Terjebak Cinta CEO Tampan 2 ( Adzriel Dan Yuki )

Terjebak Cinta CEO Tampan 2 ( Adzriel Dan Yuki )
Bab 43


__ADS_3

Perlahan tapi pasti Fika melangkah mendekati Nanda sampai akhir nya kini Fika sudah berada di samping Nanda.


" Tunggu, apa yang harus aku lakukan sekarang?" Gumam Fika pelan dengan wajah yang tampak bingung.


" Sekarang bagai mana?" ucap Nanda seraya mengulum senyum nya merasa lucu melihat wajah bingung istri nya itu


" Itu itu" Fika tampak bingung namun tubuh nya bergerak naik ke atas tubuh suami nya dengan tangan nya yang ia kalungkan pada leher Nanda.


Fika tampak menggigit bibir bawah nya menahan rasa gugup dalam diri nya. Tak menunggu lama Fika pun menautkan bibir mereka berdua dengan penuh na fsu dan gai rah. Nanda pun tak tinggal diam dia langsung membalas ci uman dari istri nya itu dengan tak kalah na fsu.


Tangan Fika tampak meremas rambut bagian belakang Nanda sedangkan tangan Nanda sudah masuk menelusup kedalam lingeri berwarna merah yang dikenakan oleh Fika.


Kedua tangan Nanda kini sudah bertengger di dua buah aset milik Fika dan mulai meremas dan memainkan benda kecil berwarna ping itu dengan jari - jari nya.


" Aaakh" suara de sahan lolos begitu saja dari bibir mungil Fika membuat Nanda semakin bersemangat melakukan nya.


Perlahan bibir Fika turun pada leher Nanda dan membuat jejak kepemilikan di sana. Walaupun dengan susah payah dan melakukan nya berkali - kali akhir nya Fika berhasil juga membuat tanda itu.


" Kamu sangat lincah sayang" ucap Nanda di sela de sahan yang keluar dari bibir nya menikmati sensasi yang baru pertama kali dia rasakan dari istri nya itu.


Wajah Fika begitu merona karena merasa sangat malu saat mendengar pujian dari suami nya itu.


Tanpa berkata apa pun Fika langsung membuka boxer yang dikenakan oleh suami nya dan terpang - panglah anaconda milik Nanda yang sudah menegang sedari tadi.


Perlahan Fika memegang anacoonda itu dan mulai memainkan nya dengan jari - jari lentik nya membuat Nanda mende sah nik mat berkali - kali.


Tak lama Fika pun bangkit dan melucuti pakaian nya sendiri dan mulai memasukan milik nya pada milik suami nya.


Awal nya begitu sulit namun setelah Fika menhen takan pelan beberapa kali, akhir nya anaconda milik Nanda bersarang dengan sempurna pada goa milik Fika.


" Aaahk" satu de sahan lolos lagi dari bibir Fika dan Nanda secara bersamaan karena rasa nik mat yang sama - sama mereka rasakan saat ini.


" Lebih cepat sayang" ucap Nanda disela aktifitas mereka seraya tangan nya meremas kuat bo kong istri nya itu membuat Fika menambah ritme pompaan nya.


Suara de sahan dan era ngan menggema diseluruh kamar apartemen itu entah sampai jam berapa dan entah sampai ronde ke berapa. Tapi yang pasti kedua nya melakukan nya sampai mereka berdua merasa kelelahan dan tumbang bersamaan masuk menuju alam mimpi mereka.


🍓🍓🍓🍓🍓🍓🍓


Keesokan hari nya seperti janji nya semalam dengan Adzriel. Nanda mengajak Fika ke perusahaan untuk membicarakan beberapa hal.

__ADS_1


" Sebenar nya apa yang akan ditanyakan Adzriel padaku" Fika mengerutkan kening nya menatap wajah suami nya yang sedang sibuk dengan laptop di depan nya. Ya saat ini mereka ada di ruangan Nanda sedang menunggu kedatangan Adzriel ke sana.


" Aku tidak tahu sayang, nanti kamu tanyakan langsung saja pada nya" ucap Nanda tanpa mengalihkan pandangan nya.


" Ish, tentu saja aku akan melakukan nya" Fika mengerucutkan bibir nya karena kesal dengan suami nya yang serius dengan pekerjaan nya dan tidak menghiraukan nya.


Tok


Tok


Tok


Tak lama terdengar pintu yang diketuk dari luar


" Masuk" itu suara Fika yang menjawab sedangkan Nanda tetap fokus dengan pekerjaan nya.


Ceklek


Pintu terbuka dari luar menampilkan Erika dengan Adzriel di belakang nya.


" Maaf bos, pa Adzriel sudah datang" Ucap Erika seraya mempersilahkan Adzriel untuk masuk ke dalam ruangan Nanda.


