
Yuki dan Adzriel kini saling pandang dengan nafas yang sama - sama memburu karena menahan emosi mereka masing - masing
" Ya , aku jatuh cinta padamu, apa kamu puas ha?" Yuki berteriak pada Adzriel yang kini terdiam dengan wajah yang terkejut
" Tapi apa gunanya perasaanku ini ha? Disaat aku tahu kamu menyukai Fika, aku sudah berusaha untuk mengubur perasaanku ini" Yuki terisak saat mengatakannya " kamu tahu betapa sakitnya ini?" Yuki menunjuk dadanya sendiri" " sakit sekali" Yuki jongkok dan menenggelamkan kepalanya pada kedua tangan yang ia lipat di atas lututnya
Sungguh terasa sangat sakit dan sesak yang dirasakan pada dada Yuki saat ini, entahlah rasanya begitu sakit saat ia mengatakan hal itu. Jujur ia ingin sekali memeluk pria yang ada dihadapannya dan mengatakan ' ya' dengan senyuman yang mengembang dibibirnya saat Adzriel memintanya untuk menjadi kekasihnya, namun entah mengapa begitu berat untuk mengatakannya
Biarlah Yuki disebut munafik dan egois karena tidak mengiyakannya begitu saja .
Adzriel diam seribu bahasa melihat Yuki yang sedang menangis seperti itu , baru kali ini dia melihat gadis itu seemosi ini
Perlahan Adzriel ikut menjongkokan dirinya dihadapan Yuki
"maafkan aku " tangan Adzriel terulur untuk mengusap rambut Yuki namun Yuki menepisnya dengan kasar
" Itu bukan salahmu, tapi aku mohon hentikan ini!" Yuki mengatupkan kedua tangannya "berhenti bersikap manis padaku, dan aku mohon anggap pembicaraan ini tidak pernah terjadi!" Yuki bangkit dari duduknya diikuti Adzriel
" Yuki aku..." belum sempat Adzriel melanjutkan kata - katanya, Yuki sudah menghentikannya
"Stop! Aku tidak mau mendengarkannya lagi" menghapus sisa air matanya dengan tangannya
" Tapi kamu salah"
" Ya, aku tahu aku salah" Yuki berteriak " aku masuk dulu" nada bicara Yuki melembut dan melangkahkan kakinya masuk kedalam rumah Fika sedangkan Adzriel diam mematung menatap punggung Yuki yang mulai menjauh
__ADS_1
"Aaaahk" erang Adzriel mengacak rambutnya frustasi
" Kenapa bahkan kamu tidak mau mendengarkan penjelasanku bahkan aku belum sempat mengatakan kalau aku sangat mencintaimu" tubuh Adzriel luruh diatas tanah dengan posisi berlutut
" Aaakh" Adzriel meninjukan tangannya pada tanah untuk meluapkan kekesalannya
Dan tanpa mereka sadari ada dua pasang mata yang melihat dan mendengarkan pertengkaran Adzriel dan Yuki barusan. Sepasang mata diantaranya tampak berkaca - kaca melihat semua itu
🍓🍓🍓🍓🍓🍓
Sementara ditempat lain lebih tepatnya di Jakarta , tampak seorang gadis yang sedang menyeruput kopi panas sambil membaca buku novel yang ada ditangannya disebuah cafe yang lumayan besar dengan sesekali memakan cemilan yang ada dihadapannya
Wajahnya kadang tersenyum, kadang sedih dan kadang terlihat merona sendiri saat dia membaca buku yang ada ditangannya. Sesekali dia membenahi kaca mata yang bertengger di atas hidungnya yang sering melorot itu
" Sepertinya begitu pak, gadis itu sudah menjadi langganan tetap kita satu bulan ini"
" Ya, sepertinya begitu" pria itu tampak menagguk anggukan kepalanya seraya matanya yang tak lepas menatap sosok yang sudah satu bulan ini selalu dia lihat di kafe tempat dia bekerja. Ya pria itu Razky yang sedang bekerja di kafe milik sahabatnya.
