Takdir Bintang Kembar

Takdir Bintang Kembar
sedikit perdebatan batin Sun


__ADS_3

"em.. harus berapa lama kita berada di tempat gelap ini?"tanya Ragina merasa tak nyaman.


"Entahlah.."


"sampai kita bisa mencari jalan keluar mungkin?" Jawab Arisu.


"kenapa kita tak mencoba memanjat"


Tofan menaiki dinding jurang tetapi kembali merosot.


"hm.. ini berlen--"


"huek!"Tofan muntah.


"Ini darah busuk"Ucap Tofan Jijik.


>>>>>>>>>>


"Hm..."


"Iblis hati.."


"Apa kelinci bodoh?"


Lily terdiam sejenak.


"Seperti nya.. aku harus menghilang sementara"


"Ya.. ya.. apa yang kau mau?, aku menjaga nya?"


"....."


"Tidak.. dia bisa menjaga diri nya sendiri"


Boneka kelinci itu langsung terbakar hangus membuat Iblis hati menghela nafas malas.


"Mati saja,hidup nya bahkan lebih merepotkan dari pada diri ku😑"


>>>>>>>>


"Disana! Ada rumah!"


"Tunggu ragina ini aneh.. jika ruma--"


"Brak!"Tofan dengan santai masuk ,membuat mereka terdiam "em.. apakah tadi aku baru saja melihat anak bodoh itu masuk?"Tanya Rin wang tak percaya.


"...."


"WWAAAAA!!!!"


"Huh?"


"haih.. sudah kuduga.."


>>>>>>>>


"hm.. di mana aku?"


Sun terus berjalan tetapi hanya ada warna putih di sekeliling nya,membuat nya jengkel.


"apa aku di dalam mimpi?"


"duh.. itu tidak mungkin mimpi ku lebih gelap dari pada ini, ruangan ini terlalu terang"


"haloooo!"


"berisik!"seseorang berteriak di belakang nya.


"ini..."Sun terkejut.


"...."


"kau siapa?"tanya Sun tersenyum canggung membuat orang itu terjatuh tak percaya.


"aku.. adalah iblis hati mu!!!"


"wait.. bukan kah itu berada di tubuh Moon?"


"itu sebagian kecil nya!"teriak iblis itu marah.


"ih.. kok ngamok!"


"haih..."Iblis itu menghela nafas lalu seluruh tubuh nya di kelilingi asap hitam juga memasang wajah menyeramkan membuat Sun memutar bola matanya bagi nya ini terlalu berlebihan.


"KaU AkAn MeRAsAkAn LuKa--"


"ekhem!"


"bisa langsung ke intinya?"tanya Sun menatap iblis hati nya dengan tatapan aneh.


"....."


"Kau!--"


"haih.. sudah lah"


"aku mau kau menyerah dan biarkan aku mengambil alih tubuh mu.."


"harus?"


"em.."


"gak juga sih..."gumam Iblis itu tak sengaja.


Iblis itu langsung tersentak"tetapi jika kau mau,kita sama-sama bisa menguasai dunia!"


"hm.. terlalu classic"gumam Sun kecewa kepada dirinya sendiri kenapa ia bisa memiliki iblis hati sekuno ini?.


"apa yang kau mau kalau begitu?"tanya iblis hati itu kesal.


"hm.."


"lol.., aku tak menginkan apapun"Sun mengangkat kedua bahu nya.


"ugh!!!"


"SERAHKAN TUBUH MU ATAU KU BUNUH KAU!!"



Sun hanya menatap nya datar "nope.."


"SERAHKAN!!"


Sun menarik nafas dalam-dalam.


__ADS_1


iblis hati itu kesal "Kenapa?"


"bukan kah kita ada di satu tubuh,jika kau membunuh ku boleh saja"


"tapi bagaimana cara nya?"tanya Sun membuat iblis itu membeku.



"kau benar..."


"memalukan"sindir Sun membuat Iblis itu menatap nya kesal.


"ini salah mu!"


"eh?"


"karena sifat mu yang sangat buruk aku jadi mirip dengan mu!"


"siapa suruh kau berada di dala tubuh ku?"ledek Sun menaikan sebelah alis nya.


"hiks.. ini salah mu!"iblis itu mulai menangis.


"tunggu dulu!! aku tak pernah cengeng!"


"terserah aku lah!"



"bagaimana bisa iblis seperti ku kalah dengan mu?!"


"mungkin itu kerena..."


"kau bodoh"jawab Sun santai.


"Huawwwaa!!"


.


.


.


"shh... astaga, baiklah kau pintar"puji Sun.


"sungguh?"


"ya.. tetapi dengan aku yang terlalu jenius kau pasti akan mati dengan mudah"


"...."


.


.


.


"Huawaaa!!!"


"ugh!!"Sun menutup kedua telinga nya.


"bagaimana bisa.. kau bahkan lebih bodoh dari ku!"


"ya.. ya.."


"juga kau sangat bodoh"


"aku.. aku.. hiks.."Iblis itu kehabisan kata-kata.


