Terjebak Cinta CEO Tampan 2 ( Adzriel Dan Yuki )

Terjebak Cinta CEO Tampan 2 ( Adzriel Dan Yuki )
Bab 97


__ADS_3

Tap


Tap


Tap


Suara langkah kaki terdengar menggema di seluruh lorong perusahaan cabang Saputra Corp yang bergerak di bidang periklanan.


Hari ini sesuai jadwal yang sudah di tetapkan, Razky akan ada pertemuan penting dengan pemimpin perusahaan periklanan yang akan bekerja sama dengan produk kecantikan yang di buat oleh perusahaan nya. Pagi ini Razky dengan langkah yang tergesa - gesa menuju ke ruangan direktur utama perusahaan itu untuk membicarakan kerja sama antar perusahaan mereka.


Tok


Tok


Tok


Razky mengetuk pintu berwarna coklat itu setelah dia sampai di depan ruangan yang dia tuju.


" Masuk!" Terdengar sahutan dari dalam ruangan itu.


Ceklek


Razky pun membuka pintu itu dan masuk ke dalam nya. Di sana tampak seorang pria paruh baya dengan wajah serius nya dan seorang wanita cantik dengan pakaian formal yang sedikit seksi dan make up yang agak tebal.


" Selamat pagi!" Sapa Razky setelah dia memasuki ruangan itu


" Pagi, ternyata anda masih sangat muda" pria paruh baya yang ada di ruangan itu tampak menghampiri Razky untuk menyambut kedatangan nya.


" Saya memang masih muda dan masih banyak belajar" Razky merendahkan diri nya.

__ADS_1


" Perkenalkan saya Wandi direktur utama di perusahaan ini dan ini Mina direktur pemasaran sekaligus putri saya" Pria paruh baya yang ada di hadapan Razky memperkenalkan diri nya.


" Mina" Mina mengulurkan tangan nya pada Razky untuk berkenalan.


" Razky" Razky menerima uluran tangan Mina " Kenapa wajah mereka tidak asing bagiku, dimana aku pernah melihat mereka?" batin Razky menatap ke dua orang yang ada di hadapan nya seraya mengingat - ingat sesuatu.


" Pria yang tampan, seperti nya juga mapan" batin Mina menatap Razky penuh arti. Ya wanita mana yang tidak akan terpesona pada penampilan Razky saat ini. Razky yang memang berwajah sangat tampan dan perawakan tinggi tegap sungguh semakin menambah pesona nya apa lagi dengan penampilan nya saat ini yang di balut setelan jas ala - ala kantoran. Sungguh membuat penampilan Razky saat ini terlihat sangat sempurna.


" Mari, langsung saja kita bicarakan semua nya dan kita harus mencapai kesepakatan hari ini juga karena besok kami harus menghadiri acara penting" Wandi mendudukan diri nya pada kursi kebesaran nya.


" Coba saya tebak, apa acara penting itu pesta pernikahan?" Razky tahu pasti Wandi akan mendapatkan undangan juga dari calon adik ipar nya itu karena mengingat posisi Wandi yang memang bekerja untuk Saputra Corp.


" Bagaiaman anda bisa tahu?" tanya Wandi dengan tatapan menyelidik.


" Karena saya juga harus menghadiri nya" Razky terkekeh saat mengatakan nya.


" Benarkah? Kalau seperti itu kita akan bertemu lagi besok di sana. Seperti nya anda orang yang cukup penting sehingga di undang dalam acara pernikahan sebesar itu, apa lagi aku dengar di acara itu juga akan hadir pewaris dari Balendra Corp. "Wandi merasa bahwa pria yang ada di hadapan nya ini cukup berpengaruh karena bisa di undang oleh pewaris tunggal keuarga pemilik perusahaan terbesar nomor dua di Indonesia.


" Dia akan hadir juga di sana, aku harus berdandan yang cantik besok" batin Mina tersenyum penuh arti menatap Razky.


" Mina, kita mulai saja" Wandi memberi perintah pada Mina membuat Mina tersadar dari lamunan nya. Wandi yang melihat putri nya bersikap seperti itu pun tersenyum penuh arti menatap pria tampan yang ada di hadapan nya.


