Terjebak Cinta CEO Tampan 2 ( Adzriel Dan Yuki )

Terjebak Cinta CEO Tampan 2 ( Adzriel Dan Yuki )
Bab 82


__ADS_3

Beberapa hari telah berlalu tidak terasa hari pernikahan Yuki tinggal satu minggu lagi. Semua persiapan sudah di persiapkan dengan baik, dari mulai gedung yang akan dilaksanakan di Balendra hotel atas sponsor dari Nanda tentu nya. Sampai gaun yang sudah mereka pesan khusus dari butik tante Fani atas rekomendasi dari Anika dan Fika. WO juga sudah di pesan dari jauh hari nya, mereka memakai WO yang pernah di gunakan saat pernikahan Nanda dan Fika dulu. Zela juga sudah mulai melupakan apa yang sudah menimpa nya beberapa hari yang lalu . Untung saja dia tidak pernah bertemu lagi dengan Arga karena Zela tinggal di rumah Dita dan tidak pernah keluar rumah lagi. Bahkan Yuki dan Razky secara bergantian menjalankan perusahaan Zela yang masih belum terlalu besar itu. Mungkin Razky akan berhenti dari pekerjaan nya sekarang dan lebih fokus menjalankan bisnis dari mama adik nya itu. Karena tidak mungkin Yuki yang melanjutkan nya karena selain harus mengurusi toko kue nya, setelah menikah pasti Yuki akan ikut dengan suami nya.


Apa lagi umur Zela yang tidak muda lagi dan rasa trauma yang masih ada dalam diri nya tidak memungkinkan Zela untuk kembali mengurus perushaan nya. Zela yakin dengan ilmu bisnis dan management yang di dapatkan oleh Razky saat kuliah dulu akan mampu membuat perusahaan nya yang masih kecil itu menjadi lebih besar lagi.


Malam ini seperti biasa nya Yuki menutup toko nya pada pukul 20.00


" Ka, kok ka Adzriel belum datang ya. Biasa nya kan udah nongkrong di dalam dari jam 7" Via merasa aneh karena biasa nya Adzriel akan menjemput Yuki sebelum waktu nya menutup toko.


" Mungkin lagi banyak kerjaan" Yuki mengangkat bahu nya acuh.


" Kami duluan gak papa kan ka" Sila pamit duluan pada Yuki karena dia sudah ditunggu oleh teman nya yang menjemput nya.


" Gak papa kalian duluan gih, aku akan tunggu di sini. Palingan bentar lagi Adzriel juga datang" Yuki tersenyum tulus.


" Beneran nih?" Via dan Sila merasa tidak enak.


" Iya, gak papa. Kalian duluan aja, cepet kalian udah di tunggu lo" Yuki mendorong ke dua karyawan nya agar pulang lebih dulu saja.


Lima menit telah berlalu sejak Via dan Sila meninggalkan Yuki menunggu sendirian di depan toko.


" Tumben ya Adzriel telat, semoga tidak terjadi apa - apa pada nya" Yuki bergumam sendiri seraya melihat jam tangan yang melingkar di pergelangan tangan nya.

__ADS_1


Yuki berdiri di pinggir jalan dengan perasaan gelisah menunggu calon suami nya , sampai - sampai dia tidak menyadari kalau seseorang tengah berdiri di belakang nya dan .


" Hmmmpth" Seseorang membekap mulut Yuki sampai Yuki tak sadarkan diri. Yuki sempat memberontak, namun pengaruh dari obat bius yang di gunakan orang itu membuat Yuki tidak berdaya. Perlahan gerakan nya semakin melemah, mata Yuki juga perlahan menutup dan kesadaran Yuki pun perlahan menghilang.


Yuki di gendong orang itu seperti memanggul karung beras dan memasukan nya ke dalam sebuah mobil hitam dan pergi dari sana.


Beberapa menit telah berlalu, mobil Adzriel tampak berhenti di depan toko Yuki dan dengan terburu - buru Adzriel turun dari dalam mobil nya untuk menemui calon istri nya yang sudah pasti menunggu nya sedari tadi. Tadi saat Adzriel akan pulang dari kantor nya, entah kenapa tiba - tiba ban mobil Adzriel kempes dan mau tidak mau dia harus mengganti nya dulu. Selain itu tadi di kantor juga banyak pekerjaan yang mengharuskan Adzriel pulang terlambat. Jadi Adzriel terlambat menjemput calon istri nya itu.


