Terjebak Cinta CEO Tampan 2 ( Adzriel Dan Yuki )

Terjebak Cinta CEO Tampan 2 ( Adzriel Dan Yuki )
Bab 124


__ADS_3

Sementara itu di suatu meja yang berada di paling pojok, tampak seorang gadis yang sedang termenung sendiri sambil mengaduk - aduk minuman yang ada di hadapan nya dengan sedotan yang ada di tangan nya.


" Aku senang kamu sudah mendapatkan kebahagiaan mu, kamu sudah melewati beberapa hal buruk di dalam hidup mu" gadis itu menatap ke arah Nami dan Razky yang sedang tertawa bahagia sambil mengobrol satu sama lain.


" Kalau kamu gak mau, biar aku yang minum sini!" seorang pria tiba - tiba duduk di samping nya dan merebut gelas yang ada di hadapan nya.


" Ish, di sana masih banyak lo minuman. Kenapa kamu ambil punya ku sih" gadis itu mengerucutkan bibir nya.


" Mereka terlihat bahagia, apa kamu tidak mau seperti mereka Min?" Ya gadis itu adalah Mina.


" Siapa juga yang gak mau bahagia, apa lagi sama cowok yang kita cintai. Tapi ya, begini lah nasib jomblo" Mina terkekeh saat mengatakan nya. " Kamu sendiri, apa kamu belum bisa move on dari adik ku?" Mina menatap pria itu yang tak lain adalah Niko dengan tatapan menyelidik.


" Udah dong, masa aku mau mencintai istri orang? Nggak lah!" Niko berkata enteng membuat Mina terkekeh. " Kamu sendiri, bukankah kamu pernah menyukai Razky?" Sekarang Niko yang menatap Mina dengan tatapan menyelidik.


" Nggaklah, aku tuh baru suka dan kagum aja sama dia. Belum cinta, untung aku keburu tahu kalau dia calon suami Nami. Kalau terlalu lama gak tau deh, masa aku mau cinta sama adik ipar sendiri." Mina kembali terkekeh.


" Kamu ngerasa gak sih, nasib cinta kita agak mirip?" tanya Niko seraya menatap Mina dengan wajah yang serius.


" Nggak lah, kamu itu udah kehilangan Nami karena kamu nyia - nyia in Nami waktu dulu. Sedangkan aku, aku baru mengagumi kak Razky dan aku bukan kehilangan dia tapi hanya sedikit kecewa saja dengan kenyataan ini" jawab Mina ketus.


" Iya - iya, dalam nasib cinta ku memang aku yang bersalah dan di nasib cinta mu, takdir lah yang tidak berpihak pada mu" ucap Niko dengan nada yang kesal.


" Itu baru benar!" Mina pun tersenyum penuh kemenangan.


" Ish dasar cewek, gak mau kalah" Niko berucap dengan nada mengejek nya. " Oh ya, sekarang bagaimana? Apa ada pria yang kamu sukai?" Niko menaik turunkan alis nya lucu.


" Entahlah, aku masih trauma. Takut cowok yang aku sukai udah punya pacar, atau punya istri kan berabe" Mina mengangkat bahu nya acuh.

__ADS_1


" Ya, kamu bisa kan mencoba mencintai orang terdekat kamu dulu. Kan udah kelihatan udah punya pasangan atau belum" Niko mengangkat alis nya sebelah.


" Siapa, kamu? Aku kan gak pernah deket sama cowok, satu - satu nya cowok yang deket sama aku ya kamu. Itu juga karena kamu sering bolak - balik ke rumah karena mau main sama Nami" Mina kembali terkekeh.


" Ya, bisa jadi. Memang kamu gak suka sama aku?" Niko tersenyum penuh arti menatap Mina . Sedangkan Mina kini wajah nya berubah menjadi merona dengan detak jantung yang berdetak dengan cepat.


"Ha ha ha, kamu ini lucu sekali!" Mina tertawa canggung seraya tangan nya menepuk punggung Niko cukup keras untuk menetralisir kegugupan nya. Sedangkan Niko tampak meringis kesakitan dengan senyum yang tak kalah canggung di bibir nya.


