Terjebak Cinta CEO Tampan 2 ( Adzriel Dan Yuki )

Terjebak Cinta CEO Tampan 2 ( Adzriel Dan Yuki )
Bab 20


__ADS_3

Besok adalah hari yang di tunggu - tunggu oleh semua orang. Besok adalah hari resepsi pernikahan Fika dan Nanda akan di gelar, sore ini Yuki dan Adzriel akan mengantarkan kue pengantin untuk acara besok dengan menggunakan mobil box yang Adzriel sewa untuk mengantar kan kue itu


Setelah beberapa menit mereka membelah jalanan ibu kota, akhir nya mereka sampai juga di tempat tujuan mereka yaitu Balendra hotel


Saat mereka tiba tampak Jay bersama dengan dua orang pegawai hotel sedang menunggu kedatangan mereka di depan hotel. Ya Yuki tadi memberi kabar bahwa Adzriel dan diri nya akan mengantarkan kue pengantin untuk Fika dan Nanda saat ini, sehingga Jay membawa beberapa pegawai hotel untuk membantu membawa kan kue pengantin yang ukuran nya sangat besar itu


" Kalian sudah sampai" Jay menyambut kedatangan mereka


" Ya, kue nya ada di belakang" Adzriel menunjuk bagian belakang mobil box itu


" Oke" Jay pun langsung membuka pintu belakang mobil box itu di ikuti oleh dua orang yang telah dia siap kan untuk membantu nya


" Wah, apa kita bertiga bisa mengangkat nya?" Jay menaikan sebelah alis nya menatap kue yang berukuran sangat besar yang ada di hadapan nya


" Aku juga akan membantu" Adzriel ikut mendekat


" Baguslah" Jay mengangkat sudut bibir nya " oh ya, kamu benar - benar pengusaha yang hebat. Bahkan kamu mengantar kue dari toko mu kepada pelanggan mu sendiri, wah wah apa gaji seorang CEO tidak cukup bagi mu?" Jay berbicara dengan nada mengejek


" Kau boleh bicara apa pun, tapi yang pasti bukankah pelangganku yang ini sangat istimewa ha?" Adzriel menolehkan wajahnya " bukankah mengirimkan pesanan orang nomer satu di Indonesia bahkan di Asia bayaran nya akan sangat besar" Adzriel terkekeh saat mengatakan nya


" Ish, kau ini selalu saja benar" Jay tertawa di akhir kalimatnya


" Apa kalian akan mengobrol saja hem, apa mungkin kotak kue itu akan berjalan sendiri masuk kedalam ballroom hotel ini huh" Yuki mendengus kesal melihat kedua pria di hadapan nya yang terus berbicara


" Maaf sayang, aku akan mengangkatnya sekarang" Adzriel tersenyum kikuk seraya mulai ancang - ancang mengangkat kotak kue bersama dengan dua orang pegawai hotel yang sudah bersiap sedari tadi


" Ya aku juga" Jay pun melakukan hal yang sama


Keempat orang itu mengangkat kotak kue itu ke dalam ballroom hotel yang sudah tampak dihias dengan sedemikian rupa menjadi tempat yang sangat indah


Sejenak Yuki terpaku melihat dekorasi yang ada di sana " Wow, cantik sekali. Sangat indah!" wajah Yuki tampak berbinar saat melihat nya " Fika pasti menyukainya" Yuki menoleh ke arah Jay

__ADS_1


" Tentu saja kakak ipar pasti menyukai nya, bukankah itu warna favoritnya" Jay melipat kedua tangan nya didada nya seraya memandang dekorasi pesta seluruh ruangan


" Apa Fika sudah melihat nya?"


" Belum, ini akan menjadi kejutan untuk nya" Jay sedikit terkekeh saat mengatakan nya


" Ya, dia pasti akan sangat terkejut. Iya kan?" Yuki tampak menolehkan wajah nya pada Adzriel yang dari tadi hanya diam memandangi dekorasi pesta yang ada di sana.


