Terjebak Cinta CEO Tampan 2 ( Adzriel Dan Yuki )

Terjebak Cinta CEO Tampan 2 ( Adzriel Dan Yuki )
Bab 45


__ADS_3

" Sayang, apa kamu sedang sibuk?" Zela tampak mengembangkan senyum nya menghampiri Yuki yang sedang membereskan beberapa kue kedalam etalase bersama dengan Via sedangkan Sila sedang mengambil kue yang lain dari dapur.


Zela tadi sempat terdiam agak lama dalam mobil sebelum turun dari mobil dan masuk kedalam toko untuk menemui Yuki, untuk menetralisir perasaan nya yang sempat kacau balau setelah melihat seseorang yang telah menorehkan luka yang amat besar dalam hidup nya.


" Tidak juga, mama datang kesini sendiri?" Yuki heran melihat mama nya yang datang sendirian karena biasa nya Zela selalu datang dengan Dita atau Xena.


" Ya, mama datang sendiri karena Xena sedang tidak enak badan sedangkan bunda kamu mau mengantarkan makan siang untuk ayah mu" Zela mendekati anak nya itu dan memeluk nya tak lupa dia juga mencium kedua pipi Yuki.


" Oh, iya. Sebentar lagi akan masuk waktu makan siang ya" Yuki tampak melihat jam yang ada di pergelangan tangan nya. " Sebentar lagi Adzriel pasti kesini"


" Adzriel datang ke sini setiap hari sayang?" Zela bertanya dengan wajah tak percaya.


" Tidak ko ma, kalau Yuki tidak ke kantor nya saja dia kesini" Yuki terkekeh saat mengatakan nya.


" Ish, kalian seperti nya sudah tidak sabar ingin segera bersama. Apa pernikahan kalian kita majukan saja ya" Zela tampak menggoda Yuki membuat wajah Yuki terlihat merona.


" Ya tante, aku setuju! Seperti nya mereka berdua sudah tidak tahan ingin segera menikah" Via yang sedari tadi mendengarkan percakapan ibu dan anak itu pun ikut berbicara.


" Ya, kamu juga setuju kan?" Via pun mengangguk dan mereka berdua pun tertawa bersama sedangkan wajah Yuki sudah sangat merah karena malu.


Yuki , Via dan Sila tampak sibuk dengan pekerjaan mereka apalagi toko Yuki semakin hari semakin ramai saja oleh para pengunjung yang datang kesana. Zela tampak duduk di salah satu meja yang ada disana seraya menikmati kue dan minuman yang tadi di bawakan oleh Yuki untuk nya.


" Apa tadi Yuki bertemu dengan dia ya?" batin Zela seraya memperhatikan Yuki yang sedang sibuk bekerja. " Semoga saja mereka tidak saling bertemu karena kalau dia tahu kalau Yuki adalah anak nya, aku takut dia akan mengambil nya dari ku. Tapi bagaimana pun Yuki akan ssgera menikah dan akan membutuhkan wali nya" Zela menjadi dilema akan permasalahan yang tengah dia hadapi.


Kret


Pintu toko terbuka dari luar menampakan Adzriel yang datang karena sudah waktu nya makan siang. Seperti biasa nya Adzriel akan membawa makanan untuk nya , Yuki dan kedua karyawan nya. Namun kali ini Adzriel juga membawa untuk calon mama mertua nya yang sedang berkunjung kesana. Ya Yuki tadi menelfon Adzriel dan membertahukan tentang keberadaan Zela.


" Kamu sudah datang Riel?" Yuki menghampiri calon suami nya itu dan memrluk nya.

__ADS_1


" Ya, dan aku bawa sesuatu untuk mu" Adzriel tampak tersenyum penuh arti.


" Aku tahu, kamu bawa makanan kan?" Yuki berkata cuek.


" Ish, itu kan sudah pasti. Tapi ada yang lain yang aku bawa" Adzriel masih ingin membuat calon istri nya itu penasaran.


Belum juga Adzriel berhasil membuat calon istri nya itu merasa penasaran, pintu toko keburu terbuka kembali.


Kret


Pintu terbuka menampilkan sosok dua orang yang Yuki sendiri tidak menyangka akan kehadiran mereka di sini.