Waktu pun terus bergulir dan pesta yang sangat meriah pun akhir nya berakhir, kini ball room hotel tampak kosong namun tidak dengan satu meja yang berada di tengah ruangan.


Di sana tampak Fika, Yuki, Alice, Nami, Nanda, Adzriel, Jay dan Razky sedang berkumpul bersama sebelum mereka masuk ke dalam kamar mereka masing - masing untuk istirahat.


" Akhir nya kita semua sudah menikah" Yuki tampak menatap semua nya satu persatu.


" Ya, dan aku malah sudah berisi" Fika terkekeh seraya memegang perut nya yang sudah membuncit.


" Nanti kami juga akan menyusul kalian, lihat saja!" Alice berkata dengan percaya diri.


" Seperti nya punya mu harus sering di asah agar tajam" Nanda berkata dengan nada mengejek nya pada Jay.


" Ish, pernikahan kami baru dua minggu. Wajar saja kalau istri ku belum berisi" Jay mendengus kesal.


" Lihat aku, baru juga satu bulan lebih aku menikah. Istri ku sudah langsung berisi" Adzriel berkata ponggah.


" Lihat saja, aku juga bisa seperti mu" Razky ikut menimpali. " Kita harus bekerja keras malam ini, iya kan sayang" Razky mengerlingkan mata nya pada Nami.


" Ish, kakak apa - apa an sih!" Nami menutup wajah nya yang sudah merona seperti tomat membuat semua nya tertawa.

__ADS_1


" Nami bersiaplah, dan jangan lupa pakai hadiah yang aku berikan pada mu!" Alice mengerlingkan mata nya seraya berucap dengan nada menggoda nya.


" Ha ha ha, bersiaplah untuk tidak tidur malam ini" Yuki tertawa diikuti ucapan dengan nada mengejek nya.


" Hadiah? Pakai? Apa sayang?" Razky mengerutkan kening nya meminta penjelasan pada Nami tentang apa yang baru saja di katakan alice pada nya.


" Nanti aku jelaskan" jawab Nami singkat


Obrolan - obrolan ringan kini menghiasi malam mereka. Suara tawa dan ejekan terdengar keluar dari bibir mereka masing - masing.


Setelah puas mengobrol, akhir nya mereka kembali ke kamar mereka masing - masing. Tentu saja kali ini tidak ada yang tidur sendirian karena mereka kini sudah sah bersama dengan pasangan mereka masing - masing termasuk Nami yang dua minggu yang lalu harus tidur sendirian di kamar hotel itu karena hanya dia yang belum menikah, tapi kini dia tidak sendirian lagi di kamar yang lumayan besar itu. Bahkan kali ini kamar nya tampak indah karena di hias oleh beberapa bunga berwarna merah.


" Nah, kalau sekarang kamu memintaku untuk menghamili mu. Dengan senang hati akan aku lakukan" Razky mendekati Nami yang sedang melepaskan berbagai pernak - pernik pernikahan yang ada pada tubuh nya di depan meja rias yang ada di kamar itu. Mereka baru memasuki kamar itu.


" Ish, kalau itu tanpa aku minta pun kakak pasti akan melakukan nya juga kan?" Nami terkekeh saat mengatakan nya.


" Itu kamu tahu" Razky ikut terkekeh. " Apa kamu perlu bantuan ku?" Razky yang melihat Nami sibuk sendiri pun menawarkan bantuan pada istri nya itu.


" Tidak perlu, lebih baik kakak mandi terlebih dahulu biar nanti aku mandi setelah kakàk!"


" Kamu yakin hem?" Razky merasa ragu.


" Ya, aku yakin pergilah!" Nami tersenyum manis untuk meyakinkan suami nya itu.


Razky pun akhir nya menurut dan langsung masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri nya terlebih dahulu sebelum istri nya itu. Sedangkan Nami tampak masih sibuk melepaskan pernak - pernik yang masih menempel di tubuh nya terutama kepala nya.


Jangan lupa Like, Vote dan Komen. Jangan lupa juga tambahkan ke favorit kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini. Terima kasih.

__ADS_1


__ADS_2