
" Tuan Wandi, anda juga sudah datang? Apa anda juga mengenal kekasih saya?" Razky tampak mengerutkan kening nya menatap ke dua orang yang sedang memandang nya dengan tatapan aneh mereka. " Sayang, apa kamu mengenal mereka?" Karena Wandi dan Mina tidak menjawab pertanyaan dari Razky, Razky pun memutuskan untuk menanyakan nya saja pada Nami.
" Kak, perkenalkan ini adalah Keluarga ku. Pak Wandi ini adalah papa ku dan nona Mina ini adalah kakak ku, sedangkan ini bu Siska mama ku" Nami ragu saat mengatakan nya.
"Keluarga mu?" Kini giliran Razky yang terlihat terkejut. Nami pun mengangguk mantap.
" Maaf pak, saya tidak tahu kalau anda adalah papa nya Nami. Perkenalkan saya Razky kekasih putri bapak, dan bila anda mengizinkan saya ingin segera menikahi Nami" Razky pun mencium tangan ke dua orang tua Nami. Wandi hanya diam saja, jujur saja dia sangat malu pada Nami karena sudah menghina kekasih nya yang ternyata adalah pria yang juga dia kagumi.
" Maaf nak Razky, bagimana kamu bisa berhubungan dengan putri saya?" Siska yang melihat suami nya hanya terdiam memutuskan untuk bertanya.
" Saya akan menceritakan nya, tapi lebih baik kita duduk dulu di sana" Razky menunjuk ke arah salah satu meja yang kosong.
Semua nya tampak menurut saja dan mengikuti Razky untuk duduk di meja yang di tunjuk oleh Razky. Razky pun mulai menceritakan bagimana pertemuan pertama nya dengan Nami sampai dia akhir nya menyatakan cinta nya pada Nami dan diterima cinta nya. Semua nya tampak menyimak apa yang di ceritakan oleh Razky tanpa menyela.
,
" Jadi kamu yang sudah menyelamat kan putri ku dari perbuatan Friska saat itu? Terima kasih nak" Siska menatap Razky dengan tatapan berkaca - kaca. Siska baru tahu kejadian yang sebenar nya menimpa putri nya itu beberapa tahun yang lalu, Siska sangat bersyukur putri bungsu nya selamat dan tidak apa - apa walaupun pada akhir nya Nami harus merasakan hidup terasingkan oleh keluarga nya karena masalah itu.
" Anda tidak perlu berterima kasih, saya senang bisa menolong Nami saat itu karena bagaimana pun juga mungkin itu cara Tuhan mempertemukan kami" Razky tersenyum manis menatap Nami dengan penuh cinta dan semua nya dapat melihat itu dengan jelas.
" Jadi, bagaimana bisa kekasih Nami yang seorang manager kafe bisa menjadi direktur perusahaan produk kecantikan?" Mina masih penasaran.
__ADS_1
" Oh itu, sebenar nya perusahaan itu milik mama Zela. Mama kandung dari adik ku Yuki, beliau sudah sakit - sakitan dan menyerahkan perusahaan nya untuk aku kelola"
" Zela, Yuki? Apa maksud mu Zela Aurora super top model itu dan Yuki maksud mu bukan mempelai wanita itu kan?" Wandi tampak terkejut mendengar Razky menyebut nama - nama yang sudah tidak asing lagi di kalangan para pengusaha dan kalangan atas.
" Ya, Zela aurora adalah mama dari adik saya Yuki dan Yuki adik saya adalah mempelai wanita dari Adzriel" Razky berkata santai. Sedangkan Wandi terlihat semakin terkejut setelah mendengarkan penjelasan dari pria di hadapan nya.
" Tunggu ka, tapi apa kakak sudah pernah bertemu dengan keluarga ku sebelum nya? Karena kalian terlihat sudah saling mengenal?" Nami menatap Razky dengan tatapan menyelidik.
