Takdir Bintang Kembar

Takdir Bintang Kembar
pelatihan 9


__ADS_3

alih alih pedang pohon itu justru memberikan pedang emas bergagang perak cukup keren untuk xiao sun



tanpa pikir panjang xiao sun langsung mengambil pedang itu dan bersiap dengan serangan xiao mon.


menyadari xiao sun sudah di bawah xiao mon langsung turun berhadapan dengan xiao sun dia tersenyum mematikan membuat xiao sun bergidik ngeri.


"oh... sun... kau belum menerima hukuman"ucap xiao mon memegangi beberapa kerikil sambil tersenyum.


"hiy....."xiao sun bergidik ngeri melihat xiao mon tersenyum padanya.


langsung xiao mon melempar kerikil


dengan kecepatan tinggi membuat xiao sun dengan cepat menangkisnya dengan pedang.


xiao mon terus menerus melemparkan kerikil dan xiao sun terus menerus menangkisnya bahkan tidak sedikit krikil yang dibelahnya menjadi dua.


"dari mana semua kerikil ini tidak ada habisnya"batin xiao sun dan pasti di dengar xiao mon tapi xiao mon tidak peduli dan terus melempar kerikil sambil tersenyum.


hingga keduanya lelah xiao sun bisa saja terus menghindar tetapi lemparan xiao mon tak kenal bulu xiao sun takut kerikil itu akan mengenai pohon yang menjadi inti hutan kematian.


juga pohon ini sangat baik kepada mereka itulah yang membuat xiao sun tidak menghindar dan terus menangkis semua kerikil itu.


dewa emas yang melihat hal itu tersenyum tipis dewi perak mengetahui hal itu langsung tahu apa penyebabnya.

__ADS_1


"aku tahu kau pasti senang melihat anak itu memiliki bakat yang sama dengan mu"ucap dewi perak tersenyum.


"yah.. bukankah kau senang muridmu juga memiliki bakat yang sama dengan mu jadi kau tak usah capek capek memikirkan ilmu apa yang akan kau turunkan padanya"ucap dewa emas masih memerhatikan xiao sun memainkan pedangnya dengan lihai.


"harusnya kita terkejut bukan melihat bakat yang sangat hebat untuk anak seusia mereka tapi-"


"mengetahui siapa orang tuanya kita tak akan terkejut aku mulai bersyukur mengetahui siapa orang tua mereka kalau tidak dari kemarin aku sudah terkena serangan jantung melihat bakat seperti itu diusia semuda mereka"sambar dewa emas.


"kau benar"ucap dewi perak tersenyum.


akhirnya kedua dewa,dewi itu sama sama tertawa kecil mengingat kenangan saat guru mereka terkejut mengetahui bakat mereka guru mereka pingsan selama 5 jam yang membuat mereka khawatir.


Akhirnya xiao mon lelah lalu terjatuh terduduk xiao sun yang melihat itu merasa lega hampir terjatuh tetapi menggunakan pedang sebagai penopang tubuhnya.


lalu mendekati xiao mon yang terduduk ngos ngosan.


ucap xiao sun mengulurkan tangan xiao mon langsung menepis tangan itu.


"hosh... aku.. masih.. hosh.. belum... melukaimu..."ucap xiao mon ngos ngosan menatap tajam xiao sun.


"oh... benarkah..."ucap xiao sun langsung melukai lengan kirinya hingga membuat xiao mon kaget dan langsung memegangi tangan kiri xiao sun.


tak lama setelah itu luka itu tertutup tak berbekas membuat xiao mon lega tak lama pukulan keras mendarat di dada xiao sun membuat nya meringis kesakitan.


"kau ini aku hanya bercanda sejak kapan kau menganggap serius perkataan ku"ucap xiao mon dengan mata berkaca kaca.

__ADS_1


"hei sajak kapan kau jadi cengeng begini ini hanya luka kecil bagiku"ucap xiao sun sedikit panik melihat xiao mon hampir menangis.


"jadi.... kau memaafkanku kan"tambah xiao sun tersenyum langsung dipeluk oleh xiao mon.


"tentu saja hiks... jangan melukai diri sendiri lagi hiks..."ucap xiao mon memeluk xiao sun dengan erat.


"tenang aku akan melukai diri sendiri jika kau menyuruhnya juga apapun untukmu saudariku"ucap xiao sun membuat xiao mon semakin erat memeluknya.


"ehk... bisakah melepas pelukannya kau membuat diriku sesak napas"ucap xiao sun seakan tertimpa batu besar.


hal itu membuat xiao mon kesal lalu melapaskan pelukannya dan merajuk.


"huh... kau menyebalkan"ucap xiao mon memanyunkan bibirnya.


"haiz... cepat sekali suasana hatimu berubah"ucap xiao sun tidak dipedulikan oleh xiao mon.


tak disadari oleh mereka 2 pasang mata sedang memerhatikan mereka yang tidak lain adalah dewa emas dan dewi perak mereka sangat senang melihat saudari kembar itu sangat akrab dan mudah berbaikkan tetapi mereka baru menyadari ada yang janggal di kejadian tadi yang dewi perak janggalkan adalah luka yang di lengan xiao sun sangat cepat sembuh bukannya dia tidak senang tetapi kecepatan penyembuhan sembuhnnya tidak masuk akal sedangkan yang janggal dari dewa emas adalah xiao mon yang tidak ragu ragu menyerang xiao sun seakan xiao mon sudah tau kelainan tubuh mereka.


mereka sama sama berfikir sampai dikejutkan oleh kedua muridnya.


"guru... kami ingin bertanya apakah bisa kami berangkat sekarang"tanya xiao mon.


"tidak bisa sayang..."tolak dewi perak.


"kenapa"

__ADS_1


"karena.....


__ADS_2