Terjebak Cinta CEO Tampan 2 ( Adzriel Dan Yuki )

Terjebak Cinta CEO Tampan 2 ( Adzriel Dan Yuki )
Bab 127


__ADS_3

Tiga bulan telah berlalu dan tak terasa kandungan Fika saat ini sudah menginjak sembilan bulan sedangkan kandungan Zela baru menginjak tujuh bulan dan kandungan Yuki baru menginjak usia empat bulan.


Hari ini adalah hari minggu dan Fika mengajak Nanda untuk mengunjungi toko kue milik Yuki untuk memakan kue kesukaan nya di sana.


" Selamat datang!" Salah satu karyawan Yuki menyambut pengunjung yang baru datang di pintu masuk sedangkan Yuki sejak hamil tidak di perbolehkan bekerja sedikit pun oleh Adzriel, Yuki hanya boleh datang ke toko hanya untuk mengawasi dan itu hanya boleh sampai jam makan siang saja setelah itu Adzriel akan menjemput Yuki dan mengantar nya pulang.


Karena hari ini hari minggu tentu saja Yuki datang ke toko bersama dengan Adzriel dan sudah di pastikan Yuki kini tidak bisa keluar dari ruangan nya. Semua yang Yuki butuhkan semua nya di sediakan oleh Adzriel saat ini.


" Apa Yuki ada?" Fika bertanya dengan ramah pada karyawan Yuki yang sudah dia kenal.


" Ada kak Fika, kak Yuki ada di ruangan nya. Kakak langsung ke sana saja!" Karyawan itu membalas senyuman Fika tak kalah ramah.


" Baiklah terima kasih" Fika pun berlalu diikuti oleh suami nya menunju ke ruangan Yuki dengan langkah yang pelan. Fika yang biasa nya selalu enerjik dan tak bisa diam selama dia hamil gerakan nya terbatasi karena perut nya yang sudah membesar. Nanda dengan sabar nya selalu menggandeng istri nya itu kemana pun dia inginkan walau akhir nya dia harus selalu merepotkan Jay dengan pekerjaan nya yang teebengkalai.


Jay masih bekerja di Balendra Corp sebagai tangan kanan Nanda walaupun Alice sudah menyuruh nya untuk membantu nya di perusahaan nya tapi Jay menolak nya dengan alasan dia tidak mau bergantung pada istri nya itu dan mau tidak mau Alice pun hanya mengiyakan nya saja , apa lagi Alice juga tahu selama Fika hamil pasti Nanda akan sering meninggalkan pekerjaan nya dan pasti suami nya itu yang mengerjakan semua urusan Balendra Corp selama Nanda tidak bisa datang ke perusahaan nya itu dengan satu syarat yaitu saat Alice mengandung anak mereka Jay mau tidak mau harus mengambil alih Wilantara Corp dan berhenti dari Balendra Corp. Dan tentu saja Jay menyetujui nya karena dia tidak ingin istri nya itu bekerja di masa kehamilan nya.


Tok


Tok


Tok


Fika mengetuk pintu ruang kerja Yuki dengan lumayan keras


" Masuk" Terdengar suara dari dalam dan Fika pun langsung masuk bersama dengan Nanda.


" Hai, apa kabar?" Yuki mengembangkan senyuman nya saat melihat siapa yang datang, dia pun berdiri seraya merentangkan tangan nya agar sahabat sekaligus sepupu nya itu bisa memeluk nya.


" Kabar ku baik, bagaimana dengan mu dan calon keponakan ku?" Fika mennunduk setelah dia mengurai pelukan nya dan menyentuh perut Yuki yang agak membuncit.


" Aku baik tante, bagaimana dengan saudaraku apa baik juga?" Yuki menirukan suara anak kecil seraya tangan nya menyentuh perut Fika yang sudah besar itu dengan suara kekehan di akhir perkataan nya.


" Dia baik, bahkan sekarang dia sangat sering menendang perut ku seperti nya dia sedang bermain sepak bola di dalam sana" Fika terkekeh saat mengatakan nya.

__ADS_1


" Kapan perkiraan kamu lahiran Fik?" Tanya Adzriel


" Menurut perkiraan masih satu minggu lagi" Nanda yang menjawab.


" Wah, aku tidak sabar ingin segera melihat baby mu" Yuki terlihat berbinar.


" Aku juga" Fika dan Yuki pun terkekeh bersama.


Fika dan Yuki pun duduk di atas sofa yang ada di sana diikuti oleh para suami mereka.


" Semoga anak - anak kita nanti akan bersahabat seperti kita ya" ucap Yuki.


