
DEG!!! jantung mereka seakan berhenti mendengar kabar itu.
dengan cepat mereka menggapai tangan rose dan berteleportasi menuju pengadilan istana.
>>>>>>
"dengan ini hukuman di nyatakan adalah hukuman terberat yaitu mati di sini saat ini"teriak hakim istana.
langsung para prajurit mengarah kan pedangnya ke arah leher xi lu berniat memenggal kepalanya.
xi lu hanya pasrah tersenyum.
"aku datang putri"batin xi lu tersenyum sementara xi li sedang ditahan penjaga menangis dalam diam.
saat hampir mencapai lehernya prajurit itu membeku lalu pecah berkeping-keping serpihan sarah beku jatuh berserakan di lantai membuat semua orang kaget sekaligus panik.
"YANG MULIA RAJA WEI"teriak xiao mon membuat perhatian tertuju ke arahnya.
"APA MASALAHMU!!"teriak raja wei tegas.
"he... he... apa masalahku"
"KAU BERNIAT MEMBUNUH TEMAN KAMI DAN KAMI BISA DIA SAJA"
"apa maksudmu"
"AKU XIAO MON DAN INI SAUDARIKU XIAO SUN APA KAU SUDAH TAU MASALAH DAN MAKSUD KAMI"
langsung suasana di sekitar turun drastis semua penjaga yang menahan xi li membeku dan hancur berkeping-keping.
xi lu dan xi li tersenyum tersenyum.
"tuan putri"lirih mereka lalu terjatuh dengan cepat di tangkap xiao sun dan xiao mon dengan cepat lalu mereka sama-sama mengeluarkan pil lalu meminumkannya pada kedua gadi yang sedang tak berdaya itu.
langsung keadaan mereka berangsur-angsur pulih luka mereka tertutup rapat tak berbekas membuat semua yang ada di ruangan itu tercengang.
lalu mereka membaringkan tubuh xi li dan xi lu di lantai sementara.
"APA-APAAN KALIAN"
"apa-apaan kami he... he... biar aku beri tau"
langsung seluruh ruangan itu membeku kecuali rose,xi li juga xi lu.
tapi dengan baik hati xiao mon menyisakan kepala mereka agar tidak membeku.
"HARI INI AKU XIAO MON MELEPASKAN MARGAKU DAN MENGGANTI NAMAKU MENJADI MOON HANYA MOON"
"aku juga mengganti nama sun hanya sun"ucap xiao sun santai menatap raja wei dan raja kerajaan api dengan senyum mengejek.
"em... soal pertunangan batalkan saja kami tidak peduli dengan kedua pangeran lemah itu"ucap sun melirik kearah 2 pangeran yang sedang menatap tajam ke arahnya.
__ADS_1
"he... he..."
"APA KALIAN BERPURA-PURA SELAMA INI"
"tentu saja kenapa tidak kami hanya sedang menguji keluarga kami juga kami anak angkat kan"
"KAU...."
"DIAM PAK TUA BIARKAN SAUDARIKU BERBICARA"ucap moon dari tadi berusaha menahan amarahnya membiarkan sun berbicara.
"he... he.. trimakasih moon"
"oh.. jadi sampai mana kita oh ya.."
sun langsung hilang dari pandangan semua orang lalu berada di depan putri xiao ping.
"putri... xiao ping he... he.. kau mau ku apakan"ucap sun mengelus pipi xiao ping membuat xiao ping menggigil ketakutan.
"ah... kedua pangeran kerajaan api apa kabar semoga baik maaf berpura-pura kerena aku memang tidak ingin bertunangan denganmu sama juga dengan saudariku kalau kalian ingin menangkap putri xiao ping silahkan saja jangan sungkan kami juga tak peduli sekarang kami sudah terbebas dari sangkar emas ini juga kami sudah tau orang tua kami bukan orang yah... tak bisa kalian lawan"ucapan xiao sun membuat seluruh ruangan hening.
"moon giliranmu"batin xiao sun tersenyum jahat.
langsung dengan cepat moon sudah ada di depan raja wei.
"KAU ****** KECIL- "langsung es menyumpal mulut raja arogan itu.
