Terjebak Cinta CEO Tampan 2 ( Adzriel Dan Yuki )

Terjebak Cinta CEO Tampan 2 ( Adzriel Dan Yuki )
Bab 11


__ADS_3

Malam harinya di Bandung tepatnya ditaman samping rumah Fika tampak Nanda , Fika, Adzriel , Yuki dan Andra tampak duduk diatas rumput taman. Tadinya ramai yang ada disana ada bibi Fika Anggi dan keponakannya Salsa. Juga bibinya Nanda Anita bersama suaminya Yudi beserta anaknya yang baru berusia 4 tahun yang bernama Dimas.


" Sayang bagaimana kalau kita kekamar sekarang? Kita bisa melanjutkan yang tadi siang hem?" Nanda terlihat berbisik membuat bulu kuduk Fika merinding dan wajahnya juga merona


" Tidak , aku masih ingin disini" ucap Fika sambil menahan rasa geli yang ia rasakan karena wajah Nanda yang hampir menempel pada ceruk lehernya


Yuki , Adzriel dan Andra tampak memutar bola matanya malas karena melihat kelakuan ajaib pasangan ini.


" Ekhem, apa kalian tidak bisa bermesraan di kamar kalian saja" Adzriel tampak kesal " kalian harus menghormati kami yang masih jomblo dan kalian juga harus lihat, ada anak kecil disini" Adzriel menunjuk Andra dengan dagunya


" Sepertinya Adzriel cemburu melihat kemesraan Fika dan tuan Nanda" batin Yuki melihat Adzriel dengan tatapan sendu


" Aku juga maunya sih begitu, tapi apa daya istrimu yang tersayang ini masih ingin disini bersama kalian . Dan kalau masalah kalian yang masih jomblo, itu bukan urusanku" Nanda berkata datar


"Ish, dasar tidak tahu malu" Andra mendengus kesal membuat semua menoleh ke arahnya . Berani sekali dia mencibir seorang Nanda Aditama Balendra, fikir mereka


"Apa kamu bilang?" Nanda melotot tajam pada Andra namun yang dipelototi terlihat acuh

__ADS_1


" Apa aku salah? " Andra membalas menatap tajam pada Nanda


"Aih, sepertinya akan gawat" batin Fika. Tangannya bergerak merangkul tangan kekar Nanda


" Ayo kita ke kamar saja, bukannya ka Adi tadi ingin mengajakku ke kamar?" Fika memasang puppy eyesnya pada Nanda membuat Nanda gemas sendiri dan melupakan kekesalannya pada Andra


"Apa kamu sedang menggodaku hem? Baiklah seperti yang kamu inginkan sayang" Nanda langsung mengangkat tubuh mungil Fika menuju kedalam rumah tepatnya ke kamar mereka


" Oh Tuhan apa yang sebenarnya aku lakukan. Sepertinya malam ini akan menjadi malam yang panjang dan akan sangat melelahkan" batin Fika dengan senyum paksa dibibirnya sedangkan Nanda terus berjalan dengan senyum mengembang dibibirnya


Adzriel dan Andra tampak menggelengkan kepalanya sedangkan Yuki menatap punggung Nanda dengan mata yang berbinar


Adzriel dan Andra sama - sama menoleh melihat yuki sambil mengerutkan dahi mereka


" Apanya yang romantis?" Andra mencibir


" Gue bisa lebih romantis dari itu" Adzriel menaik turunkan alisnya

__ADS_1


" Benarkah?" Yuki melihat Adzriel dengan mata yang berbinar, namun sepersekian detik kemudian dia merubah wajahnya menjadi datar "oh ya, tapi siapa yang mau lo romantisin orang lo aja masih jomblo" Yuki memutar bola matanya malas


" Seandainya lo bisa kayak gitu sama gue Riel, gue pasti seneng banget. Tapi itu gak mungkin terjadi kan" batin Yuki sambil melirik Adzriel dengan tatapan sendunya. Namun sepersekian detik kemudian Yuki tampak mengembangkan senyumannya dan bersikap acuh pada Adzriel untuk menutupi perasaannya.


" Andra" Yuki meninggalkan Adzriel dan menghampiri Andra sedangkan yang dipanggil terlihat cuek - cuek saja " Andra mau gak romantisin ka Yuki kayak gitu?" Yuki tampak merayu Andra dengan centilnya


Andra menaikan sebelah alisnya " apa kakak bercanda denganku?" Andra dengan nada datarnya


" Ish , siapa juga yang bercanda. Kamu mau gak jadi pacar kakak? Nanti kakak kasih permen deh"


"Kakak aneh, memangnya aku anak kecil apa?" Andra melirik Adzriel yang mukanya memerah menahan kesal " kalau kakak mau jadi pacar aku kakak gak usah kasih aku permen, kakak cukup cium pipi aku satu kali aja gimana?" Andra tersenyum smirk melirik ke arah Adzriel


Dengan hanya melihatnya saja Andra bisa langsung tahu bahwa mereka saling menyukai namun entahlah sepertinya mereka tidak terlalu pintar karena tidak sadar akan perasaan mereka masing - masing . Jadi mungkin dengan sedikit dorongan dari dirinya akan sedikit membantu mereka


" What? Ci cium? Ha ha ha kamu bisa aja, masih kecil sudah tau cium - cium segala" Yuki tertawa canggung seraya tangannya menepuk punggung Andra lumayan keras membuat Andra meringis kesakitan


" Aw, pukulan kak Yuki sesakit ini, apalagi ...?" Batin Andra seraya mengelus - ngelus pundaknya yang terasa panas . Matanya melirik Adzriel yang tengah melayangkan tatapan tajam ke arahnya " sebaiknya aku tidak terlibat jauh dengan mereka" lanjut Andra dalam hatinya

__ADS_1


" Baiklah kak Yuki sepertinya kak Adzriel lebih cocok untuk melakukan hal romantis pada kakak. Aku harus cepat masuk kedalam , sepertinya ibu mencariku" Tak menunggu lama Andra langsung melesat masuk kedalam rumah meninggalkan Adzriel dan Yuki yang saling menatap penuh arti


Jangan lupa Like, Vote dan Komen. Terima kasih 🙏🙏


__ADS_2