
Nami diam mematung ditempat nya saat mendengar apa yang dikatakan oleh Niko barusan pada nya. Tangan yang sedari tadi merangkul erat tangan Razky pun sudah terlepas begitu saja seiring dengan tubuh nya yang melemas. Nami membenarkan perkataan Niko dalam hati nya, karena Nami saja tidak tahu apa yang terjadi saat itu karena dia tak sadarkan diri sesaat setelah meminum minuman yang di berikan obat bius oleh Frisca saat itu.
Nami sadar keesokan hari nya di rumah sakit dan dokter yang ada di sana mengatakan kalau ada seorang pria yang membawa nya semalam. Nami tidak tahu siapa yang membawa nya kerumah sakit dan tidak tahu apa saja yang terjadi pada nya selama dia tak sadar kan diri saat itu.
Nami tampak menunduk dengan wajah yang sudah mulai memucat sedangkan Niko tampak menyeringai melihat raut wajah Nami saat ini.
" Kamu masih polos dan mudah percaya begitu saja yang aku katakan pada mu" batin Niko tersenyum penuh kemenangan
Razky yang merasakan ada yang berbeda dengan kekasih nya itu pun langsung menggenggam tangan Nami dengan lembut
" Sayang, apa kamu percaya dengan apa yang di bilang pria pengecut ini" Razky menunjuk wajah Niko dengan tangan nya.
" Apa kamu bilang?" Niko tampak emosi
" Apa? Bukankah yang aku katakan itu benar? Kamu hanya laki - laki pengecut yang tidak bisa melindungi dan mempertahankan wanita yang kamu cintai dan kini kamu malah membuat nya teepuruk dengan ucapan mu" ucap Razky telak membuat Niko kehilangan kata - kata nya.
" Apa yang aku katakan itu benar?" Razky tersenyum mengejek pada Niko. " Cepat pergi dan jangan pernah mengganggu kekasihku lagi!" Razky berkata dengan nada tinggi dan tatapan yang sangat tajam membuat Niko merasa ketakutan.
" Baiklah saat ini aku akan pergi, tapi apa yang aku ucapkan itu benar dan kamu akan menyesal karena telah memiliki hubungan dengan wanita yang tidak jelas seperti dia" ucap Niko sebelum beranjak dari tempat nya.
Bugh
Satu pukulan keras mendarat pada pipi Niko membuat Niko tersungkur.
__ADS_1
" Jaga ucapan mu, karena aku yang paling tahu pria itu menyentuh Nami atau tidak karena akulah yang sudah membawa Nami dari pria itu dan membawa nya kerumah sakit saat itu. Jadi jangan pernah berbicara sembarangan lagi tentang Nami dihadapan ku atau aku akan membuatmu menyesal!" Razky berkata dengan kilatan amarah yang terlihat dari mata nya membuat Niko terburu - buru pergi dari sana seraya memegangi sudut bibir nya yang sedikit robek karena pukulan dari Razky barusan.
Sedangkan Nami tampak menatap Razky dengan tatapan kaget dan tak percaya " Apa itu benar?" Gumam Nami dengan suara pelan namun masih terdengar oleh Razky.
" Ya , itu benar" Razky pun mendekati Nami dan merangkul nya memasukan tubuh Nami ke dalam dekapan nya.
" Bagaimana bisa" Nami tampak mendongakan wajah nya menatap wajah tampan kekasih nya itu untuk mencari kebenaran pada mata itu.
"Aku akan menceritakan nya, sekarang kita masuk dulu disini banyak orang yang melihat kita" Razky terkekeh seraya mata nya melihat orang - orang yang sedang melihat ke arah mereka karena keributan barusan.
Nami pun ikut melihat ke arah yang di lihat Razky, dan benar saja banyak sekali orang - orang yang sedang melihat nya dan itu membuat Nami merasa malu dengan apa yang terjadi barusan dan semakin menenggelamkan wajah nya pada dada bidang Razky " Aih, memalukan sekali" gumam pelan Nami yang terdengar oleh Razky yang terkekeh saat mendengar nya.
