Terjebak Cinta CEO Tampan 2 ( Adzriel Dan Yuki )

Terjebak Cinta CEO Tampan 2 ( Adzriel Dan Yuki )
Bab 22


__ADS_3

" Jadi, aku bukan anak ayah dan bunda" Yuki bergumam dengan tatapan kosong mengarah ke depan setelah mendengar kan cerita dari bunda nya itu " jadi ibu ku memilih karir nya dari pada aku, anak nya sendiri?" Yuki tersenyum miris


" Maafkan kami, maaf karena baru memberi tahu kan hal ini pada mu" Rafa mengelus pundak Yuki lembut


" Ibu tidak mau kamu membenci kami setelah kamu tahu hal yang sebenarnya sayang, dan kami juga tidak mau kamu membenci ibu kandung mu" Dita berkata dengan air mata yang terus mengalir deras


" Tapi aku berhak tahu bun, setidaknya aku akan lebih tahu diri saat aku hidup di rumah ini" lirih Yuki


" Apa maksudmu?" Razky yang sejak tadi diam akhirnya mengeluarkan suaranya


" Tentu saja aku harus lebih bekerja keras untuk keluarga ini dan berusaha untuk tidak terlalu merepotkan kalian" ucap Yuki dengan lemah menatap nanar pada anggota keluarga nya


" Apa yang kau katakan ha" Razky meninggi kan suara nya " semua nya tidak akan berubah, ingat kau tetap anak bunda dan ayah. Dan kau tetap adikku, kau harus mengingatnya" Razky berkata tegas dan tak ingin dibantah


" Aku" Yuki tak melanjutkan kata - kata nya dan langsung berlari keluar dari rumah dan meninggalkan keluarga nya


" Yuki" ucap mereka bersamaan


Razky pun mulai berlari mencoba menyusul adik nya itu, namun sayang saat Razky keluar Yuki sudah menghilang entah pergi ke mana. Razky bahkan sudah berlari menyusuri jalan gang menuju jalan raya, namun dia tak menemukan nya juga


Razky pun melangkah kembali dengan langkah gontai


" Dimana Yuki?" Dita yang tak melihat Yuki kembali bersama dengan Razky bertanya dengan tak sabar


" Aku tidak bisa menemukan nya bun " Razky menjawab dengan lesu


" Apa maksud mu? Ini sudah malam Ky, mau pergi ke mana adikmu itu?" Rafa mulai meninggikan suara nya


" Aku akan mencarinya" Razky menyambar kunci motor nya dan bergegas pergi ke luar rumah

__ADS_1


"Ayah juga akan mencarinya, ibu tanyakan pada Adzriel dan juga Fika. Siapa tahu Yuki menghubungi mereka!" Rafa pun terburu - buru pergi dari rumah nya sedangkan Dita dengan air mata yang masih mengalir deras dan rasa panik nya menghubungi kedua sahabat anak nya itu


Adzriel yang baru saja melepaskan jasnya dan hendak ke kamar mandi dikagetkan dengan suara dering ponselnya


" Bunda?" Adzriel mengerutkan keningnya saat melihat nama pemanggil pada ponsel nya itu


" Ya halo bunda" sapa Adzriel saat mengangkat telponnya


Adzriel tampak serius mendengarkan ucapan bunda Yuki di sebrang sana, dan sepersekian detik kemudian Adzriel tampak membulat kan bola mata nya " bagaimana bisa? " Adzriel tampak mendengarkan lagi " baiklah bun, Adzriel akan mencari Yuki sekarang! Bunda tenang saja dan do'a kan kami agar segera menemukan Yuki" setelah mengatakan itu Adzriel pun memutuskan panggilan itu dan tak menunggu lama, Adzriel langsung menyambar kembali jas dan kunci mobil yang tergeletak di atas tempat tidurnya


Adzriel menuruni anak tangga dengan tergesa - gesa, Wina yang melihat anak nya pun mengerutkan keningnya " lo , kamu mau ke mana lagi sayang. Ko buru - buru kayaknya?"


