Terjebak Cinta CEO Tampan 2 ( Adzriel Dan Yuki )

Terjebak Cinta CEO Tampan 2 ( Adzriel Dan Yuki )
Bab 10


__ADS_3

Beberapa hari telah berlalu , pagi ini Yuki terlihat bangun lebih pagi dari biasanya dan terlihat sudah siap dengan pakaian yang rapi serta tas ransel yang sudah dia isi dengan beberapa pakaian dan keperluannya yang lain selama dia pergi


Hari ini Yuki dan juga Adzriel akan menemani Fika dan Nanda pergi ke Bandung tepatnya kekampung halaman Fika. Fika yang baru pertama kali pulang kampung setelah kejadian mengerikan yang menimpanya 5 tahun yang lalu, ingin mengunjungi makam kedua orang tuanya untuk pertama kalinya setelah kemarin Yuki, Adzriel dan teman - teman Fika membantu untuk menjebak paman bibinya yang sudah sangat jahat pada keluarga Fika dan menjadi pengebab kematian orang tuanya. Pamannya Bisma sudah ditangkap oleh polisi dan ditahan disana namun Anggi bibinya tetap bebas atas permintaan dari Bisma kepada Fika


Semua masalah selesai, Bisma sudah menyesali perbuatannya dan Fika juga sudah memaafkannya karena Fika memang seperti itu. Dia terlalu baik pada semua orang termasuk pada orang - orang yang telah menyakitinya. Lagi pula Bisma adalah satu - satunya keluarga yang Fika miliki


" Pagi bun" Yuki menyapa Dita yang sedang memasak didapur


" Kamu sudah siap?" Dita menghentikan aktifitasnya sesaat untuk melihat putrinya itu


"Ya bun, kami sudah janjian akan pergi pagi - pagi supaya nanti sampainya gak kesiangan katanya" Yuki memasukan susu bubuk ke dalam gelas dan menuangkan air panas kedalamnya


Dita menganggukan kepalanya " kamu dijemput Adzriel?"


" Yuki mengangguk seraya tangannya mengaduk susu yang dia buat " Ya iyalah bu, siapa lagi yang mau jadi sopir Yuki" Yuki terkekeh saat mengatakannya


" Hus, kamu ini. Adzriel itu CEO kalau kamu lupa! Cuma kamu yang menganggap dia sopir" Dita menggeleng - gelengkan kepalanya


" Iya ya bun, aku gak ingat sejak kapan Adzriel selalu mengantar dan menjemputku bila aku butuh" Yuki tampak mengingat - ingat sambil menyeruput susu ditangannya


" Itu karena dia suka sama kamu, makannya dia bersikap seperti itu" Dita kembali mengerjakan aktifitasnya setelah mengatakan hal itu"


" Ish, bunda ini mengada - ngada. Tidak mungkin Adzriel menyukaiku" ada sedikit kekecewaan pada hatinya saat mengatakannya


" Bunda bisa lihat itu dan bunda tidak mungkin salah"


" Ya ya ya, bunda memang selalu benar" Yuki memutar bola matanya malas


" Ish, dibilangin juga, ya udah kalau gak percaya sama bunda juga gak papa, ini sarapan dulu" Dita meletakan sepiring nasi goreng yang tadi dia masak dihadapan Yuki


" Ko cuma satu? Bunda gak makan?"


" Bunda nanti aja barengan sama ayah dan abang kamu" Yuki pun menganggukan kepalanya mengerti

__ADS_1


Yuki pun memakan makanannya sendirian karena ayah dan abangnya belum keluar dari kamar mereka masing - masing karena memang ini masih terlalu pagi


Tok


Tok


Tok


Saat Yuki tengah melahap makanannya tiba - tiba terdengar suara pintu yang diketuk dari luar


" Biar bunda buka, paling juga Adzriel" Dita pun beranjak meninggalkan ruang makan menuju pintu depan rumah sedangkan Yuki kembali melahap makanannya


Dan benar saja saat Dita membuka pintu rumahnya tampak Adzriel yang tampak berdiri dengan menggunakan pakaian santainya


" Siapa de? Pagi - pagi gini udah bertamu" Razky yang baru keluar dari kamarnya mendudukan dirinya disebelah Yuki


Yuki mengendikan bahunya acuh dengan mulutnya yang tak berhenti mengunyah makanannya


" Ish, kalau ditanya itu dijawab dek!" Razky mendengus kesal " Kamu mau kemana sih? Tumben pagi- pagi udah rapi, udah sarapan lagi" Razki merasa heran dengan adiknya itu karena tidak seperti biasanya dia seperti itu