" Fika, tuan Nanda. Kalian disini" Yuki tampak terkejut namun kaki nya melangkah begitu saja menghampiri sahabat nya itu dan memeluk nya.


" Ya tadi Adzriel dan ka Adi baru mengadakan pertemuan di Balendra Corp dan aku juga kebetulan ikut. Pas Adzriel bilang mau kesini, aku minta ikut sama ka Adi. Gak papa kan?" Fika tampak tersenyum manis.


" Mama" panggil Yuki saat diri nya sudah dekat dengan meja Zela , namun Zela tampak masih asik dengan dunia nya sendiri dan tak menyadari kehadiran Yuki di dekat nya


Yuki dan Fika tampak saling tatap dengan wajah mereka yang terlihat bingung melihat sikap Zela yang seperti itu. Begitu pun Nanda dan Adzriel yang tampak bingung sama seperti mereka.


" Ma, mama kenapa sih?" Yuki akhir nya memegang pundak Zela membuat Zela terkesiap


" Ada apa sayang?" jawab Zela dengan wajah terkejut nya.


" Mama kenapa sih? Dari tadi aku panggil tapi mama malah cuek" Yuki terlihat cemas pada mama nya itu.


" Nggak ko sayang, mama cuma lagi mikirin pekerjaan" bohong Zela. Dia tidak mungkin memberitahukan Yuki tentang apa yang dia lihat karena tidak mau membuat anak nya itu merasa curiga.


" Yang bener?" Yuki menatap Zela dengan tatapan menyelidik karena merasa ada yang aneh dengan sikap mama nya itu

__ADS_1


" Bener sayang, eh ada Fika. Datang sama siapa?" Zela buru - buru mengalihkan pembicaraan agar Yuki tidak merasa curiga


" Sama suami tante, ikut sama Adzriel yang kebetulan habis mengadakan pertemuan di Balendra Corp." Fika tersenyum ramah seraya mencium tangan mama sahabat nya itu diikuti oleh Nanda dan Adzriel yang melakukan hal sama.


"Ayo kita makan!" Adzriel mengangkat kantong plastik berisi makanan untuk dia makan bersama - sama.


"Ya, aku juga sudah lapar" Yuki pun mengambil kantong plastik itu untuk ia bawa ke dapur untuk ia siapkan agar semua orang bisa menikmati nya.


" Aku bantu" Fika pun mengikuti Yuki ke dapur untuk membantu Yuki. Sedangkan Nanda , Adzriel dan Zela tampak mengobrol ringan sambil menunggu makanan mereka yang di siapkan Fika dan Yuki sekalian mereka memanggil Via dan Sila untuk makan bersama mereka.


Tak lama Yuki dan Fika tampak datang membawa makanan yang sudah di masukan kedalam piring diikuti oleh Sila dan Fika yang ikut membantu membawakan piring yang lainnya.


" Ini dia makanan nya" Yuki meletakan piring yang ia bawa di atas meja diikuti Fika , Sila dan juga Via.


Mereka pun tampak memakan makanan mereka dengan lahap dengan sesekali mengobrol ringan sampai tak terasa makanan dihadapan mereka tampak habis tidak bersisa.


" Oh ya, tadi ada pertemuan apa sih? Ko Fika sampai ikut segala?" Yuki bertanya pada Adzriel saat mereka sudah menyelesaikan makanan mereka. Sedangkan Sila dan Via sudah kembali dengan pekerjaan mereka.


" Itu, kami membahas tentang perusahaan baru yang mengajukan kerja sama pada perusahaan kami" Adzriel menyeruput minuman yang ada di hadapan nya.


" Ya. dan kami sudah memutuskan untuk menolak nya" Fika ikut menimpali.


" Ditolak, kenapa? Apa kurang menguntungkan bagi perusahaan kalian?" Yuki tampak mengerutkan kening nya.


" Bukan sayang, malah lebih dari itu" Adzriel mengusap wajah cantik calon istri nya itu.


" Maksud nya?" Yuki menjadi bingung dengan apa yang di ucapkan oleh Adzriel begitu pun Zela tampak ikut penasaran dengan apa yang dibicarakan oleh calon menantu nya itu.


Jangan lupa Like, Vote dan Komen. Jangan lupa tambahkan juga ke favorite kalian dan beri hadiah yang banyak untuk karya ku ini. Terima kasih 🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2