" Seperti nya Mina menyukai pemuda ini, ku kira pemuda ini cukup pantas menjadi menantu ku" batin Wandi menatap Razky dengan tatapan menyelidik. " Baiklah kita mulai saja!" Wandi pun memimpin pertemuan itu.


Pertemuan itu berlangsung kurang lebih selama dua jam dan berjalan dengan lancar.


" Baiklah, pertemuan ini saya kira cukup. Semoga kerja sama kita berjalan dengan baik untuk ke depan nya" Wandi mengulurkan tangan nya pada Razky setelah mereka menyelesaikan rapat mereka.


" Ya, saya harap juga begitu. Terima kasih tuan Wandi, senang bekerja sama dengan anda" Razky pun berpamitan pada ke dua orang yang merupakan partner bisnis nya itu.

__ADS_1


Razky pun keluar dari perisahaan itu dan pergi menuju ke perusahaan nya terlebih dahulu untuk menyelesaikan pekerjaan nya. Baru setelah itu dia akan menjemput Nami dari Balendra Corp. Ya hari ini Nami akan menginap di rumah Razky untuk pergi ke Balendra hotel bersama besok pagi untuk acara pernikahan Yuki dan Adziel.


" Bagaimana pertemuan nya, lancar?" Nami bertanya saat kekasih nya Razky datang menjemput nya setelah pulang bekerja. Kini ke dua nya sedang berada dalam mobil yang di pinjam Razky dari Zela. Razky memang belum mempunyi mobil sendiri karena uang nya belum cukup untuk membeli nya, dia harus bekerja lebih keras lagi agar bisa menabung lebih banyak lagi. Karena selain untuk membeli sebuah mobil, Razky juga sedang mengumpulkan uang untuk melamar Nami dan menikahi nya.


" Alhamdulillah lancar, tapi ada yang aneh dari orang - orang yang aku temui tadi" Razky tampak mengingat - ingat ke dua orang yang tadi dia temui.


" Aneh, maksud nya?" Nami mengerutkan kening nya.


" Aneh nya, kenapa aku merasa direktur pemasaran nya mirip sekali dengan mu sayang. Hanya saja dia memakai make up yang cukup tebal" ucap Razky " Seperti nya otak ku memang di penuhi olehmu sayang, sampai - sampai aku melihat semua wanita terlihat seperti mu" Razky terkekeh saat mengatakan nya.


" Ish, kakak gombal" wajah Nami kini merona karena malu. " Yakin karena itu? Atau mungkin karena kakak menyukai wanita itu karena lebih cantik dari ku, ayo ngaku!" Nami memandang Razky dengan tatapan menyelidik.


" Apa iya yah?" Razky terlihat berfikir dengan mengulum senyum di bibir nya.


" Kakaaaak... Iiih nyebelin!" Nami memberengut kesal seraya melipat kedua tangan nya di dada nya serta wajah yang sudah berpaling ke arah kaca mobil.


" Habis kamu ada - ada aja, mana ada wanita yang lebih cantik dari pacar ku ini" Razky menangkup wajah Nami dengan ke dua tangan nya.


" Yang bener?" Nami mengulum senyum nya dengan wajah yang semakin merona. Detak jantung nya pun berdetak dengan kencang.


" Tentu saja benar"


Cup


Razky mendaratkan sebuah kecupan pada bibir Nami membuat Nami terkesiap.


" Apa lagi aku sudah kecanduan ini, manis!" Razky tersenyum penuh arti seraya menyentuh bibir kekasih nya itu dengan lembut.


" Ish, kakak bisa saja, bilang saja kalau kakak modus" Nami mengerucutkan bibir nya. Sedangkan Razky hanya terkekeh seraya menyalakan mesin mobil nya dan langsung melajukan mobil nya membelah jalanan ibu kota. Tujuan pertama mereka adalah ke apartemen Nami untuk mengambil beberapa barang Nami.

__ADS_1


Jangan lupa Like, Vote dan Komen. Jangan lupa juga tambahkan ke favorite kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini. Terima kasih 🙏🙏


__ADS_2