
besok paginya mereka bangun dan bersiap berburu lagi pamit pada xi lu dan xi li dan berangkat.
sudah lama sekali mereka berburu tetapi tidak dapat hasil apa pun dan tanpa sadar mereka berada di lapisan ke empat hutan kegelapan
mereka berjalan dan berjalan tiba tiba terdengar suara tangis dari seorang anak kecil dan tanpa pikir panjang mereka pun langsung berlari kearah tangisan tersebut setelah sampai mereka terkejut melihat seorang anak kecil yang di jerat oleh jaring .
jaring tersebut berasal dari para bandit yang berjumlah 5 orang tersebut.
"hiks.. hiks.. kumohon lepaskan aku hik.. hik.."pinta gadis itu sambil menangis.
"ha ha ha bagai mana mungkin kami melepaskan mu semudah itu gadis
kecil ha ha ha"ucap bandit tersebut sambil tertawa.
"lepaskan aku!!!" ucap gadis itu memberontak dan hampir jaring tersebut rusak.
"jleb..."bandit tersebut menusuk kaki gadis tersebut.
"diamm!!!"bentak bandit tersebut kepada gadis tersebut.
"ahkk.. sakit..."lirih gadis tersebut mulai kehilangan kesadaran nya.
"BERHENTI!!!!"teriak xiao sun sudah tidak tahan melihat kejadian itu.
"siapa kau gad- akh...!!!"ucapan salah satu bandit itu terpotong dan jatuh ke tahan karena sebatang kayu tajam tertancap di lehernya dan kayu tersebut dari xiao mon yang juga tidak tahan tanpa bicara langsung membunuh salah satu bandit tersebut.
xiao sun maju dan menghabisi bandit tersebut dengan tangan kosong dan xiao mon melempar kayu tajam dari jauh dalam sekejap para bandit tersebut tumbang darah bercucuran ke mana mana sedangkan ke adaan baju xiao sun dan xiao mon bersih tanpa noda karena saking cepatnya mereka menghabisi bandit tersebut.
setelah bandit tersebut tumbang mereka pun berlari kearah gadis malang tersebut dan melepaskan ikatan jaring tersebut.
"trimakasih...."lirih gadis tersebut.
"krassss..." xiao sun merobek baju bagian bawahnya hingga pahanya
dan mennyerahkan nya pada xiao mon,
__ADS_1
xiao mon mengerti dan langsung mengikat kaki gadis tersebut agar pendarahaan nya berhenti awalnya xiao mon kaget melihat darah gadis itu berwarna biru tak banyak berfikir ikatannya pun selesai.
"naiklah" xiao sun menawarkan punggungnya.
"tidak bisa"ucap gadis itu.
"sini aku bantu"ucap xiao mon membantu gadis itu menaiki punggung xiao sun.
setelah naik "ok lanjut berangkat"ucap xiao sun.
"btw nama kamu siapa gadis kecil"ucap xioa mon sambil mencubit pelan pipi gadis tersebut.
"btw itu apa kak"tanya gadis itu bingung.
"piss eh sun aku lupa btw artinya apa"
tanya batin xiao mon.
"jadi......"jawab batin xiao sun tak peduli.
"ok biar aku yang atasi"ucap xiao sun dengan santai.
gadis itu bingung mendapati xiao mon
lama sekali menjawabnya.
"dek artinya itu ngomong-ngomong" ucap xiao sun sambil menggendong gadis imut itu.
"oh kok aneh sekali bahasanya kak"tanya gadis itu heran.
"iya soonya itu ituu bahasa di antara kami agar tidak dimengerti oleh yang lain"jawab xiao sun sambil menggendong gadis imut itu.
"oh kalo begitu namaku......"ucap gadis itu.
xiao mon melihat ke arah gadis itu tak sabar mendengar siapa nama dari gadis tersebut.
__ADS_1
"aku tak punya nama kak di bangsa kami tak pernah ada kata nama"ucap gadis tersebut sembil menggaruk kepalanya dengan sebelah.
ucapan gadis itu membuat xiao mon mau jatuh pingsan sementara xiao sun biasa saja.
"kamu dari bangsa apa dik"tanya xiao mon.
"anu aku dari bangsa bunga kan lebih tepatnya bangaa yang slalu di bilang monster bunga"ucap gadis itu ke takutan.
di luar ekspetasi gadis tersebut xiao mon dan xiao sun biasa saja.
"loh kakak gak kaget"ucap gadis itu kaget melihat reaksi xiao sun dan xiao sun biasa aja.
"gak emang kenapa "tanya mereka bersamaan.
sebelumnya xiao mon dan xiao sun tidak kaget kenapa??karena mereka melihat darah gadis itu berwarna biru.
"gak ada kakak gak mau ngontrak paksa aku aku kan monster bunga keturunan bangsawan"ucap gadis itu.
"gak.. binatang kontrak kita harus lebih kuat dari pada kamu gadis manis lagi pula kamu masih kecil untuk itu"ucap xiao mon sambil mengelus kepala gadis tersebut.
gadis itu sangat senang dengan perkataan xiao mon melepas leher xiao sun dan lang sung memeluk xiao mon hingga xiao sun yang sedang menggendong gadis itu pun hampir kehilangan keseimbangan karena gerakan tiba tiba gadis itu.
"hai gadis manis tetap pegangan nanti kita jatuh"ucap xiao sun menoleh kebelakang sambil tersenyum.
gadis itu mengerti dan kembali memeluk leher xiao sun.
"dimana arah rumah mu "tanya xioa sun.
"lurus saja maka kita akan sampai"jawab gadis itu.
mereka terus berbincang sambil berjalan seketika berhenti mendengar teriakan gadis tersebut.
"BERHENTI"teriak gadis tersebut.
tolong like ya THANKS
__ADS_1