Terjebak Cinta CEO Tampan 2 ( Adzriel Dan Yuki )

Terjebak Cinta CEO Tampan 2 ( Adzriel Dan Yuki )
Bab 114


__ADS_3

**Warning


Area 21 +🔥🔥🔥


Bagi para bocil di skip ya 🙈🙈**


Zela yang sudah menutup mata nya malah terbangun kembali karena diri nya tidak bisa terlelap sama sekali walau dia sangat menginginkan nya. Lampu pun sudah dia matikan dan dia ganti dengan lampu tidur yang agak redup.


Dilihat nya suami nya yang sudah terlelap sedari tadi.


" Huuufth" Zela membuang nafas nya kasar. Entah kenapa hati nya sangat kesal melihat suami nya yang malah tertidur nyenyak seperti itu. Sungguh Zela juga tidak tahu kenapa diri nya seperti ini, saat ini hanya dengan melihat bibir tebal milik suami nya itu gai rah dalam diri Zela memuncak seketika.


" Aish, Zela apa yang kamu fikirkan" Zela menggigit bibir bawah nya sendiri untuk menahan sesuatu yang bergejolak dalam diri nya.


Zela pun kembali berusaha untuk memejamkan mata nya, dan akhir nya diri nya pun terlelap juga. Namun baru beberapa jam diri nya terlelap, kini dia kembali terbangun saat sebuah tangan terasa melingkar di atas pinggang nya. Zela yang sudah bersusah payah menahan has rat nya kini malah kembali terbangun dan terjaga.


" Astagfirullaah... Kenapa begitu berat cobaan dari Mu Tuhan?" Batin Zela dengan wajah yang sulit untuk di artikan. " Tidak mungkin kan aku yang memulai dan meminta nya lebih dulu? Aaah, apa aku harus tidur di sofa saja ya? Tapi nanti mas Arga akan tersinggung kalau seperti itu" batin Zela berperang dalam diri nya sendiri.


Beberapa menit telah berlalu dan Zela masih berperang dengan fikiran nya sendiri. Zela berfikir akan kembali berusaha untuk terlelap kembali atau mengikuti keinginan nya yang ingin merasakan kehangatan dari suami nya itu.


Kalau ini ngidam, Zela fikir kenapa ngidam nya ini sangat aneh? Kenapa dia tidak ngidam makan rujak atau makan makanan enak lain nya begitu, kenapa dia sekarang malah mengidam ingin memakan suami nya. Ah, sungguh Zela di buat frustasi saat ini.

__ADS_1


Setelah berperang dengan fikiran nya, pada akhir nya Zela memutuskan untuk men cium bibir Arga saja secara diam - diam dan setelah itu dia akan tidur sebelum dia ketahuan oleh suami nya itu.


Perlahan tapi pasti Zela mendekatkan wajah nya dengan wajah suami nya dan perlahan menempelkan bibir nya dengan bibir suami nya itu. Awal nya hanya sebuah kecupan yang di lakukan oleh Zela, namun sebuah kecupan itu malah menjadi beberapa kecupan yang di berikan Zela saat ini karena menurut nya sebuah kecupan saja tidak cukup untuk nya.


Ketika Zela sedang asyik mengecup bibir itu, tiba - tiba ciuman dari Zela di balas oleh Arga entah secara sadar atau tidak. Bibir Arga terus bergerak melu mat dan menyesap bibir Zela dengan begitu lembut masih dengan mata yang terpejam. Zela yang merasa kaget bercampur malu karena perbuatan nya di ketahui oleh suami nya berniat untuk melepaskan bibir nya namun tengkuk Zela di tahan oleh tangan Arga sehingga Zela tidak bisa menjauh dari tubuh Arga.


" Kamu mau ke mana hem? Kamu harus bertanggung jawab karena sudah membangunkan aku dan dia" Arga melirik bagian bawah nya yang sudah mulai menegang setelah dia melepaskan ciu man di antara ke dua nya dan membuka mata nya.


" Aku hmmpth" belum sempat Zela menyelesaikan ucapan nya, bibir Zela sudah kembali di bungkam oleh suami nya itu.


