Terjebak Cinta CEO Tampan 2 ( Adzriel Dan Yuki )

Terjebak Cinta CEO Tampan 2 ( Adzriel Dan Yuki )
Bab 29


__ADS_3

Pesta masih berjalan didalam sana sementara seorang gadis tampak duduk sendirian dibangku taman samping hotel sambil terisak, terlihat dari tubuh nya yang bergetar naik turun seiring dengan isak tangis yang keluar dari bibir nya


Lama gadis itu sendiri disana " oh Tuhan seharusnya aku tidak menangisi suami orang" menghapus air mata nya yang entah kenapa tidak mau berhenti mengalir bagaimanapun keras nya dia berusaha untuk menghapus nya


Alice terisak meratapi nasib cinta nya, bukan karena Nanda yang menikah dengan Fika yang menjadi alasan air mata nya itu tak berhenti mengalir melainkan nasib cinta nya yang selalu tak pernah berjalan dengan mulus setiap dia menjatuhkan hati nya pada seseorang selalu saja berakhir dengan penolakan. Entah apa yang salah pada diri nya, ya kalau menurut autor ya Alice itu hanya salah menempatkan hati nya dan tidak memperhatikan sekitar nya. Dia terlalu sibuk mengejar apa yang menjadi obsesi nya dan melupakan orang - orang disekitar nya yang menyayangi dan mencintai nya dengan tulus


" Itu kau tahu, jadi berhentilah menangis!" Tiba - tiba sebuah suara bariton terdengar dari arah samping nya. Ya seseorang duduk di samping nya tanpa permisi


Alice tampak menolehkan kepala nya melihat siapa yang ada disamping nya


" Ngapain lo disini?" tanya Alice ketus


" cih, pada Nanda kau sangat manis tapi denganku? Kau selalu bersikap ketus" Pria itu tersenyum kecut seraya tangan nya terulur memberikan sapu tangan yang ada ditangan nya


" Apa ini" Alice mengerutkan dahi nya menunjuk apa yang pria itu berikan


" Mengapa kau jadi mendadak bodoh hem, apa kamu tidak tahu? Ini nama nya sapu tangan" mengangkat sapu tangan itu tepat didepan wajah Alice


" Ish , bukan itu maksudku" Alice mengerucutkan bibir nya " maksudku kenapa kamu memberikan ini padaku"

__ADS_1


" Tentu saja untuk menghapus ini" menunjuk sisa air mata pada wajah Alice


" cih" meraih sapu tangan itu dan menggunakan nya untuk menghapus air mata nya " sudah, sekarang kau tunggu apa lagi?" menatap intens pria dihadapan nya sedangkan pria itu tampak mengerutkan kening nya


" Maksudku kenapa kau tidak kembali kedalam dan menikmati pesta nya, apa kamu tidak akan dicari oleh pasangan pengantin bukankah sekarang kamu sebagai bridesmaid nya" mengangkat alis nya sebelah seraya menunjuk baju yang dikenakan pria itu


" Tidak akan, tadi aku sudah pamit pada kakak ipar" Ya yang duduk disamping Alice saat ini adalah Jay


" Kamu juga sangat akrab dengan istri Nanda? Tapi tidak heran melihat siifat nya yang terlihat baik dan welcome pada siapa saja"


" Kamu benar, kakak ipar sangat baik dan mudah bergaul dengan siapa saja."


" Aku jadi penasaran, bagaimana Nanda dan istri nya itu bertemu dan menikah. Padahal beberapa bulan yang lalu aku bertemu dengan nya disebuah pesta, dia masih terlihat sendiri" Alice mengingat pertemuan nya saat dipesta keluarga Saputra


" Kamu pasti akan kaget saat kamu mengetahui nya, apa kamu mau dengar ceritaku?" Jay tampak terkekeh saat mengatakan nya


" Hem seperti nya menarik" Alice menatap Jay dengan antusias dan saking antusias nya Alice tak sadar bahwa wajah nya kini sangat dekat dengan wajah Jay yang membuat jantung Jay berdetak sangat kencang melihat wajah Alice yang begitu dekat dengan diri nya


" Baiklah - baiklah , tapi kau bisa sedikit menjauh dariku" Jay mendorong bahu Alice agar sedikit menjauh dari nya

__ADS_1


" Ish, lo kenapa sih?" Alice mendengus kesal tapi melakukan juga apa yang dikatakan Jay pada nya " sekarang cepat ceritakan!"


Jay pun menceritakan bagaimana Fika dan Nanda terpisah 7 tahun yang lalu sampai kejadian mengerikan yang menimpa Fika sehingga Nanda tidak bisa menemukan Fika, sampai pertemuan mereka yang tak terduga saat Fika melamar pekerjaan di Balendra Corp dan menjadi asisten pribadi Nanda . Jay bahkan menceritakan bagaimana mereka bisa digrebeg masa karena kesalah fahaman yang berakhir pada pernikahan yang tidak mereka inginkan


Alice tampak manggut - manggut saat mendengarkan cerita dari Jay " ternyata mereka telah melalui banyak masa sulit"


" Ya, dan kamu tahu kita bisa mengambil pelajaran dari kisah mereka bahwa kita sebagai manusia hanya bisa berdo'a dan berusaha. Jodoh , rezeki dan maut semua sudah ditakdirkan oleh yang maha kuasa. Bila kita berjodoh bagaimanapun kita terpisah jarak dan waktu, bila hati kita meyakini dan memang sudah digariskan oleh Tuhan maka jodoh akan menemukan kembali jalan nya" Jay tampak memandang langit luas yang dipenuhi bintang - bintang


" Ya , seperti nya kamu benar!" Alice melakukan hal yang sama dengan Jay " aku harap , aku juga bisa menemukan jodohku" Alice tersenyum melihat langit malam yang terlihat begitu indah malam ini


" Ya, akhir nya kau bisa mengerti" Jay bangkit dari duduk nya "apa kamu mau masih disini atau ikut aku kedalam" menolehkan wajah nya sedikit


" Aku disini dulu" Alice tersenyum manis


" Baiklah, bila kau membutuhkan teman atau sosok sebagai pengisi hatimu, hubungi aku" Nanda terkekeh seraya berjalan menjauh dari kursi taman yang diduduki oleh Alice


" What? Apa tadi dia bilang?" Alice bergumam sendiri


" Woi, tadi apa yang kamu katakan?" Alice berteriak memanggil Jay namun Jay sama sekali tak menghiraukan nya dan yerus melangkahkan kaki nya memasuki hotel untuk kembali pada pesta Nanda dan Fika

__ADS_1


Jangan lupa Like, Vote dan Komen. Terima kasih 🙏🙏


__ADS_2