" Yuki hilang ma, Adzriel mau cari Yuki sekarang" ucapa Adzriel dengan wajah paniknya


" Hilang? Hilang bagaimana maksud mu? bukankah tadi kamu sudah mengantarkan nya pulang" Wina tampak bingung dengan ucapan anak nya itu


" Nanti aku jelaskan, sekarang Adzriel pergi dulu. Emuach!" Adzriel terburu - buru mencium pipi mama nya " Dah ma, assalamu'alaikum" Adzriel pun melesat keluar dari rumah nya meninggalkan Wina yang masih terlihat bingung


🍓🍓🍓🍓🍓🍓


Sementara di rumah Fika, Fika pun tak kalah terkejut dan panik nya saat menerima panggilan dari bunda sahabat nya itu.


" Siapa sayang?" Nanda mengerutkan kening nya melihat eksfresi istri nya yang tampak begitu terkejut


" Ka, Yuki hilang. Dia pergi dari rumah" Fika terlihat panik berjalan mondar - mandir sambil menggigit kuku jarinya. Itu adalah salah satu kebiasaan buruk dari Fika setiap dia merasa panik


" Menghilang? Bagaimana bisa?" Nanda pun ikut terkejut


" Tadi bunda bilang, terjadi sesuatu di keluarga nya dan Yuki pergi dari rumah begitu saja entah kemana. Mana ini udah malam lagi" Fika semakin panik

__ADS_1


" Apa kamu sudah mencoba menghubungi nya?"


" Sudah , tapi tidak di angkat. Bagai mana ini?"


" Aku akan menghubungi Jay untuk membantu mencari nya" Nanda mengambil ponselnya yang dia simpan di atas nakas dan mulai menghubungi seseorang dengan menggunakan ponsel nya itu


" Kita juga pergi ya?" Fika menatap Nanda dengan tatapan memohon setelah Nanda menyelesaikan panggilan nya


" Tidak, ini sudah malam sayang, dan besok adalah hari besar kita. Aku tidak mau terjadi hal buruk yang menimpa kita" Ucap Nanda tegas


" Tapi aku juga tidak bisa hanya diam saja di sini" mata Fika mulai berkaca - kaca " baiklah bila kakak tidak mau, biar aku saja" Fika berucap dengan nada mengancam


" Oh, ****" umpat Nanda dalam hati " baiklah sayang, kita pergi oke! Tapi ingat , kamu tidak boleh bertindak gegabah oke"


" Oke, aku janji" Fika mengembangkan senyum nya seraya berjalan menuju walk in closed untuk mengambil jaket nya dan juga untuk suami nya karena hari yang sudah malam, pasti akan sangat dingin di luar sana


Fika dan Nanda pun pergi dari mansion setelah meminta izin pada Anika dan Davian, awalnya Anika melarang nya namun kita tahu watak Fika yang sangat keras kepala sehingga dengan berat hati Anika pun mengizinkan mereka untuk pergi


Mobil Nanda melaju membelah jalanan ibu kota, menyusuri setiap jalan yang mungkin di lalui oleh Yuki begitu pun dengan Adzriel, Razky dan Rafa juga melakukan hal yang sama namun sampai sekarang setelah dua jam berlalu, mereka belum juga menemukan keberadaan Yuki


Adzriel yang sudah merasa tidak tahu harus mencari kemana lagi, memarkirkan mobil nya di dekat taman yang selalu mereka datangi bila hari libur untuk berolah raga


Entah kenapa perasaan nya mengatakan agar dia berhenti disana. Keadaan taman terlihat sangat sepi dan juga gelap hanya beberapa lampu taman yang menyala menerangi sudut taman, sedangkan banyak bagian yang tidak terkena cahaya lampu itu


Perlahan Adzriel turun dari mobilnya dan mulai berjalan ke arah taman " kamu dimana Ki? Aku harus mencari mu kemana lagi" Adzriel menyugar rambut nya frustasi " di mana pun kamu, semoga kamu baik - baik saja"


Langkah Adzriel tiba - tiba berhenti saat melihat sosok seseorang yang sedang duduk di bangku pinggir taman sambil menangis dalam kegelapan. Terlihat dari bahunya yang bergetar seiring isakan yang keluar dari bibirnya


Perlahan Adzriel melangkah kan kaki nya mendekati sosok itu untuk melihat siapa yang ada di sana. Dan betapa kaget nya Adzriel saat tahu siapa sosok itu sebenar nya

__ADS_1


" Yuki" gumam Adzriel seraya berlari menghampiri sosok Yuki yang sedang terisak di kegelapan malam itu


Jangan lupa Like, Vote dan Komen. Terima kasih🙏🙏


__ADS_2