" Kalau dilihat - lihat, dia terlihat manis dan lucu" tanpa ia sadari sudut bibirnya terlihat tertarik keatas membentuk sebuah lengkungan pada wajah tampannya namun sepersekian detik kemudian Razky tampak mengerutkan keningnya saat melihat sepasang manusia menghampiri gadis berkaca mata itu
" Kebiasaanmu belum berubah ya" seorang wanita mendekati gadis berkaca mata yang belum diketahui namanya itu oleh Razky
Gadis itu sama sekali tidak terlihat terganggu oleh kedatangan mereka dan tetap fokus pada buku yang ada ditangannya
" Lo budeg ya, kalau orang ngomong tuh dengerin" wanita itu tampak meninggikan suaranya
__ADS_1
" Oh, ada orang yah!" gadis itu menekan sedikit kaca matanya " aku kira setan" gadis itu menekankan kata setan seraya menatap sinis pada dua orang yang ada dihadapannya
" Apa lo bilang? Lo sekarang berani sama gue?"
" Sudah sayang, buat apa kita meladeni dia. Lihat saja dia, dari dulu sampai sekarang dia selalu saja sendirian" pria yang datang bersama wanita itu tampak ikut berbicara
" Oh ya sayang aku lupa" wnita itu tampak tertawa sinis " bukannya dia itu sejak dulu selalu mengejar kamu sayang tapi kamu malah cintanya sama aku, iya kan?"
" Ya kamu benar, lagi pula siapa juga yang mau dengan cewek cupu kayak dia" pria itu tersenyum sinis melihat gadis berkaca mata itu
" Maaf ya, sepertinya dulu itu aku sedang khilaf karena jatuh cinta pada pria pengecut sepertimu. Dan apa kamu bilang? Aku mengejarmu? Bukannya kamu yang menyatakan cintamu padaku dan memberikanku hadiah sebagai tanda jadian kita dibelakang sekolah waktu itu tapi kamu yang pengecut malah memutar balikan fakta dan mengatakan pada orang - orang kalau aku yang mengejarmu" gadis itu berdiri sambil menunjuk pria dihadapannya dan dengan tangannya
" Dan lo, yang katanya sahabat terbaik , jatuh cinta pada kekasih sahabatnya sendiri dan merebutnya secara diam - diam dari sahabatnya. Sungguh kalian sangat serasi sekali, sama - sama pengecut" gadis itu berkata santai sambil menggerakan tangannya seperti orang yang sedang bertepuk tangan namun tanpa suara
Razky tetap setia melihat kejadian yang berada tidak jauh dari tempatnya berdiri dengan senyuman tipis dibibirnya melihat gadis yang sudah menarik perhatiannya selama satu bulan ini menghadapi kedua orang yang ada dihadapannya dengan santainya
" Elo" wanita dihadapannya tampak menunjuk gadis berkaca mata itu dengan mata yang terlihat nyalang " setidaknya aku punya kekasih yang tampan tidak seperti lo yang masih jomblo" wanita itu berkata dengan angkuhnya
" Aku..." belum sempat gadis berkaca mata itu berbicara, tiba - tiba suara bariton seseorang mengagetkan mereka dari arah belakang gadis berkaca mata itu
" Sayang, maaf menunggu lama ya" seorang pria tampan nan gagah dengan setelan kemeja melekat ditubuh kekarnya tampak merangkul gadis berkaca mata itu yang diam mematung melihat pria yang kini telah merangkulkan tangannya pada pundaknya
**Hayo, siapa coba gadis berkaca mata itu? Tetap baca lanjutannya ya dan jangan lupa tambahkan ke favorit agar kalian bisa dapat notif setiap autor update bab terbaru
Jangan lupa Like, Vote dan Komen. Terimakasih 🙏🙏**
__ADS_1