Terjebak Cinta CEO Tampan 2 ( Adzriel Dan Yuki )

Terjebak Cinta CEO Tampan 2 ( Adzriel Dan Yuki )
Bab 118


__ADS_3

" Ish, kau ini memang aku bisa macam - macam seperti apa dalam waktu sepuluh menit. Bahkan saat malam pertama kami saja membutuhkan waktu ber jam - jam" Adzriel berkata cuek.


" Rieel!" Yuki menepuk pundak Adzriel dengan lumayan keras. Yuki kesal pada suami nya yang tidak menyadari sudah memberitahukan hal pribadi mereka pada semua orang sedang kan semua orang tampak menatap Adzriel sambil mengulum senyum mereka.


" Aw, kenapa sayang?" Adzriel mengusap pundak nya yang terasa panas.


" Ish, nyebelin" Yuki memberengut kesal karena suami nya belum menyadari kesalahan nya.


" Ish, kamu tidak perlu bilang - bilang waktu yang kamu dan Yuki butuhkan di malam pertama. Kami juga akan tahu nanti" Razky ikut mendengus kesal.


" Aku juga besok akan merasakan nya, bagaimana sayang mau dua jam, tiga jam atau berapa jam?" Jay menaik turunkan alis nya lucu berbicara dengan nada menggoda nya pada Alice


" Kamu fikir akan menyewa studio musik pake dua jam, tiga jam segala" Alice memalingkan wajah nya dengan wajah yang sudah merona karena malu. Bisa - bisa nya calon suami nya itu ikut - ikutan membicarakan durasi malam pertama. Oh God rasa nya ingin dia pukul kepala Jay dengan sangat keras sekarang juga agar dia sadar dari kelakuan absurd nya.


" Sudah - sudah, sekarang jawab pertanyaan Razky tadi" Nanda berkata serius membuat semua nya diam. " Kalian ini yang hanya melewati malam ber jam - jam saja sudah di umbar, aku saja yang semalaman melakukan nya tidak mengatakan nya" Nanda berkata enteng membuat semua nya menahan tawa mereka.


" Itu sama saja kak, kenapa kamu mengatakan nya?" Fika menepuk jidat nya sendiri merasa gemas dengan kelakuan suami nya itu yang dengan tidak tahu malu nya mengatakan kehidupan pribadi mereka.


" Kalian ini memang sama - sama tidak tahu malu" Razky menggeleng - gelengkan kepala nya mendengar kan perkataan mereka tadi. " Sudah cepat katakan, jawaban pertanyaanku tadi!" ucap Razky tegas.


" Oh, saat itu aku ingin membuka seal belt pada tubuh Yuki tapi Yuki yang sedang tertidur malah menarik leherku sampai pipi ku menempel pada bibir nya. Jadi aku harus menetralisir dulu perasaanku saat itu, seandai nya abang tahu yang aku rasakan saat itu. Jantungku rasa nya mau lepas saat itu juga" Adzriel memegang dada nya sendiri dengan wajah yang dia buat berlebihan.


" Kamu tidak bohong kan Riel, bukan nya kamu yang diam - diam nyium aku?" Wajah Yuki tampak merona karena malu.


" Tidak sayang, aku mengatakan hal yang sebenar nya. Kamu mau melihat vidio yang terekam pada cctv mobil ku saat itu?" Adzriel berkata santai.


" Bahkan ada vidio nya, oh daebak kamu luar biasa Adzriel" Nami tampak bersemangat.

__ADS_1


" Apa kami boleh melihat nya" Alice ikut bersemangat.


" Ish, kalian ini apa - apaan. Itu akan sangat memalukan" Yuki memberengut kesal.


" Aku juga ingin lihat Riel!" Fika ikut - ikutan.


" Tidak, ini akan menjadi vidio paling berharga dalam hidupku. Cukup aku saja yang mengetahui nya" Adzriel menaik turunkau alis nya lucu.


" Ish, dasar pelit" Fika mengerucutkan bibir nya lucu.


" Cepat perlihatkan pada kami, memang nya kami percaya begitu saja pada mu" Razky mengulurkan tangan nya pada Adzriel meminta sesuatu pada nya.