" Yuki" Adzriel memanggil nama Yuki karena tidak menemukan calon istri nya itu di depan toko. Adzriel juga mencoba mencari di dalam toko tapi toko tampak sudah di gembok dari luar dan keadaan di dalam toko juga sudah gelap gulita, jadi tidak mungkin Yuki ada di dalam.


" Apa Yuki sudah pulang duluan ya?" Gumam Adzriel seraya mengeluarkan ponsel yang ada dalam kantong celana nya untuk menghubungi calon istri nya itu memastikan kalau calon istri nya sudah sampai di rumah nya.


Tuuut


Tuuut


" Sayang kamu di mana sih?" Adzriel lalu menghubungi nomor telfon rumah calon mertua nya tapi kata mereka Yuki belum pulang.


Adzriel menjadi semakin gelisah saat mendengarkan jawaban dari calon mama mertua nya itu


πŸ“πŸ“πŸ“πŸ“πŸ“πŸ“πŸ“πŸ“

__ADS_1


Sementara itu pada sore hari nya di sebuah perusahaan yang lumayan besar yaitu Wilantara Corp, tampak Alice keluar dari ruangan nya dan menuju ke parkiran dimana dia memarkirkan mobil nya di sana. Dia berencana akan datang ke apartemen Jay untuk memasakan makanan untuk kekasih nya itu hari ini. Jay akan pulang terlambat karena kesibukan nya dalam mengerjakan pekerjaan nya selama satu minggu ini setelah dia sembuh dari sakit nya. Jay harus bekerja keras dua kali lipat karena pekerjaan yang dia tinggalkan selama dia sakit tidak dapat di handle oleh Nanda seorang diri , apa lagi setelah kehamilan Fika di ketahui Nanda semakin jarang saja datang ke perusahaan untuk menemani istri nya itu dan memenuhi ngidam nya yang terkadang aneh.


Alice berjalan dengan anggun nya seraya bersenandung ria, tak lupa dia juga tampak menyapa setiap karyawan yang ia lewati dengan senyum yang mengembang di bibir nya.


" Aku sudah tidak sabar ingin memasakan sesuatu yang special untuk kamu" batin Alice seraya melangkahkan kaki nya menuju ke tempat parkir perusahaan nya.


Setelah sampai, tak menunggu lama Alice langsung masuk ke dalam mobil nya dan mulai melajukan mobil mewah nya itu dengan kecepatan sedang menuju ke super market terdekat. Dia akan membeli terlebih dahulu bahan - bahan untuk masakan nya di sana, karena sudah di pastikan kalau Jay tidak punya bahan makanan yang di butuhkan oleh Alice di apartemen nya.


Namun Alice tidak menyadari kalau ada sebuah mobil yang mengikuti nya sedari dia keluar dari perusahaan nya. Mobil yang ada di belakang Alice dengan tiba - tiba menambah kecepatan laju nya menyalip mobil Alice yang berada di belakang nya dan tanpa aba - aba mobil itu menghadang mobil Alice dari depan membuat Alice terkejut sambil membanting stir nya seraya menginjak rem mobil nya dengan kencang.


Cekiiit


Suara ban mobil yang bergesekan dengan aspal dan juga rem terdengar kencang saat Alice memmberhentikan mobil nya.


" Astagfirullah, hampir saja" Alice mengelus dada nya sendiri dengan tubuh yang masih gemetar karena kaget. " Siapa sih mereka?" Alice mendengus kesal.


" Alice pun turun dari mobil nya untuk melihat siapa yang ada di dalam mobil yang tiba - tiba menghadang nya. Dan betapa terkejut nya dia saat melihat dua orang pria bertubuh tegap dengan pakaian serba hitam mereka turun dan menghampiri Alice.


Glek


Alice menelan saliva nya susah " Siapa mereka? Jangan - jangan "batin Alice seraya memundurkan tubuh nya ke belakang . Alice membuka kembali pintu mobil nya untuk segera masuk kembali untuk menyelamat kan diri, namun semua nya terlambat karena baru saja Alice akan masuk tubuh nya ditarik oleh salah satu dari mereka dan mulΓΉt serta hidung nya di bekap oleh sapu tangan dari arah belakang membuat Alice kehilangan kesadaran nya secara perlahan. Tak menunggu lama mereka pun mengambil tubuh Alice dan memindahkan nya pada mobil yang mereka bawa tadi.

__ADS_1


Jangan lupa Like, Vote dan Komen. Jangan lupa juga tambahkan ke favorite kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini.Terima kasih πŸ™πŸ™


__ADS_2