Takdir Bintang Kembar

Takdir Bintang Kembar
menuju pagoda inti hutan 7


__ADS_3

"jadi kalian ingin mendapat warisan pagoda dan mengambil peninggalan orang tua kalian"tebak monster itu diangguki oleh kedua gadis itu.


"kalian beruntung belum ada yang menguasai hutan ini"


"beruntung kurasa tidak memang kalian yang terlalu hebat memusnahkan mereka"ucap xiao sun menatap aneh monster itu.


"eh... itu kebanyakan dari mereka terbunuh di air dan padang jadi hanya sedikit yang sampai kemari dan itupun mati semua hei... tunggu dulu jangan salah sangka kebanyakan yang kesini mati kedinginan/membeku"ucap monster itu menggaruk kepalanya.


"baik...lah kalau begitu kami pergi dulu nanti kami kembali lagi tunggu kami ya"


xiao mon tersenyum hangat lalu berjalan di ikuti xiao sun melambaikan tangannya tersenyum tak berkata apa-apa.


"hais.... sudah lama ya... setidaknya anak itu sangat mirip dengan ibunya dan yang lain tidak terlalu menuruni sifat ayahnya hiiiy.... kalo dipikir-pikir lagi pria itu sangat menyeramkan"


mereka pun berjalan melanjutkan perjalanan yang tertunda tidak sampai satu hari tetapi sudah sampai di perbatasan antara lapisan kedelapan dan kesembilan.


"baiklah ini dia"xiao mon menarik nafas dalam-dalam bersamaan dengan xiao sun.


mereka berpegangan tangan lalu melangkahkan kaki kanan mereka menginjak lapisan kesembilan.


mereka merasakan udara segar masuk kedalam paru-paru mereka membuat mereka merasa nyaman.


di depan mata mereka terdapat pepohonan rindang berbagai macam warna yang menyejukkan mata.


tiba-tiba dengan cepat satu cakaran besar mendarat pada lengan xiao sun


membuat nya mengumpat dalam hati berpikir hanya dia yang sial kali ini xiao mon tak menggubris umpatan xiao sun dan memasang espresi siaga.


xiao sun menghela nafas lalu ikut mengeluarkan pedang dari sarungnya perlahan sambil mengawasi sekitar langsung ada gemerisik di semak-semak xiao mon langsung melancarkan panahnya kearah semak-semak tetapi tak ada suara apapun xiao mon mengernyitkan alisnya bingung.

__ADS_1


xiao sun ikut bingung dengan situasi ini sampai akhirnya berteriak.


"HEI KAMI DATANG DENGAN DAMAI BISAKAH KAU TUNJUKAN DIRIMU"


langsung terdengar geraman dari balik semak perlahan keluarlah seekor harimau putih bertanduk dan bersayap perak menggeram kearah xiao sun dan xiao mon.


xiao mon menurunkan panahnya secara perlahan sedangkan xiao sun menyarungkan kembali pedangnya


xiao mon mendekat kearah harimau itu perlahan harimau itu mundur selangkah mamasang kuda-kuda siap menyerang.


xiao mon medekat lalu mengelus kapala harimau itu merasa nyaman harimau itu menghentikan geramannya lalu menunduk merasa nyaman.


"wah... sangat halus dan lembut"batin xiao mon seru mengelus kapala harimau itu.


"ah.... masa aku mau coba"batin xiao sun mendekat mengelus leher harimau.


"uwaahh.... kau benar lembut sekali"


xiao mon ingat dengan tujuan mereka langsung melepaskan tangannya perlahan xiao sun yang melihat itu hanya ikut saja melepas tangannya perlahan.


harimau yang menyadari hal itu menaikan kepalanya menengok keatas


ia melihat 2 anak gadis imut tetapi yang mengganjal di pikirannya bagaimana kedua anak gadis ini bisa sampai kesini.


"hm... hallo aku xiao mon dan ini saudari kembarku xiao sun kami datang kesini untuk memasuki pagoda dan menguasai hutan agar tak jatuh ke tangan yang salah"ucap xiao mon tersenyum lembut diangguki oleh xiao sun.


harimau itu sedih takut kedua gadis itu tak akan kembali dengan selamat.


xiao sun sadar sang harimau memasang ekspresi sedih tersenyum meyakinkan.

__ADS_1


"hei... jangan khawatir kami pasti kembali dengan selamat benarkan mon"xiao sun tersenyum hangat merangkul tangan xiao mon.


"ya tentu saja kami pasti bisa"


harimau itu menghela nafas


"dengar gadis manis ini tak semudah kalian bayangkan tubuh kalian akan dilebur dan ditempa menghadapi musuh 5 kali lebih hebat dari kalian


mental kalian akan berusaha di hancurkan,roh kalian di rusak,diberikan racun yang membuat tubuh dan mental kalian bermasalah juga waktu itu tak sebentar bisa mencapai ribuan-tahun


tetapi karena waktu di dalam pagoda sangat lamban mungkin puluhan tahun di luar sini"ucap harimau dengan nada menyeramkan.


"maafkan kami"ucap xiao sun dan xiao mon bersamaan menundukan badannya.


harimau itu merasa senang gadis-gadis ini mau menyerah tanpa perlawanan.


"tapi ini demi kebaikan dunia"ucap mereka menegakkan badan mereka membuat harimau itu kaget.


"benar-benar gadis yang keras kepala"


batin harimau itu menghela nafas.


harimau itu bersiap-siap menyerang tetapi tiba-tiba membeku mendengar perkataan xiao mon.


"kau sedang hamil bukan meskipun belum besar tetapi kami tau jadi jangan banyak bergerak"


"bagaimana kau tau"harimau itu melirik perutnya yang masih datar.


"kami pernah belajar pengobatan medis tentu saja kami tau"ucap xiao sun santai.

__ADS_1


"sebenarnya siapa kalian....


__ADS_2