" Kamu ingat aku ada pertemuan kemarin pagi?" Nami pun mengangguk. " Nah pertemuan ku itu ternyata dengan ayah mu dan kakak mu" Razky mengusap kepala Nami dengan lembut.
" Oh, jadi yang kakak bilang ada wanita yang mirip dengan ku itu kak Mina?" Nami terkekeh saat mengatakan nya. " Ish, tentu saja kami mirip hanya saja kata orang kak Mina lebih cantik dari ku. Iya kan kak?" Nami tersenyum pada Mina namun Mina hanya menganggukan kepala nya seraya tersenyum kikuk pada Nami.
" Jadi bagaimana pak, kapan saya bisa mengajak keluarga saya untuk melamar putri bapak? Semoga bapak mau menerima saya sebagai calon suami dari Nami" tanya Razky pada Wandi yang tampak sedang berfikir.
" Tentu saja saya senang bila tuan Razky mau menjadi menantu saya, kapan saja keluarga anda siap kami akan menyambut kedatangan kalian dengan senang hati" Wandi tersenyum senang saat mengatakan nya. " Aku tidak perduli, mau Nami atau Mina yang menikah dengan Razky itu tidak penting, karena ke dua nya adalah putri ku" batin Wandi menatap Nami dan Mina secara bergantian.
" Terima kasih pak" Razky tersenyum penuh kemenangan seraya mencium tangan calon mertua nya itu dan dengan refleks dia memeluk dan mencium pipi Nami dengan gemas.
" Eits, kalian belum muhrim!" Siska terkekeh saat mengatakan nya.
" Maaf, saya terlalu senang" Razky menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal seraya tersenyum kikuk dengan wajah yang merona karena malu. Begitu pun Nami, wajah nya tak kalah merah dari wajah Razky saat ini.
__ADS_1
" Ish kakak ini" Nami memukul pelan pundak Razky dan yang di pukul hanya nyengir kuda.
" Aku permisi dulu" Mina tiba - tiba berdiri dan pamit pada semua yang ada di sana.
" Kamu mau ke mana nak?" Siska bertanya pada putri nya itu.
" Aku mau keluar sebentar mah, di sini panas" Mina berlalu begitu saja setelah mengatakan hal itu.
" Kakak kenapa mah?" Nami heran dengan sikap kakak nya itu.
" Kata nya dia kepanasan, mungkin mau cari angin di luar" Siska mengangkat bahu nya acuh. Siska berusaha menenangkan Nami karena Siska tahu Mina pasti sakit hati dan kecewa karena pria yang dia sukai ternyata kekasih dari adik nya sendiri. Namun Siska juga tidak mau Nami mengetahui tentang hal itu.
🍓🍓🍓🍓🍓🍓🍓
Sementara di dalam kamar tempat Zela beristirahat, tampak Zela baru terbangun dari tidur nya. Zela mengerjapkan mata nya berkali kali mencoba menetralisir rasa pusing yang menghantam kepala nya.
" Jam berapa sekarang?" Zela memegang kepala nya seraya melihat sekeliling mencari jam dinding yang di letakan di sana. " Jam 8, astaga pernikahan Yuki" Zela berusaha untuk bangun dari posisi berbaring nya, namun tubuh nya terasa berat seperti ada sesuatu yang menindih bagian perut nya
" Kamu mau ke mana?" Arga yang merasa ada pergerakan dari Zela pun membuka suara nya.
" Kamu? Sedang apa kamu di sini?" Zela menghempaskan tangan Arga dengan sangat keras seraya beranjak menjauh dari pria yang sangat dia benci itu.
__ADS_1
Ya, Arga sejak Zela menutup mata nya tidak pernah beranjak sedikit pun dari sisi Zela. Arga membaringkan diri nya di samping Zela dan memeluk nya seraya mengelus perut Zela yang kini sedang tumbuh buah hati mereka.
Jangan lupa Like, Vote dan Komen. Jangan lupa juga tambahkan ke favorite kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini. Terima kasih 🙏🙏