Terjebak Cinta CEO Tampan 2 ( Adzriel Dan Yuki )

Terjebak Cinta CEO Tampan 2 ( Adzriel Dan Yuki )
Bab 14


__ADS_3

Gadis berkaca mata yang ada dalam rangkulan tangan Razky terlihat mengedip - ngedipkan matanya beberapa kali mencoba untuk mencerna kejadian yang sedang dia hadapi melihat kearah pria tampan yang kini wajahnya hanya beberapa senti saja dari wajahnya


Jantungnya berdetak sangat kecang dari biasanya dan wajahnya tampak memerah seperti tomat. " ommo, apa aku sedang bermimpi?" batin gadis berkaca mata itu


" Sayang, apa mereka teman - temanmu?" Razki bertanya pada gadis yang kini ada didalam dekapan tangannya yang malah memandangnya dengan wajah yang menggemaskan menurutnya


" Siapa dia?" pria dihadapan Razky tampak sinis melihat kearah Razky


" Aku pacarnya, kenapa?"


" Benarkah itu Nami?" Pria itu tampak menatap Nami dengan tatapan menyelidik


Ya gadis berkaca mata yang selalu singgah di kafe tempat bekerja Razky setiap sore adalah Nami. Itu menjadi hoby barunya sebulan terakhir ini karena dia tidak memiliki banyak teman jadi dia lebih banyak menghabiskan waktunya untuk membaca novel sambil minum kopi di kafe dekat apartemennya itu


" Jadi namanya Nami? Nama yang bagus" batin Razky dengan senyum dibibirnya


" Ya, memangnya kenapa ha?" Nami yang sedari tadi hanya diam akhirnya berbicara juga


" Sejak kapan? Kenapa aku tidak tahu?" Pria yang diketahui Nami bernama Niko itu tampak mengeraskan rahangnya menahan kesal

__ADS_1


Niko adalah mantan pacar Nami, sebenarnya Nami dan Niko adalah tetangga saat mereka masih SMA dulu, Niko jatuh cinta pada Nami karena walaupun Nami memakai kaca mata dan terlihat cupu tapi dibalik itu Nami adalah gadis yang cantik dan juga baik sehingga dia meminta Nami untuk menjadi kekasihnya namun Niko terlalu gengsi mengakui kalau Nami adalah kekasihnya sehingga dia selalu mengatakan kalau Nami mengejar - ngejar dia pada teman - teman disekolahnya sedangkan wanita yang bersama Niko adalah Friska sahabat Nami dulu namun entah kenapa Friska sepertinya sangat membenci Nami hingga dia merebut semua perhatian dari orang - orang yang Nami sayangi termasuk Niko bahkan Nami sempat bertengkar hebat dengan kedua orang tuanya karena Frisca membuat kesalah fahaman antara Nami dan keluarganya


Nami pun memutuskan untuk tinggal di apartemennya sendiri setelah dia mendapatkan pekerjaan dan gaji yang cukup untuk menyicil apartemen yang kini dia tempati


" Ha ha ha.. Memangnya aku harus melaporkan segalanya padamu" Nami tertawa sumbang "atau jangan - jangan selama ini kamu selalu mengawasiku? sepertinya kamu tidak bisa move on dariku" Nami menatap Niko dengan seringai diwajahnya


" Cih , untuk apa aku mengawasi orang sepertimu, gadis yang bahkan rela menyerahkan tubuhnya pada sembarang pria"


Plak


Satu tamparan keras mendarat tepat dipipi Niko " jaga ucapanmu? Kamu bahkan percaya dengan omong kosong yang dia sebarkan pada keluargaku" Nami menunjuk wajah Friska dengan tatapan nyalangnya sedangkan Razky merasa bingung dengan apa yang mereka katakan


" Apa maksud lo ha? Bukankah itu benar? Aku pernah melihat kamu yang tak sadarkan diri dibawa oleh seorang pria masuk menuju kamar hotel" Friska berkilah


Ya demi menghancurkan hubungan Nami dengan Niko dan keluarganya Friska pernah menjebak Nami dengan menaruh sesuatu pada minuman yang Friska berikan pada Nami tak hanya itu Friska bahkan menjual Nami yang tak sadarkan diri pada teman prianya yang sering tidur dengan banyak wanita.


Untung saja saat itu ada pria yang melihat ada kejanggalan pada mereka kemudian menolong Nami dan membawanya kerumah sakit. Untung saja obat yang diberikan pada Nami tidak begitu berbahaya sehingga Nami sadar keesokan harinya dirumah sakit ,namun saat Nami ingin berterima kasih pada pria yang telah menolongnya , pria itu telah meninggalkan rumah sakit itu sesaat setelah mengantarkannya jadi Nami tidak tahu bagaimana rupa orang yang telah menolongnya itu


" Apa maksudnya?" Niko menatap tajam pada Friska

__ADS_1


" Tidak, aku tidak melakukannya. Dia berbohong" Friska tampak gugup


" Sekarang kau harus menjelaskannya padaku! Ikut aku!" Niko menarik tangan Friska keluar dari kafe itu tanpa mengatakan apa pun lagi pada Nami sedangkan Nami menatap kepergian keduanya dengan senyum miris pada bibirnya


" Satu tahun yang lalu, dihotel" Razki tampak menautkan kedua alisnya menatap gadis yang ada disampingnya yang masih dalam rangkulannya


" Ekhem" Nami berdehem untuk menyadarkan pria yang masih setia melingkarkan tangannya pada pundaknya


Razky tampak mengerutkan keningnya menatap Nami


" Apa anda tidak akan melepaskannya?" Nami menunjuk tangan Razky yang melingkar dipundaknya " mereka sudah pergi, terima kasih!" Razky yang baru sadar bahwa tangannya masih merangkul Nami pun buru - buru menurunkan tangannya


" Maaf" Razky menggaruk tengkuknya yang tak gatal


" Tidak perlu meminta maaf, justru aku harus berterima kasih pada anda" Nami tersenyum manis


" Razky" Alih - alih menjawab ucapan terima kasih dari Nami Razky malah mengulurkan tangannya dan memperkenalkan dirinya


" Nami" Nami pun membalas uluran tangan dari Razky dan mereka pun mengobrol untuk beberapa lama sampai akhirnya Nami pamit untuk pulang karena hari sudah semakin larut

__ADS_1


Bagaimana? Aku selipkan kisah Razky - Nami juga di novel ini supaya para readers semua tidak bosan karena kisah Yuki yang sekarang masih yang dalam novel Terjebak Cinta CEO Tampan season 1. Jangan lupa tambahkan ke favorit untuk menerima notifikasi saat autor up bab terbaru


Jangan Lupa Like, Vote dan Komen. Terimakasih 🙏🙏


__ADS_2