Terjebak Cinta CEO Tampan 2 ( Adzriel Dan Yuki )

Terjebak Cinta CEO Tampan 2 ( Adzriel Dan Yuki )
Bab 72


__ADS_3

Hari kini sudah malam, matahari sudah kembali ke peraduan nya. Tampak semua nya menikmati makan malam bersama di dalam mansion keluarga Balendra. Begitu banyak jenis makanan yang disajikan pada meja makan yang sangat besar itu dan semua nya tampak menikmati seraya sesekali mengobrol ringan di meja makan.


Setelah makan malam Razky dan Nami langsung pulang duluan karena hari sudah malam dan dia harus mengantar Nami dulu ke apartemen nya yang lumayan jauh dari mansion itu sedangkan Jay, Adzriel , Yuki dan Alice tampak masih di sana karena karena ada sesuatu yang ingin mereka bicarakan kepada keluarga Fika.


" Jadi, apa yang ingin kalian bicarakan pada kami?" Bima tampak menatap Adzriel dan Yuki secara bergantian. Ya sebelum nya Fika sudah menyampaikan pada orang tua nya bahwa Adriel dan Yuki akan membicarakan sesuatu hal yang sangat penting.


" Maafkan aku paman, apakah paman bisa menceritakan pada kami tentang pak Arga yang paman ketahui" tanya Adzriel dengan wajah yang serius.


Danu, Bisma, Anggi dan Sita yang juga ada di sana tampak mengerutkan kening mereka menatap Adzriel dengan penuh tanda tanya saat mendengarkan nama yang tidak ingin mereka dengar disebutkan oleh pemuda yang ada di hadapan mereka.


" Arga? Apa maksud mu Arga Putra Atmaja?" Bima merasa heran kenapa tiba - tiba sahabat putri nya itu menanyakan tentang musuh bebuyutan nya.


" Ya paman, aku ingin tahu semua nya" jawab Adzriel


" Tapi apa alasan mu menanyakan tentang nya? Aku harap kalian tidak mempunyai urusan apa pun dengan nya, karena itu sangat berbahaya untuk kalian" Bima memberikan nasihat nya.


" Ya, Bima benar, kalian menjauhlah dari nya. Jangan pernah ada urusan dengan nya" Danu ikut menimpali.


" Ya, kalian menghindarlah dari dia. Karena dia bukan tandingan kalian" Bisma pun ikut berbicara.

__ADS_1


" Terlambat paman, walaupun aku tidak ingin berurusan dengan nya. Tapi darah yang mengalir dalam tubuh ku tidak akan bisa membuatku untuk tidak berurusan dengan nya" Yuki berkata dengan tubuh yang mulai bergetar.


" Apa maksud mu?" Bima semakin bingung dengan perkataan dari gadis yang ada di hadapan nya itu begitu pun dengan Danu dan yang lain nya.


Adzriel pun menceritakan tentang hubungan Yuki dengan Arga yang merupakan ayah kandung dari Arga dan juga Zela yang baru akhir - akhir ini mengetahui nya. Yuki juga menceritakan tentang perlakuan papa kandung nya pada mama nya dan diri nya saat dia masih dalam kandungan ibu nya. Adzriel juga menceritakan tentang rencana mereka untuk menjatuhkan dan menjerat Arga ke ranah hukum. Bima dan yang lain nya sangat terkejut dengan apa yang dia dengar dari kedua sahabat baik putri nya itu.


" Jadi kamu anak Zela?" Sita menatap tak percaya pada gadis yang ia ketahui sahabat dari anak nya Fika. " Oh Tuhan, ternyata do'a kami saat itu di dengar oleh Nya. Kamu tahu saat kami bertemu sebelum kecelakaan naas yang menimpa ayah nya Fika, kami bertemu dan sempat berkata 'semoga anak kami akan berteman baik suatu saat nanti' dan kami tidak tahu kalau Tuhan mengabulkan do'a kami tanpa sepengetahuan kami" Sita mendekati Yuki dan merangkul gadis yang tampak sudah menahan tangis nya sejak dia menceritakan tentang kehidupan keluarga nya.


" Ya tante, Tuhan sangat menyayangiku sehingga mengirimkan Fika untuk menjadi sahabat baikku" Fika tersenyum haru mendengar ucapan Yuki barusan.


" Oh ya, bagaimana keadaan Zela sekarang? Aku harap dia baik - baik saja. Tante menyesal telah mengatakan hal kasar pada nya di saat terakhir kami bertemu" Sita mengingat kembali bagaiman dia mengusir dan memarahi Zela yang saat itu bertemu di rumah sakit saat Bima mengalami kecelakaan.


