuat suhu di sekitar menurun hingga ke titik nol derajat.
"baik-baik ambil saja buah yang kalian inginkan tapi sebagai gantinya..."
"apa itu?"
"berikan setetes energi dari dentian kalian"tambah pohon itu membuat kedua binatang kontrak itu terkejut.
"tuan mari kita piki-"
"baik!! setuju"
"bagus..."gumam pohon itu daun nya berdesir karena senang membuat kedua binatang itu cemberut.
kedua gadis itu menyentuh batang pohon itu menyalurkan setetes dentian emas mereka membuat pohon terkejut kadua gadis ini memiliki dentian emas!?.
__ADS_1
pohon itu perlahan-lahan mengeluarkan cahaya emas membuat kedua gadis itu sedikit kaget tapi mereka berfikir itu hal yang wajar jadi mereka tak memper masalahkan nya lain hal nya dengan kedua binatang kontrak itu yang khawatir pohon itu akan meledak.
"tuam menjauh dari sana!!"
"eh apa?"
perlahan-lahan cahaya itu menghilang tergantikan dengan pohon yang memiliki daun yang gelap dan cahaya di tengah nya.
"tunggu dulu kenapa warna seperti itu?"tanya sun marasa sangat aneh jika warna gelap bertemu cahaya.
"itulah yang terjadi jika cahaha bertemu dengan kegelapan mereka tak menyatu tetapi salah menyinari satu sama lain...."jawab shadow membuat sun mengangguk mengerti.
"itu seperti kau dan winter buka tak bisa bersatu tetapi salah membantu satu sama lain"
"entahlah.. mungkin saja"jawab winter menaikan kedua pundak nya bingung
"ah.. trimakasih.. sudah sangat lama aku tidak berevolusi..."
"evolusi?"
"lupakan ambil saja semua buah ku itu lagi pula aku akan berbuah kembali"
"benarkah asik!!"
pohon menjatuhkan semua buah nya dengan cepat kedua gadis itu menangkap buah tanpa ada satu pun yang menyentuh tanah mereka mendapa masing-masing 8 buah.
meskipun kagum entah kenapa pohon itu tidak kaget sama sekali melihat bakat kedua gadis itu.
"eh.. ini berbeda dari yang tadi..."
pohon itu terkekeh geli menjelaskan buah akan berubah sesuai dengan dentian yang diberikan karena dentian kedua gadis itu berwarna emas makan warnanya akan berubah menjadi hitam dengan garis emas melingkari buah itu.
"kraaus..."sun tanpa basa basi langsung memakan buah itu membuat kedua binatang itu kaget.
"wah.. manis.. memang ya buah dar--"
"nyut!"
"ahk!!"
sun berteriak kesakitan merasakan rasa sakit kembali menyerang area dada nya dan kali ini berkali-kali lipat rasa nya.
moon yang merasakan hal yang sama langsung pingsan tetapi dengan cepat ditangkap oleh winter yang dengan cepat memasang array di sekitar mereka.
"AHK!!!"
api mulai muncul mengelilingi sun lalu menyebar dan menyatu dengan cepat membentuk membentuk sayap dengan kobaran api mengelilingi nya.
tak lama kobaran api itu menghilang seolah tak ada sun langsung pingsan di tempat dengan cepat ditangkap oleh akar pohon itu.
"mereka...."
"iya.. rahasiakan ini dan... kami pergi sekarang"
ucap shadow menghampiri dan menggendong sun membawa kedua gadis itu pergi menjauh.
daun pohon itu berdesir "wah... sudah lama rupanya"
>>>>>>>
__ADS_1
"ugh..."
moon bangun mengerjapkan mata melihat sekitar ia sedang digendong oleh winter.
"winter apa yang terjadi...?"
"tidak ada hanya kalian yang pingsan tanpa sebab" jawab shadow mencibir membuat moon kesal.
"benarkah.. kami pingsan tanpa sebab"tambah sun membuat shadow kaget hampir menjatuhkan nya.
"hei hati-hati aku tidak ingin terjatuh"
"tuan... kau membuat ku kaget..."
"ah.. benar kah kalau begitu aku akan kembali tidur" ucap sun langsung tertidur di gendongan shadow membuat shadow terkekeh geli.
"apa kita hampir sampai?"tanya moon di iyakan oleh winter.
"ya... tinggal setengah hari lagi... tuan"
"bagaimana dengan sun apa luka kegelapan nya sudah sembuh?"
"sudah tuan.. dia sudah sembuh total"
"ah.. syukurlah..."
"em.. winter apakah dewa matahari dan dewi bulan memiliki anak selain kami?"tanya moon membuat kedua binatang itu tersentak.
"itu... bisa di tanyakan oleh dewa lain nya kami tidak tahu menahu soal itu.."sambar shadow berkeringat dingin membuat moon bingung "baiklah.. kalau begitu"balas moon tanpa rasa curiga membuat kedua mahluk itu bernafas lega.
"tapi.. jika tuan punya kakak pasti itu tidak baik!"ucap shadow kesal membuat moon bingung.
>>>>><<<<<<
"hachu..!!"
"kak karma apakah kakak baik-baik saja?"tanya patience khawatir membuat KARMA menghela nafas "ah.. iya hanya saja mungkin cuaca sedikit dingin disini".
"sekarang sedang musim panas"
"em... mungkin aku kena flu"
"tapi.. kakak terlihat sehat"
"sudahlah.. mungkin saja ada yang membicarakan diriku.."
"tanang saja kakak siapa yang akan membicarakan hal buruk tentang mu"
>>>>><<<<<<
mereka menghabiskan setangah hari perjalanan tanpa hambatan mungkin itu karena aura naga yin dan yang yang kuat sudah pasti binatang lain akan kabur jika merasakan nya.
"dan.. kita sudah sampai di perbatasan kerajaan tanah"ucap winter menurunkan moon.
moon terkejut kerena kerajaan itu....
.
.
.
LIKE NYA MANA!?!?
__ADS_1