Terjebak Cinta CEO Tampan 2 ( Adzriel Dan Yuki )

Terjebak Cinta CEO Tampan 2 ( Adzriel Dan Yuki )
Bab 53


__ADS_3

Setelah hari itu Adzriel dan Afkha sama - sama di sibukan dengan pekerjaan mereka menyerang perusahaan Atmaja Corp untuk melumpuhkan perusahaan itu. Adzriel bahkan sudah dua minggu ini tidak menemui Yuki di toko kue milik mereka dan bahkan dia tak jarang juga pulang larut malam karena pekerjaan nya. Yuki sesekali mendatangi kantor Adzriel untuk membawakan makan siang untuk Adzriel dan juga Afkha seperti saat ini. Yuki tampak berjalan di koridor perusahaan Adzriel dengan membawa tempat makan ditangan nya.


" Afkha, apa Adzriel ada di dalam?" Yuki bertanya pada Afkha yang sedang fokus bekerja di meja kerja nya yang ada di depan ruangan Adzriel.


" Ada ka, di dalam juga ada tuan Nanda dan ka Fika" jawab Afkha


" Oh ya? Tuan Nanda dan Fika ada di dalam?" Yuki tampak terkejut. " Baiklah aku masuk dulu!" Setelah mengatakan itu Yuki pun pergi meninggalkan Afkha dengan pekerjaan nya yang terlihat masih menumpuk dan masuk ke dalam ruangan Adzriel.


Ceklek


Pintu terbuka dari luar menampilkan Yuki yang masuk dengan membawa tempat makan di tangan nya seraya tersenyum manis pada ke tiga orang yang sedang melihat nya dengan tatapan berbeda - beda.


Adzriel yang menatap dengan cinta di mata nya, Fika yang menatap dengan kerinduan yang terpancar di mata nya sedangkan Nanda menatap Yuki dengan tatapan acuh seolah tidak peduli dengan kehadiran Yuki di sana.


" Sayang, kamu datang lagi? Apa kamu tidak lelah hem?" Adzriel berkata lembut seraya berdiri dari duduk nya dan berjalan menghampiri calon istri nya itu dan memeluk nya sebentar. Sungguh beberapa hari ini adalah hari yang sangat melelahkan untuk Adzriel dan dengan pelukan yang dia dapat dari Yuki adalah obat penenang yang bisa sedikit mengurangi rasa lelah yang dia rasa selama beberapa hari ini.


" Rasa lelahku pasti tidak sebanding dengan rasa lelah mu, iya kan?" Yuki memegang pipi Adzriel saat mereka mengurai pelukan mereka.


" Tidak , aku tidak apa - apa. Jangan menghawatirkan ku. Aku justru menghawatirkan kesehatan mu" Adzriel memegang tangan Yuki yang memegang pipi nya dan mencium nya dengan mesra.


" Ekhem" Suara deheman seseorang menyadarkan mereka dari dunia mereka sendiri.


" Apa kami tidak penting bagi kalian huh? Sehingga kami tidak terlihat oleh kalian" Fika mendengus kesal melihat kelakuan ke dua sahabat nya itu yang tidak menghiraukan keberadaan nya dan suami nya di sana.


" Seperti nya dunia ini milik mereka berdua dan kita hanya ngontrak di sini" celetuk Nanda dengan nada mengejek


" Maaf aku lupa kalau di sini ada kalian" Yuki tampak tersenyum kaku

__ADS_1


" Aih, apa kalian tidak bisa membiarkan kami sebentar saja? Seperti kalian tidak pernah merasakan nya saja" Adzriel mendengus kesal seraya tangan nya menggennggam tangan Yuki dan berjalan ke arah sofa tempat dimana tadi Adzriel , Fika dan Nanda duduk.


" Jadi, ada apa ini? Tumben kalian datang ke perusahaan Adzriel?" Yuki menautkan kedua alis nya menatap Fika dan Nanda secara bergantian


" Aku hanya ingin tahu perkembangan akuisisi Atmaja Corp, ini sudah dua minggu berlalu" Nanda berkata serius.


" Sudah 80 persen, kita akan berhasil melakukan nya dalam waktu beberapa hari lagi" jawab Adzriel.


" Ish, lambat sekali" cibir Nanda.