" Ya semoga saja, aku harap juga seperti itu" jawab Fika.


" Persahabatan kalian memang tulus hingga bisa bertahan sampai sekarang, dan lebih dari itu bahkan kalian ternyata bersaudara" ucap Nanda dengan wajah datar nya.


" Ya, bahkan kalian mempunyai takdir yang sama" Adzriel terkekeh saat mengatakan nya.


" Apa?" Fika dan Yuki sama - sama mengerutkan kening mereka menatap Adzriel.


" Kalian sama - sama terjebak cinta CEO tampan seperti kami" ucap Adzriel dan Nanda secara bersamaan dengan kekehan yang mengiringi nya.


" Ish, kalian ini" Yuki memutar bola mata nya malas.


" Kalian pd sekali menyebut diri kalian tampan" Fika ikut memutar bola mata nya malas sedangkan Adzriel dan Nanda sama - sama tertawa sambil ber high five ria.


Obrolan mereka pun masih berlanjut dengan di temani beberapa kue dan minuman yang tadi di minta Adzriel pada karyawan nya untuk di bawa ke ruangan mereka.


Kini aneka macam kue dan dua gelas jus alpukat dan dua cangkir capucino tampak memenuhi meja di sana. Fika dan Yuki yang paling banyak menghabiskan kue karena mungkin mereka makan untuk dua orang jadi makan nya banyak.


" Aw!" Fika meringis kesakitan sambil memegang perut nya di saat mereka sedang asyik mengobrol dan tertawa.


" Kamu kenapa sayang?" Nanda tampak panik.

__ADS_1


" Kamu kenapa Fik?" Yuki juga tampak panik


" Apa kamu terlalu banyak tertawa sampai perut mu keram ya Fik?" Tanya Adzriel dengan gaya tengil nya membuat semua melotot tajam ke arah nya.


" Adzriel, ini bukan saat nya bercanda! Perut gue beneran sakit tau" Fika mendengus kesal seraya menahan rasa sakit yang semakin sakit di area perut nya. Fika sangat kesal pada sahabat nya yang satu itu, bisa - bisa nya dia bercanda di saat seperti ini.


" Apa kamu akan melahirkan sekarang?" Tanya Yuki membuat semua menatap nya dengan tatapan yang sulit untuk di artikan.


" Tapi itu masih satu minggu lagi" Nanda tampak semakin panik.


" Itu hanya perkiraan dokter saja dan tidak seratus persen akurat" Jawab Yuki


" Apa itu benar sayang? Apa kamu akan melahirkan sekarang?" Tanya Nanda dengan wajah yang semakin panik.


" Aku tidak tahu tapi sakit nya sekarang menghilang lagi.


Semua nya tampak lega mendengar ucapan Fika barusan dan mereka kembali memakan kue yang ada di atas meja.


Namun beberapa menit kemudian Fika meringis kesakitan kembali seraya memegang perut nya yang sakit.


" Apa ini sudah waktu nya sayang?" Nanda kembali panik.


" Lebih baik kita bawa dia ke rumah sakit" Yuki pun tak kalah panik.


"Aku akan siapkan mobil nya, dan kamu bawa Fika ke dalam mobil ku!" Adzriel pun dengan panik berlari untuk menyiapkan mobil nya terlebih dahulu agar mereka bisa membawa Fika ke rumah sakit.


" Baiklah, tolong ya!" Nanda pun langsung mengangkat tubuh istri nya itu, namun ternyata bokong Fika sudah basah dan itu membuat diri nya semakin panik.


" Kenapa bagian belakang mu basah sayang? Apa ini tidak akan apa - apa?" Nanda melihat ke arah Yuki untuk meminta penjelasan nya sedangkan Fika masih meringis kesakitan dan sesekali berteriak seraya tangan nya merangkul erat leher Nanda.


" Itu pasti air ketuban nya, cepat kita harus segera membawa nya!" Ucap Yuki dengan wajah yang sangat panik.


Nanda pun tak menunggu lama langsung lari ke luar dari toko dengan wajah yang sangat panik, apa lagi Fika semakin meringis kesakitan dalam gendongan nya.

__ADS_1


Yuki pun ikut berlari di belakang Nanda dengan wajah yang tak kalah panik, bahkan dia sampai melupakan kalau diri nya juga sedang berbadan dua dan tak boleh berlari seperti itu.


Jangan lupa Like, Vote dan Komen. Jangan lupa juga tambahkan ke favorite kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini. Terima kasih 🙏🙏


__ADS_2