" Wah, kayaknya enak tuh, boleh minta gak?" Tiba - tiba Adzriel masuk keruang makan bersama dengan Dita disampingnya


" Bocah tengik, ngapain lo pagi - pagi udah datang kerumah orang aja?" Razki menatap sinis pada Azriel


Ya seperti itulah Razky terhadap Adzriel setiap Adzriel datang kerumah mereka


" Bang , jangan galak - galak sama calon adik ipar" Adzriel langsung mendudukan dirinya disamping Razky ranpa dipersilahkan terlebih dahulu


" Hei bocah tengik, adikku itu tidak mungkin mau menikah denganmu" Razky menunjuk Adzriel dengan telunjuknya " ini sudah pagi, jadi bangunlah jangan terus bermimpi!" Razky berbicara dengan nada mengejek


" Kita lihat saja nanti" Adzriel tersenyum penuh arti menatap Yuki yang sama sekali tidak terganggu dengan keduanya karena dia sudah terbiasa mendengarkan ocehan mereka berdua yang seperti itu. Sedangkan Dita tampak menggelengkan kepalanya melihat kedua pria itu yang selalu berdebat setiap kali mereka bertemu.


Awalnya memang Yuki merasa kaget dan salah tingkah saat Adzriel berkata seperti itu tentang dirinya pada Razky namun semakin kesini Yuki menganggap itu hanya sebagai candaan saja .

__ADS_1


" Kita pergi sekarang?" Yuki yang sudah menghabiskan makanan dan minuman yang ada dihadapannya mengangkat tas ransel yang ada disampingnya


" Lo udah selesai" Adzriel berdiri dan meraih tas ransel yang ada ditangan Yuki " Ayo!" Adzriel pun menyampirkan ransel itu pada pundaknya


" Tunggu! Kalian mau kemana? " Razky mengerutkan keningnya " trus itu apa? Ko bawa tas ransel segala sih?"


" Lo belum cerita Ki?" Adzriel melirik Yuki sedangka yang dilirik tampak menepuk jidatnya sendiri


" Astagfirullah... sory bang lupa" Yuki nyengir kuda " aku semalem udah izin sama ayah dan bunda tapi abang belum pulang, jadi aku lupa bilang sama abang sory!" Yuki mengatupkan kedua tangannya


" Kita mau ke Bandung hari ini dan kemungkinan akan menginap disana" Adzriel langsung menyela sebelum Yuki melanjutkan ucapannya


" What? Bandung? Berdua? Nggak nggak nggak" Razky menarik tangan Yuki


" Ish, abaaang! Bukan berdua, sama Fika dan suaminya juga ko. Kita tuh mau ke kampung halaman Fika sekaligus ziarah ke makam orang tuanya dan lagian aku juga gak mau kalau pergi cuman berdua doang" Yuki mengerucutkan bibirnya


" Oh begitu, kamu pintar juga" Razky mengacak rambut adiknya itu " jangan mau kalau pergi berdua dengan bocah tengik itu"


" Ish, aku juga tidak akan memakan adikmu ini" Adzriel mendengus kesal " Ayo! Fika dan Nanda pasti sudah menunggu" Adzriel menarik tangan Yuki untuk pergi dari sana


" Eh eh tunggu dulu!" Yuki menepis tangan Adzriel " kita belum pamit sama ayah dan bunda" Yuki melangkah menghampiri Dita yang berdiri tak jauh dari sana dan Rafa yang tampak baru keluar dari kamarnya


" Kami pergi dulu ayah, bunda" Yuki mencium tangan kedua orang tuanya satu persatu diikuti Adzriel dibelakangnya melakukan hal yang sama


" Hati - hati, Adzriel titip Yuki yah!" ucap Rafa


" Siap ayah" Adzriel meletakan tangannya seperti orang yang sedang upacara bendera membuat Rafa dan Dita terkekeh melihatnya


" Ingat, jika terjadi sesuatu pada Yuki habis lo bocah tengik" Razky berbicara dengan nada mengancam


" Ya ya, lagian mau gue apain si Yuki?" Adzriel memutar bola matanya malas


" Udah yuk, katanya udah pada nunggu" Yuki menarik tangan Adzriel " kami pergi assalamu'alaikum" Yuki menarik tangan Adzriel untuk segera berangkat karena kalu tidak , sudah dipastikan perdebatan antara Adzriel dan Razky akan berlanjut entah sampai kapan

__ADS_1


Jangan lupa Like, Vote dan Komen. Terima kasih 🙏🙏


__ADS_2