Dia meletak kan ibu jari dan telunjuk nya pada dagu nya dengan di topang tangan yang satunya yang ia lipat di dada nya seperti seorang yang sedang memikir kan sesuatu


" Riel, kenapa kamu diam? Apa sih yang sedang kamu fikirkan" Yuki mengerut kan kening nya


" Aku hanya berfikir, apa kita juga mendekorasi pesta pernikahan kita juga seperti ini? Bukankah ini sangat cantik sayang?" Adzriel menolehkan wajah nya pada Yuki


" A apa ? Pernikahan kita? Wajah Yuki terlihat merona " bukan kah itu masih lama?" Yuki memalingkan wajah nya menetralisir kegugupan nya. Bahkan jantung nya kini sudah berdetak dengan sangat kencang


" Tapi kita akan menikah suatu hari nanti, walaupun masih belum pasti kapan itu terjadi " ada sedikit nada kekecewaan yang terdengar dari ucapan Adzriel


" Jangan ikut campur" Adzriel berkata ketus " lebih baik aku yang punya pacar , dari pada kamu?" Adzriel berkata sinis pada Jay


" Aku itu bukan nya jomblo karena tidak ada yang mau dengan ku, asal kau tahu banyak wanita yang mengantri ingin menjadi kekasih ku. Aku saja yang belum menemukan yang pas dengan hati ku" Jay berkata ponggah


" Terserah" Adzriel memutar bola mata nya malas


"Baiklah tuan yang di antri banyak wanita, kami permisi dulu oke" Yuki berbicara dengan nada mengejek " Riel, pulang yuk!" Yuki pun menggandeng tangan Adzriel


" Ayo!" Adzriel pun membalas genggaman tangan Yuki pada tangan nya " semoga kamu segera menemukan yang cocok untukmu, itu pun kalau mereka tidak lelah untuk mengantri" setelah mengatakan itu Adzriel berlalu bersama dengan Yuki meninggalkan Jay


" Kau tenang saja, aku sudah memberikan multivitamin agar mereka semua kuat untuk mengantri" Jay terkekeh saat mengatakan nya


" Ya semoga" Adzriel berkata tanpa menolehkan kepala nya

__ADS_1


Adzriel dan Yuki pun pulang dengan memakai mobil box yang tadi. Adzriel akan mengantar Yuki terlebih dahulu ke rumah nya sebelum dia ke toko kue untuk menukar mobil yang ia pakai dengan mobil kesayangan nya yang ia tinggal kan di toko kue


🍓🍓🍓🍓🍓🍓🍓


Sementara di rumah Yuki, Razky pulang lebih awal dari biasanya karena ada sesuatu yang ingin dia katakan pada orang tua nya. Sesuatu yang sangat penting dan baru dia ketahui hari ini dari teman - teman kerja nya yang sedang ber gosip


" Ayah , bunda , ini gawat bunda" Razky tampak tergesa - gesa menghampiri ayah dan bunda nya yang sedang duduk di ruang keluarga.


" Assalamu 'alaikum, hal gawat apa sih sampai kamu lupa ucapkan salam" Dita mendengus kesal


" Walaikum sallam bun, maaf" Razky menggaruk tengkuk nya yang tak gatal


" Ada apa Ky, seperti nya ada yang penting banget" Rafa yang mendengar keributan pun ikut berbicara


" Apa ayah dan ibu sudah mendengar berita nya?" Razki menatap kedua orang tua nya dengan tatapan menyelidik sedangkan Dita dan Rafa tampak saling pandang dengan tatapan penuh tanya " tante Zela telah kembali ke Indonesia bun" Razky yang melihat eksfresi ayah dan bunda nya pun mengerti pasti mereka belum mengetahui hal itu sehingga Razky memutuskan untuk mengatakan nya langsung


" Apa" Dita dan Rafa berbicara bersamaan dengan wajah yang terlihat pucat karena panik


" Bagaimana ini yah? Bagaimana kalau di datang untuk mengambil Yuki dari kita" Dita terlihat sangat panik dengan air mata yang sudah menetes membasahi pipinya


" Tenang bun, kita juga tahu hari ini pasti akan terjadi" Rafa tampak membuang nafas lelah nya


" Tapi bunda gak mau berpisah dengan Yuki yah, bunda sangat sayang sama Yuki" Dita semakin terisak


" Ayah tahu, ayah juga sama bun. Ayah sudah menganggap Yuki seperti anak kandung kita sendiri" Rafa menarik istrinya kedalam dekapan nya yang masih terisak di dalam sana


Tanpa mereka sadari Yuki sudah berdiri dibelakang mereka mendengarkan apa yang mereka katakan. Yuki yang melihat pintu yang dibiarkan terbuka membuat dia memutuskan untuk langsung masuk saja dan mengucapkan salam setelah nya tapi malah terpaku saat mendengar bunda nya menangis terisak. Yuki yang penasaran, bermaksud mendengarkan apa yang membuat bunda nya itu menangis. Namun ternyata Yuki malah di kejutkan dengan apa yang telah dia dengar dari bibir ayahnya Rafa


" Apa maksudnya itu?"


Jangan lupa Like, Vote dan Komen. Terima kasih🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2