"hei... raja wei aku ingin sekali membunuhmu"
"JIKA ADA SESEORANG SIAPAPUN ITU JIKA DIA BERANI MENYERANG ORANG TERSAYANGKU MAKA MAYATNYA TAK AKAN DIKENALI LAGI SEPERTI PRAJURIT SIALAN ITU"
"tapi... moon aku tak bersalah"sambar permaisuri luo tiba-tiba.
xiao sun dan xiao mon mendengar hal itu langsung tertawa dingin membuat seisi ruangan bergidik ngeri.
"ha.. ha.. coba kau katakan lagi... tak melakukan apapun ha... ha..."
"benar sekali kau tak melakukan apapun bahkan untuk membelaku dan saudariku karena sebenarnya kau sudah kecewa lalu membuang kami bukan karena itu kami jadi ikut membencimu"
ucapan dingin moon membuat permasuri luo seakan tertampar mengingat perbuatannya selama ini.
saat moon sedang melampiaskan amarahnya xiao sun sedang santai 9 membuat semua bertambah takut dengan kedua saudari kembar ini.
"oh raja bei salam dariku maaf membuatmu terlibat dalam urusan keluarga"langsung sun menyentuh tangan raja bei (raja kerajaan api) hingga membuat es di tubuhnya meleleh.
"anda duduk dulu menunggu perdebatan ini selesai lalu boleh pergi sama perjodohan ini jangan di bahas lagi kami ikhlas menerimanya karena anak-anak anda sudah gagal dalam ujian yang kami berikan tadi jadi... jangan dimasukan kedalam hati"ucap sun menepuk pundak raja bei.
raja bei hanya mengangguk menyesali keputusannya.
langsung sun menghilang lalu muncul lagi di samping moon.
"sebelum kami pergi kami ingin mengatakan sesuatu "ucap moon tersenyum membuat permasuri luo semangat.
__ADS_1
"kami tak pernah menganggap kalian keluarga"ucap sun dan moon bersamaan.
ucapan itu membuat seluruh keluarga raja wei merasa hancur.
"hei... bukan kah kami tak diinginkan kalian"
"iya kalian harus senang dong..."
"oh ya siapa yang sering memberitakan dan mengumumkan sesuatu di sini"
tanya xiao mon dingin membuat semua orang melirik kearah pria paruh baya yang sedang berkeringat dingin.
dengan cepat xiao mon sudah berada di depannya membuat pria itu lebih ketakutan.
"tolong beritakan 2 pelayan dan juga tuan putri sudah mati juga beritahu semua orang tutup mulut atas kejadia ini mengerti"
langsung pria itu mengangguk dengan cepat membuat moon tertawa kecil membuat semua orang kembali merinding.
langsung sun dan moon dengan cepat menggendong xi li dan xi lu lalu menghampiri rose.
"rose ayo kita jalan-jalan"
"baik kakak"rose mengangguk setuju.
lalu saat mendekati pintu sebagai pelampiasannya menahan untuk tidak memukul siapapun langsung sun menonjok pintu hingga pintu itu hancur berkeping-keping membuat seluruh ruangan kaget.
"hanya peringatan"
langsung mereka menghilang beberapa jam setelahnya es di tubuh mereka mencair membuat seluruh ruangan jatuh lemas kecuali raja bei yah... kalian tau kan kenapa kalo kagak tau baca ulang bos ku.
"astaga yang di katakan peramal itu benar"bisik seseorang di pengadilan.
"iya-iya aku jadi menyesal memusuhi mereka"
bisikan-bisikan pun terjadi membuat raja wei merasa sangat terpuruk.
"DIAM!! PENGADILAN HARI INI CUKUP SAMPAI DI SINI"
teriak raja bei membuat semua berlari keluar dari pengadilan meninggalkan keluarga kerajaan yang sedang merenung.
yah... merenung menyesali perbuatannya termaksud kerajaan api ikut menyesali perbuatanya.
NOTE author:
plis... lah gaes... tolong like dan vote semua itu gratis kan bagi yang gak tau cara vote tinggal cari tulisan vote terus ketik" terserah... mau berapa aja tapi kalo banyak aku sangat berterimakasih sama kalian"
kalo gak mau juga gpp aku lagi ngemis loh gaes....
pokonya untuk yang udah vote apalagi peringkat 3 teratas trimakasih... banyak.
like ya gaes...
__ADS_1
yaudah.... maaf kalo memang kalian gak mau gak maksa juga sih.