" Abang ini kenapa tidak percaya pada ku? Baiklah akan aku tunjukan!" Adzriel pun mengambil ponsel yang ada pada kantong celana nya dan mulai mengotak atik ponsel nya dan menunujukan pada semua nya setelah dia menemukan apa yang dia cari.


" Kalian lihat lah!" Semua nya tampak serius menatap layar ponsel milik Adzriel itu dan mereka pun membulatkan mata mereka saat melihat apa yang di katakan oleh Adzriel ternyata benar. Razky tampak menggelengkan kepala nya melihat kelakauan adik nya itu yang bisa - bisa nya tidur nyenyak di dalam mobil itu sampai tidak sadar dengan apa yang sedang dia lakukan, bahkan mulut Yuki terbuka saat dia tertidur. Sedangakan Yuki malah sekarang sedang menutup wajah nya sendiri karena malu.


Setelah itu, permainan di lanjutkan sampai semua orang terkena giliran mereka dan menyelesaikan tantangan mereka. Mereka melewati malam itu dengan penuh suka cita di iringi obrolan, candaan dan tawa mereka. Tidak jarang juga mereka saling mencibir satu sama lain dan berdebat, namun mereka malah menikmati kebersamaan mereka itu.


🍓🍓🍓🍓🍓🍓🍓


Keesokan hari nya adalah hari yang di tunggu - tunggu oleh semua orang yaitu hari di mana Jay dan Alice sama - sama akan mengikat cinta mereka dengan ikatan suci pernikahan.


Alice kini sudah bersiap dengan setelan kebaya berwarna putih dengan kain batik berwarna gold melekat dengan cantik pada tubuh Alice yang ramping.


" Apa aku terlihat cantik?" Tanya Alice pada ke tiga wanita yang sedang bersama nya di kamar tempat tadi dia dirias oleh MUA yang mereka sewa.


" Kamu cantik Al" Fika mengacungkan dua jempol nya

__ADS_1


" Ya, kamu sangat cantik!" Yuki menimpali.


" Ish, kalau seperti ini pak Jay pasti tidak akan berkedip saat melihat mu" Nami terkekeh saat mengatakan nya.


" Oh iya Al, ini hadiah dari kami. Kamu buka dan pakai di malam pertama kalian nanti oke" Yuki memberikan sebuah paper bag yang berisi kado dari mereka bertiga.


" Apa ini?" Alice tampak melihat paper bag itu dengan dahi yang mengkerut.


" Rahasia, ini kamu buka nanti sebelum kak Jay selesai dari kamar mandi dan pastikan kamu memakai nya oke" Fika mengerlingkan mata nya membuat Alice semakin bingung saja.


Tak lama mama Alice datang untuk memanggil mereka karena Jay dan pak penghulu sudah siap untuk acara ijab qobul yang akan di mulai senentar lagi, mereka hanya tingal menunggu Alice untuk keluar saja.


Alice pun akhir nya keluar di apit oleh mama nya dan juga Anika di sisi kanan dan kiri nya sedangkan Fika, Yuki dan Nami mengikuti mereka dari belakang.


Semua mata tampak tertuju pada pengantin wanita yang terlihat sangat cantik dan anggun dengan pakaian dan riasan yang dia pakai sekarang.


" Kamu sangat cantik sayang!" Bisik Jay saat Alice mendudukan diri nya di samping nya.


" Terima kasih, kamu juga sangat tampan" Alice terkekeh saat mengatakan nya


Pak penghulu pun memulai acara ijab qobul itu dan tuan Wilantara pun menjabat tangan Jay untuk memulai nya. Jay tampak agak gugup namun akhir nya dia berhasil mengucap janji suci itu dengan lancar.


Sah


Sah


Terdengar menggema di seluruh ruangan dari seluruh orang yang tampak datang memenuhi seluruh ruangan. Setelah itu mereka sama - sama menengadahkan tangan mereka untuk sama - sama berdo'a yang terbaik untuk kehidupan keluarga ke dua mempelai selanjut nya. Semua nya sama - sama berdo'a dengan khusyu dengan sepenuh hati mereka.

__ADS_1


Jangan lupa Like, Vote dan Komen. Jangan lupa juga tambahkan ke favorite kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini.Terima kasih 🙏🙏


__ADS_2