Suara decapan dari bibir ke dua nya terdengar bersahutan, Zela yang memang sudah berg airah sejak tadi kini semakin bergai rah saat tangan Arga mulai beraksi menyelinap pada bagian dalam piyama yang di pakai Zela saat ini. Model piyama yang di pakai Zela saat ini sangat memudahkan Arga untuk menyentuh dan memegang dua gundukan kembar milik Zela apa lagi Zela saat ini tidak memakai apa pun lagi di balik piyama nya.


Entah kenapa sentuhan yang di lakukan oleh suami nya saat ini begitu berbeda dan membuat nya seakan terbang melayang saat sentuhan demi sentuhan itu di berikan oleh Arga, dan Zela sangat menyukai dan menik mati itu. Terbukti saat ini tubuh Zela beberapa kali menggelinjang merasakan suatu aliran yang menjalar keseluruh tubuh nya di setiap sentuhan yang di berikan oleh suami nya itu.


Begitu pun yang di rasakan oleh Arga saat ini yang begitu menikmati permainan nya pada istri nya itu. Sungguh rasa nya sudah lama perasaan itu tidak dia rasakan. Mungkin karena saat ini kedua nya melakukan itu dengan rasa saling menginginkak satu sama lain sehingga rasa nik mat itu sungguh luar biasa di rasakan oleh ke dua nya. Pada malam itu suara de sahan dan era ngan terdengar menggema diseluruh kamar pengantin baru yang sudah agak berumur itu. Seperti nya itu akan menjadi malam pertama yang tidak akan di lupakan oleh ke dua nya.


🍓🍓🍓🍓🍓🍓🍓🍓


Beberapa minggu telah berlalu dan hari ini adalah hari yang Razky tunggu dimana pertemuan keluarga nya dan keluarga Nami akhir nya terselenggara. Hari ini juga akan di tentukan hari pernikahan nya dengan Nami.


Bila Jay dan Alice sudah melakukan pertemuan antara dua keluarga mereka dua hari setelah hari pernikahan Adzriel dan Yuki maka Razky dan Nami baru bisa mengadakan pertemuan keluarga mereka dua minggu setelah pernikahan Zela dan Arga selesai.

__ADS_1


Alice dan Jay sudah menentukan hari pernikahan mereka yang akan mereka adakan bulan depan sedangkan pernikahan Nami dan Razky akan di laksanakan dua minggu setelah nya. Dan itu sudah di sepakati oleh semua nya.


" Akhir nya hanya tinggal enam minggu lagi abang akan melepas masa lajang abang" ucap Yuki saat semua nya sudah pulang dari rumah Nami, Yuki dan yang lain nya sedang berkumpul di toko kue milik Yuki.


Yang hadir di acara pertemuan itu hanya anggota keluarga inti saja yaitu Yuki, Adzriel, Razky, Rafa , Dita , Arga dan Zela karena ini hanya acara pertemuan keluarga biasa saja.


" Iya ya, akhir nya abang bisa merasakan rasa nya menjadi pengatin" Razky terkekeh saat mengatakan nya.


" Abang ingin cepat - cepat jadi pengantin pasti karena iri sama kita, iya kan?" Ucap Adzriel dengan nada mengejek.


" Ish, enak saja kamu bocah tengik. Kamu baru nikah selama beberapa hari saja sudah sombong" Razky memutar bola mata nya malas.


" Terserah apa kata abang, yang penting aku sudah halal. Mau melakukan apa pun bebas bang, tidak sperti abang dan Nami yang masih di larang melanggar perboden" Adzriel terkekeh saat mengatakan nya seraya tangan nya dengan nakal merangkul pundak Yuki.


" Ish, kalian ini bisa tidak kalau bertemu tidak ribut seperti ini. Aku rasa nya pusing" Yuki mendengus kesal.


" Tidak" ucap Adzriel dan Razky secara bersamaan dengan suara tawa mengikuti nya.


" Dasar menyebalkan" Yuki mendengus kesal seraya pergi ke dapur untuk melihat Via yang terlihat sibuk dengan karyawan lain nya. ,Ya sudah satu bulan ini Yuki menambah tiga karyawan lagi di toko nya karena semakin hari toko milik nya semakin ramai saja oleh pengunjung dan kalau hanya bertiga mereka kewalahan apalagi setelah menikah Yuki lebih sering berada di luar dari pada di dalam toko.


Jangan lupa Like, Vote dan Komen. Jangan lupa juga tambahkan ke favorite kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini. Terima kasih 🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2