Takdir Bintang Kembar

Takdir Bintang Kembar
nasib pengintip


__ADS_3

"maaf tuan putri tapi tuan putri tidak bisa membunuh saya karena-"


"jlepp..!"perkataan li jun terotong akibat pisau yang hampir mengenai kepalanya lalu ia berbalik mendapati pisau itu menusuk tembok kayu cukup dalam.


"diam!! siapa yangmengajarkan mu memotong perkataan ku"ucap marah xiao sun sambil menunjuk li jun.


"ekhem!! maaf prilaku saudari kembar saya silahkan duduk ada yang harus saya sampaikan saya tidak menerima penolakan"ucap xiao mon menatap li jun dengan tatapan dinginnya .


"ba.. baik tuan putri"ucap li jun ketakutan.


"tapi mon"ucap xiao sun ragu.


"sudah lah soal ini serahkan padaku" ucap xiao mon sambil meyakinkan xiao sun.


"ukhh baiklah"ucap xiao sun jengkel.


"jadi kita buat kesepakatan tuan li jun"


ucap xiao mon sambil menyilangkan tangannya di tangan.


"kesepakatan apa putri?"ucap li jun sedikit gugup.


"kita biarkan kau hidup tapi kah harus bilang setiap bertemu raja dan menyampaikan informasi ,informasi yang kau harus sampaikan kita dalam keadaan baik dan seperti biasa jangan melaporkan setiap perubahan pada di kami atau apapu itu katakan seperti biasanya atau kau mati di tangan saudara kembarku xiao sun aku beri kau waktu mulai dari sekarang sebelum saudari kembarku tidak tahan untuk tidak membunuhmu silahkan pilih"ucap xiao mon dengan wajah datar.


"glek..." susah payah li jun menelan Siliva menatap xiao sun yang sedang mengelap pisau dengan kain.


"eh bukanya.."li jun berbalik menatap pisau yang tertancap tadi sudah tidak ada.


"glek.. sejak kapan pisau itu ada di tangannya"batin li jun tertekan.


melihat li jun memperhatikannya xiao sun menyeringai iblis menatap li jun membuat li jun ketakutan.


tanpa pikir panjang li jun berkata


"ba.. ba.. baik tuan putri saya setuju"


ucap li jun tergagap.


hal itu membuat xiao mon dan xiao sun saling bertatap dan tersenyum.

__ADS_1


"bagus kau boleh pergi" ucap xiao mon.


tanpa pikir panjang li jun lang lari terbirit birit keluar dari gubuk tersebut


xi li dan xi lu hanya berusaha menelan makanan melihat ke jadian tersebut.


"baiklah apa kalian sudah kenyang mari kita tidur"ucap xiao mon sambil tersenyum.


"baik putri"ucap mereka bersama dan mereka pun tidur.


besok paginya xiao mon bangun duluan dari pada yang lain setelah itu xiao mon membangunkan xiao sun.


"aahh selamat pagi"ucap xiao mon baru bangun tidur mengucek ngucek matanya lalu menatap xiao sun yang masih teler di kasur akhirnya memutuskan untuk membangunkannya.


"eh sun bangun"ucap mon sambil menggoyang goyangkan tubuh xiao sun.


"ah mon 5 menit lagi" ucap xiao sun membalikan tubuhnya.


"bangun jadi gak berburu" ucap xiao mon membisikan di telinga xiao sun.


mendengar hal itu xiao sun langsung membuka matanya dan bangun .


"dah yok kita kesungai mandi" ucap xiao sun menarik tangan xiao mon tiba tiba xi li terbangun.


"hoaam tuan putri mau kemana"


tanya xi li .


"kami mau pergi berburu xi li dan xi lu jaga rumah ya aku tak menerima penolakan bye"ucap xiao mon lalu pergi.


"eh bye apa itu? sudah lah putri pergi aku sangat khawatir bagaimana kalo"


batin xi li memikirkan yang aneh aneh


****


xaio mon dan xiao sun sedang sedang mandi sehabis mandi mereka bergegas berpakaian dan berjalan di tengah hutan


"sun kumpulkan 2 batang kayu yang kokoh"ucap xiao mon

__ADS_1


"ok" balas xiao sun lalu mencari batang kayu tersebut sementara menunggu xiao mon bersandar di sebuah batu.


"mon ini "ucap xiao Sun sambil myodorkan 2 batang kayu.


"ok pisau"pinta xiao mon sambil mengambil 2 kayu tersebut .


"nih "ucap xiao sun menyodorkan pisau.


xiao mon pun mulai membuat tombak dengan telaten selamat 30 mnt tombak pun siap.


"nih"ucap xiao mon menyodorkan tobak kpd xiao sun.


"lama bet dah biasanya 10 mnt langsung jadi" ucap xiao sun bercanda.


"iyalah kan tubuh nya beda pinter...."


ucap xiao mon ikut bercanda.


"dah yuk berangkat" ucap xiao sun.


disana ada rusa lewat dan...


"jleb..." tombak tepat mengenai leher rusa tersebut.


"plok.. plok.. plok.. nice shoot"ucap xiao mon sambil bertepuk tangan.


" you turn.."ucap xiao sun sambil menunjuk rusa uang sedang memakani rumput.


"jleb"tepat terkena leher rusa tersebut.


mereka pun berburu hingga malam tiba da n mereka membawa pulang 2 rusa sampai dirumah di sambut kekhawatiran xi li dan xi lu.


"ah tuan putri berburu lama sekali apa tuan putri baik baik saja"ucap xi lu sambil mengelilingi kedua putri tersebut memastikan kalau tidak ada luka sekecil apa pun.


"ayo makan"ucap xiao sun bersemangat


mereka pun makan dan lekas tertidur dengan ke adaan kenyang.


tolong dukungannya dengan menjadi pembaca setia dan untuk yang memberi tip trimakasih banyak

__ADS_1


__ADS_2