" Sama - sama Fika" Erika pun membalas senyum Fika sebelum keluar dari ruangan Nanda.


" Kamu lama banget sih" Fika menarik tangan Adzriel dan menyeret nya untuk duduk di atas sofa yang ada disana tanpa memberi kesempatan untuk Adzriel menjawab nya. Namun belum juga sampai mereka di sofa sebuah tangan tampak mencengkram tangan Fika yang sedang memegang tangan Adzriel dan menarik nya agar terlepas.


" Jangan menyentuh istriku" Nanda menatap tajam pada Adzriel


" Apa kau buta ha? Kamu tidak lihat dia yang menariku dan bukan aku yang menyentuh istri mu" Adzriel mendengus kesal.


" Aku tidak mau tahu, pokok nya tidak ada pria yang boleh menyentuh istriku" Nanda tampak mengusap - usap tangan Fika yang tadi memegang tangan Adzriel.


" Lebih baik kakak simpan aku di lemari kaca agar tidak ada yang menyentuhku atau kakak bungkus saja aku dengan plastik transparan agar aku tidak terkontaminasi sekalian" Fika mendengus kesal dengan kelakuan suami nya yang terkadang berlebihan.


" Itu ide yang bagus" Adzriel berucap dengan kekehan yang terdengar dari bibir nya.


" Tapi kamu kan bukan barang antik sayang" Nanda menampilkan wajah memelas nya.


" Itu dia maksudku kak, aku bukan barang antik jadi berhenti terlalu posesive padaku" Fika mengerucutkan bibir nya.

__ADS_1


" Sudah - sudah, sekarang panggil Jay kemari" Adzriel menghentikan obrolan yang tidak berguna menurut nya.


" Kau berani menyuruhku huh!" Nanda kembali melayangkan tatapan tajam nya.


" Tidak , dia menyuruhku" Fika langsung berjalan kearah meja kerja Nanda dan langsung memanggil Jay untuk datang kesana. Dia tidak ingin ada perdebatan lagi di antara kedua pria itu.


" Jadi apa yang akan kita bahas sekarang?" Nanda tampak melipat kedua tangan nya di dada nya seraya bersandar pada sandaran sofa. Saat ini mereka berempat bersama Jay sedang duduk disofa ruang kerja Nanda untuk membahas sesuatu.


" Kalian lihat ini!" Adzriel tampak mengeluarkan selembar foto dari dalam kantong jas nya.


" Apa ini?" Nanda mengerutkan kening nya saat melihat apa yang diberikan tadi oleh Adzriel.


" Seperti yang kamu lihat" Adzriel berkata enteng seraya menumpangkan kaki kanan nya pada kaki kiri nya.


" Coba aku lihat!" Fika pun mengambil apa yang ada ditangan Nanda karena merasa penasaran.


" Ini?" Fika mengangkat sebelah alis nya


" Aku juga ingin lihat" Jay pun mengambil foto itu dari tangan Fika.


" Itu yang aku ingin tanyakan pada mu Fika, apa kamu mengenal orang yang sedang bersama om Bisma di foto itu?" Adzriel menatap Fika dengan tatapan menyelidik, begitupun Jay dan Nanda.


" Kalau melihat dari foto itu aku tidak tahu, apa kamu tahu nama orang ini?" Fika balik bertanya pada Adzriel


" Menurut penyelidikan Afkha, nama nya Arga Putra Atmaja. CEO dari Atmaja Group"


" Apa maksudmu Atmaja Group yang itu?" Nanda tampak bertanya dengan wajah yang terkejut


" Ya, Atmaja Group yang mengajukan kerja sama pada kita satu minggu yang lalu. Proposal kerja sama yang diajukan oleh Niko" Adzriel tampak berbicara serius.


" Sudah ku duga, ada yang tidak beres dengan perusahaan itu" Jay menepuk paha nya sendiri dengan lumayan keras


" Ya memang ada yang tidak beres, dan bukankah aku sudah menyuruhmu menyelidiki nya" Nanda berbicara dengan nada sindiran


" Ah itu , aku" Jay menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal. " Aku sibuk dengan urusan lain akhir - akhir ini" tambah nya lagi.


" Ya kau terlalu sibuk menyelidiki CEO Wilantara Corp, iya kan" Nanda berbicara dengan nada mengejek sedangkan Adzriel dan Fika tampak saling tatap tak mengerti arah pembicaraan kedua pria dihadapan nya


" Itu kau tahu" Jay terkekeh saat mengatakan nya membuat Nanda melempar bolpoin ke arah nya.

__ADS_1


Jangan lupa Like, Vote dan Komen. Jangan lupa juga tambahkan ke favorite kalian dan beri hadiah yang buanyak buat karya autor ini agar lebih semangat up nya. Terima kasih 🙏🙏


__ADS_2