" Baik, dan untung nya mama belum bertemu lagi dengan pria itu. Mama ingin sekali meminta maaf secara langsung pada om dan tante suatu hari nanti. Semoga kalian mau memaafkan keluarga ku" Yuki menatap Sita dan Bima secara bergantian.


" Sudahlah semua nya sudah terjadi, lagi pula ini bukan kesalahan mu" Bima tampak menenangkan Yuki.


" Ya, yang harus kita fikirkan sekarang adalah bagaimana cara nya untuk menghadapi Arga karena yang kita hadapi sekarang bukan orang biasa" Danu tampak memberikan solusi.


" Apa ayah bisa menceritakan mengapa pak Arga bisa sangat membenci ayah dan menjadikan ayah sebagai musuh nya. Pasti ini bukan karena tante Zela saja kan?" Nanda yang sedari tadi hanya diam mengutarakan pertanyaan nya yang sedari tadi mengganggu fikiran nya.

__ADS_1


" Sebenar nya ayah tidak tahu pasti alasan Arga sampai sangat membenci ayah, tapi yang ayah ingat sejak pertama ayah bertemu dengan Arga saat SMA Arga sudah membenci ayah dan berusaha merebut apa yang ayah punya sampai masa kuliah dia merebut Zela. Ayah merelakan nya karena ayah tahu Zela sudah jatuh cinta juga pada Arga dan ayah juga tak lama setelah itu bertemu dengan Sita dan kami pun menikah. Ayah fikir setelah itu dendam nya akan berhenti tapi ternyata ayah salah. Arga malah menuduh ayah telah berselingkuh dengan Zela dan malah nekad mencelakai ayah" Ya Bima sampai sekarang tidak tahu apa alasan Arga yang sebenar nya sampai dia sangat membenci nya.


" Emm, berarti masih ada misteri yang harus kita pecahkan. Aku akan menyuruh seseorang untuk menyelidiki Arga sekali lagi dan kali ini kita harus mengorek lebih dalam masa lalu nya." Ucap Nanda membuat semua nya menganggukan kepala nya setuju.


" Om akan kebali ke Bandung lebih awal dan akan menyelidiki semua tentang Arga di mulai dari keluarga nya" Danu mengajukan diri nya sendiri untuk menyelidiki langsung latar belakang Arga.


" Terima kasih banyak om, aku sangat beruntung dikelilingi orang yang sangat baik seperti kalian" Yuki tersenyum penuh haru menatap satu per satu anggota keluarga Fika.


Percakapan pun berlanjut termasuk rencana lamaran Jay pada Alice yang akan di laksanakan setelah acara perikahan Yuki dan Adzriel selesai. Namun Fika dan Nanda tidak mengikuti percakapan sampai selesai karena Fika yang tiba - tiba merasa pusing dan tidak enak badan.


🍓🍓🍓🍓🍓🍓🍓


Sementara di hotel X tempat Zela melakukan launcing produk dari perusahaan nya tampak acara berjalan dengan lancar dan sukses. Zela terlihat begitu cantik dan anggun di setiap penampilan nya dalam mempromosikan produk nya pada semua tamu yang datang. Walaupun Zela sudah berumur hampir 50 tahun tapi wajah dan tubuh nya masih terlihat sangat muda.


" Baiklah , cukup sekian atas perkenalan produk dari perusahaan kami. Saya yakin anda semua sangat pintar dalam memilih dan pilihan anda pasti nya akan jatuh pada produk kami" Zela menutup kata sambutan nya dengan menyebutkan slogan dari produk yang ia promosikan.


Suara riuh tepuk tangan terdengar menggema di seluruh ruangan ballroom hotel itu untuk memberikan apresiasi pada Zela yang sudah melakukan pekerjaan nya dengan baik.


" Kamu masih saja terlihat sama setelah puluhan tahun berlalu, cantik dan juga sangat memukau. Aku sudah tidak sabar ingin bertemu dengan mu, kira - kira bagaimana eksfresi mu saat melihat ku" Tanpa di sadari Zela , seseorang tampak melihat nya dengan tatapan yang sulit untuk di artikan seraya tersenyum menyeringai menatap wajah cantik yang sudah lama tidak dia lihat.

__ADS_1


**Kira -kira siapa yang sedang memperhatikan Zela?


Jangan lupa Like, Vote dan Komen. Jangan lupa juga tambahkan ke favorite kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini.Terima kasih 🙏🙏**


__ADS_2