" Ayo masuk" Razky pun menuntun Nami yang masih membenamkan wajah nya di dada nya untuk masuk ke dalam kafe dan setelah itu Razky langsung membawa Nami ke dalam ruangan pribadi nya.
" Baiklah akan aku ceritakan, kamu tidak sabaran sekali" Razki tampak menggoda Nami.
" Ayo kak, cepat ceritakan!" Nami merengek manja membuat Razky terkekeh melihat kekasih nya yang merengek seperti itu. Nami bukan tipe wanita manja yang suka merengek pada orang disekitar nya sehingga ini menjadi pemandangan langka bagi Razky.
" Iya - iya, aku akan menceritakan nya"
Flash back on.
Satu tahun yang lalu, Razky sedang mengadakan pertemuan dengan beberapa teman nya sewaktu masih kuliah di suatu club malam yang ada di kota Jakarta.
__ADS_1
Razky biasa nya tidak akan datang ke tempat seperti itu, namun saat itu dia dipaksa oleh teman - teman nya untuk menghadiri acara pesta yang diadakan oleh salah satu teman nya yang baru pulang dari luar negri. Awal nya dia menolak namun teman nya yang lain terus memaksa nya sehingga dia mau tidak mau datang ke acara itu.
" Saat itu teman - teman nya minum dan mabuk tapi dia sama sekali tidak menyentuh minuman haram itu dan hanya memesan minuman soda saja. Saat sedang asyik melihat keadaan sekitar. Mata nya tidak sengaja menangkap sosok gadis yang cantik dengan kaca mata tebal nya memasuki tempat itu dengan wajah yang ragu dan agak takut. Penampilan gadis itu bahkan terlihat berbeda dari wanita yang ada di sana. Bila wanita di sana berpenampilan seksi dengan pakaian yang terbuka, gadis ini malah memakai pakaian yang tertutup.
" Gadis yang unik" gumam Razky menatap gadis berkaca mata yang dia lihat.
Razky terus memperhatikan gerak - gerik wanita itu yang ternyata menemui teman wanita nya yang terlihat seumuran dengan nya.
Tak lama setelah kedua wanita itu bertemu Razky tampak memincingkan mata nya saat melihat sesuatu yang janggal terlihat dari interaksi kedua nya.
Teman gadis berkaca mata itu tampak memberikan segelas minuman yang entah sudah di campurkan dengan apa karena beberapa menit setelah gadis berkaca mata itu meminum nya, gadis itu langsung tak sadarkan diri.
" Sebenar nya apa yang akan dia lakukan" gumam Razky seraya masih memperhatikan kedua gadis itu.
" Ada apa bro?" salah satu teman Razky menepuk pundak Razky karena mendengarkan Razky bergumam sendiri
" Tidak apa - apa, oh ya, aku pergi duluan" ucap Razky pada teman - teman nya saat dia melihat gadis berkaca mata itu di bawa pergi oleh seorang pria yang terlihat seperti pria hidung belang di mata Razky karena pria itu menatap gadis yang sedang tidak sadarkan diri itu dengan tatapan lapar nya sedangkan gadis yang tadi bersama dengan gadis itu tersenyun menyeringai setelah mendapatkan uang dari pria itu.
" Seperti nya ada yang tidak beres" Razky terus berlari mengejar pria yang sudah membawa gadis berkaca mata yang sudah tak sadarkan diri masuk ke dalam mobil nya.
Razky langsung mengendarai motor nya dan mengejar mobil itu sampai mobil itu berhenti di sebuah hotel mewah yang tak lain adalah Balendra Hotel.
Jangan lupa Like, Vote dan Komen. Jangan lupa juga tambahkan ke favorite kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini. Terima kasih 🙏🙏
__ADS_1