" Hey, bagaimana pun perusahaan ku tidak sebesar perusahaan mu, jadi wajar saja kalau kinerja perusahaanku tidak secepat kinerja perusahaan mu" balas Adzriel tak mau kalah.


" Lalu, bagaimana apa mereka sudah mulai bereaksi?" tanya Fika dengan wajah yang cemas.


" Seperti nya belum, karena sejauh ini perusahaan dan keluarga ku baik - baik saja" Jawab Adzriel.


" Ya, aku tahu sayang. Kamu jangan khawatir" Adzriel berkata lembut.


" Oh ya, kamu tadi bawa apa Ki?" Fika tampak antusias melihat kotak makanan yang dibawa Yuki tadi.


" Oh ini? Makanan untuk makan siang Adzriel, kamu mau? Tapi aku hanya membawa untuk dua orang saja, aku tidak tahu kalian akan datang kesini" Yuki menjawab dengan perasaan tidak enak. Ya Yuki hanya membawa makanan untuk Adzriel dan Afkha saja karena dia sudah makan sebelum datang ke perusahaan Adzriel.


" Yah, padahal aku ingin sekali memakan masakan mu. Rasa nya sudah lama sekali aku tidak memakan nya" Fika berkata dengan wajah kecewa membuat Yuki dan Adzriel tidak tega.


" Baiklah, ini buat mu saja. Aku dan Afkha biar memesan makanan online saja, apa kamu juga mau?" Adzriel bertanya pada Nanda.


" Boleh, aku mau ayam bakar sambal matah kalau ada?" jawab Nanda.

__ADS_1


" Apa benar tidak apa - apa?" wajah Fika terlihat berbinar.


" Ya, lagi pula besok Yuki akan membuatkan makanan lagi untuk ku iya kan sayang?" Adzriel bertanya pada Yuki yang dibalas anggukan kepala dengan senyuman manis oleh Yuki.


" Ini makan lah, besok aku akan memasak lagi untuk Adzriel" Yuki menyodorkan kotak makanan yang dia bawa pada Fika.


Tak menunggu lama Fika pun langsung membuka kotak makanan itu " wah seperti nya ini sangat enak, apa aku boleh makan duluan?" Fika bertanya dengan wajah memohon.


" Ya, kamu boleh makan duluan sayang. Lagi pula makanan kami juga sebentar lagi datang" Nanda berkata lembut.


Fika pun langsung memakan makanan nya dengan sangat lahap membuat semua yang melihat nya menatap Fika dengan tatapan heran. Ya Fika memang paling suka makan dan makan nya selalu lahap tapi kini agak berbeda dengan biasa nya. Fika terlihat lebih lahap lagi dari biasa nya membuat Yuki merasa heran.


" Fika, apa kamu sedang hamil?" Celetuk Yuki seraya menatap heran pada sahabat nya yang sedang makan masakan nya seperti orang yang kesetanan membuat Fika tersedak oleh makanan nya sendiri.


" Uhuk uhuk uhuk" Fika terbatuk dan Yuki dengan sigap memberikan botol air mineral yang tadi dia bawa. Fika pun langsung menyambar nya dan meminum nya.


" Hati - hati sayang! Makan nya jangan terlalu cepat, tidak akan ada yang meminta nya dari mu" Nanda menepuk - nepuk pelan punggung Fika.


" Ish, aku tersedak karena perkataan Yuki yang tidak masuk akal" Fika menatap kesal pada Yuki.


" Maaf" Yuki nyengir kuda. " Habis kamu makan kayak orang kesetanan, dan setahu ku orang yang makan seperti itu wanita yang sedang hamil" Yuki menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal.


" Ish, aku ini lapar dan aku sangat merindukan masakan mu yang enak ini. Jadi aku makan sangat lahap" Fika mendengus kesal dan mulai memakan makanan nya lagi dengan lahap membuat semua nya menggeleng - gelengkan kepala mereka melihat kelakuan Fika.


Tak lama setelah itu, makanan yang di pesan Adzriel untuk semua nya sudah sampai di bawakan oleh Afkha dan mereka pun memakan makanan mereka. Siang itu ruangan Adzriel sangat riuh dengan percakapan dan candaan dari lima orang yang ada di sana.


Jangan lupa like, vote dan komen. Jangan lupa juga tambahkan ke favorite kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini. Terima kasih 🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2