"hm.. seperti nya dia kesal"gumam Sun.


"juga.. saudari mu bodoh,dingin juga lemah"


"...."


"brak!"


Sun mencekik leher iblis itu kesal.


"BERKACALAH!"



"tunggu! tunggu!"


"Shut up!"


>>>>>>>>


"hm... jadi...."


"kau ragina?"


"kau yang memakan iblis hati nya.."Gumam Sun canggung.


"iya..."Jawab nya memegangi tangan nya yang patah.


"ah.. soal itu maaf"


"tuan.. kau.. kau!"


"buak!!"


Sun memegangi perut nya "Sial!,bukan kah seharus nya disini--"


"ya.. ya.. kalau begitu kenapa tangan ku bisa patah!"


"jangan ngegas dong!"


"ya kali, gak ngegas tangan retak!"


>>>>>>>>


ilusi:


"hoam.. aku tidur sangat nyenyak"ucap Moon senang.


"oh! nona kau sudah sadar?"


"iya.. aku sudab tetapi kenapa kalian mengganti bajuku?"


"tidak ada, itu hal biasa yang kami lakukan"


"hm? baiklah"


Moon menoleh ke kanan dan kekiri tetapi ia tidak menemukan boneka kelinci yang selalu bersama nya.


"di mana lily?"

__ADS_1


"entahlah"gumam alex dengan cepat di sambar oleh seseorang.


"dia sudah ku matikan"sambar Sun tersenyum masuk membuat Moon membeku.


"Sun?"


ilusi off:


"nona!"


"hah!?"Moon terbangun.


"hais.. aku sekali lagi bermimpi"


"saat nya keluar"Ucap Moon menyiap kan beberapa belati.


>>>>>>>>


"jadi.. aku sedang tidak sadar?"


"ya.."


"lalu.. aku hanya diam tidur di pagoda? seperti boneka.."


"ya.."


"tidak buruk"


"ya--"


"tunggu apa!?"


"aku lelah,bangun kan aku saat aku peduli"


"kapan itu?"


"entahlah"


"saudari mu mati"


"kau kira aku bodoh?"


"TUAN! KAU SERIUS!? HATI NYA MEMBEKU SEPERTI ES!!"


"baguslah.."Sun cuek.


"tunggu dulu... bukan kah kau sangat sayang saudari mu?"


Sun terdiam lalu terkekeh "jika tak ada seorang yang ia percaya maka, jika orang itu menghianati nya ia tak akan merasa kehilangan dan kekecewaan"ucap nya tersenyum membuat Ragina membeku.


>>>>>>>>


"ADA APA TOFAN!?"


"i-itu?!"



"Apa itu!?"


"Jiangshi!!"Teriak Ragina membuat Jiangshi menoleh ke arah nya,membanting meja dan mulai berlari mendekati mereka.


"Lari!"


mereka berlari memasuki sebuah rumah lain yang berada di depan mereka.


"brak!"


"kenapa kita masuk ke sini!?"tanya Rin wang panik.


"Entahlah! ini seperti ada sesuatu yang menarik kita!"jawab Arisu juga panik.


"tidak!,ini ilusi! jurang ini memiliki ilusi karena itu lah kita sengaja di dorong ke arah mahluk itu!"


Sementara mereka berdebat mereka tak menyadari bahwa Kuro dan Hikari tak ada di sana.


"hm..,mereka cukup panik"Ucap Hikari masih santai duduk di rumah sebelum nya.


Kuro hanya diam seakan tak peduli teman nya yang sedang mencoba berfikir kritis.


"kau tau ada Jiangshi lain di dalam nya?"tanya Hikari hanya di tanggapi cuek oleh Kuro.


>>>>>>>>


"Kenapa kalian sangat panik?"tanya Rose tak sengaja terbawa oleh mereka padahal ia sangat ingin diam dengan Hikari dan Kuro.


"tenang lah.., kakak disini Rose tak perlu panik!" Seru Ragina panik membuat Rose memiringkan kepala nya "sebenarnya siapa yang panik disini?" batin nya.


"Kakak... di buku di katakan bahwa Jiangshi itu rentan terhadap suara jadi jika kita tidak panik atau membuat kerusuhan maka Jiangshi akan pergi karena merasa bahwa Mangsa nya sudah pergi jauh..."Jelas Rose panjang lebar.


"Rose..,apakah Jiangshi itu hanya ada satu?"tanya Tofan.


"tidak,mereka ada banyak sangaatt... banyak"


"yah.. seperti yang di belakang kita mereka sedang merayakan ulang tahun"Ucap Rose tersenyum membuat mereka monoleh kearah belakang.



"....."


.


.


.


.


.


"APA!??!!"


Noter author:


"***haih... author lama update karena..."


" mungkin lain kali bakal update setiap hari.."


Alasan nya***...



Author banyak tugas.. maaf ya.. pembaca..



"Juga.. sedikit lelah.. jadi... maaf sekali lagi"

__ADS_1



__ADS_2