
Masih area 21+ 🔥🔥🔥🔥
" Apa itu akan muat?" Gumam Yuki dengan wajah yang terlihat ngeri saat membayangkan milik nya akan di masuki oleh kepala kura - kura milik Adzriel yang terlihat panjang dan lumayan besar.
Glek
Yuki menelan saliva nya susah saat Adzriel perlahan mulai kembali mengungkung tubuh mungil nya. Namun belum sempat Yuki protes Adzriel sudah kembali menautkan bibir mereka. Adzriel melu mat dan menye sap bibir Yuki yang terasa manis oleh nya dengan sangat rakus dan menuntut. Yuki pun hanya pasrah dan menik mati permainan yang di lakukan oleh suami nya itu pada nya. Yuki pun lama - kelamaan ikut terbuai dan mulai terbakar gai rah yang sama dengan suami nya itu
Di rasa istri nya sudah mulai tidak tegang dan terlihat sudah mulai menikmati permainan yang di lakukan nya Adzriel pun mulai mengarahkan milik nya yang sudah sangat menegang itu pada milik Yuki yang sudah mulai basah. Adzriel perlahan menggerakan pinggul nya dan mulai menggesekan milik nya pada milik Yuki untuk menjebol gawang milik Yuki itu.
" Akh" pekik Yuki tertahan saat sesuatu mulai mendobrak paksa untuk masuk ke bawah sana. Rasa nyeri bercampur perih terasa mendominasi di bagian bawah nya. Namun Yuki tahu bahwa itu akan di rasakan oleh setiap wanita yang baru pertama melakukan hal itu dengan seorang pria sehingga Yuki sama sekali tidak berniat untuk menghentikan apa yang sedang di lakukan suami nya sekarang pada nya. Yuki malah menarik tengkuk Adzriel dan mengalungkan tangan nya pada leher Adzriel dan kembali menautkan bibir mereka.
Sementara Adzriel yang agak kesulitan memasuki milik Yuki menjadi semakin bersemangat saat merasakan perlakuan dari istri nya itu, seakan mendapatkan semangat dari sang istri Adzriel pun lebih bersemangat lagi untuk menjebol gawang milik Yuki dan setelah beberapa kali Adzriel menggesekan milik nya, pada akhir nya gawang milik Yuki pun dapat berhasil di jebol juga oleh suami nya. Yuki sempat merasakan perih yang teramat sangat saat itu terjadi namun lama - kelamaan rasa nyeri dan perih itu berubah jadi rasa nik mat yang luar biasa.
Malam itu, pasangan pengantin baru itu sama - sama berbagi peluh dalam satu kegiatan yang mempersatukan ke dua nya dalam kenik matan dunia yang tiada tara untuk pertama kali nya. Suara de sahan dan suara era ngan terdengar saling bersahutan menggema di seluruh kamar pengantin yang kini mulai acak - acakan. karena ulah mereka berdua.
Keesokan pagi nya, Yuki dan Adzriel sama - sama terbangun karena suara ponsel Adzriel yang berbunyi sangat nyaring sejak beberapa menit yang lalu.
" Siapa sih, yang ganggu pagi - pagi begini?" Adzriel bergumam dengan mata nya yang masih tertutup dengan tangan nya yang masih dengan nyaman mendekap tubuh istri nya yang masih dalam keadaan polos tanpa sehelai benang pun sama seperti diri nya. Rasa nya Adzriel sangat enggan bahkan hanya untuk membuka mata nya, mungkin karena kegiatan panas yang mereka lakukan semalam membuat mereka sama - sama merasa kelelahan
__ADS_1
" Angkat Riel, siapa tahu penting!" Yuki bergumam dengan mata yang masih tertutup juga. Namun hanya bibir nya saja yang menyuruh Adzriel untuk mengangkat panggilan pada ponsel nya , namun tubuh nya berkata lain karena tangan nya masih setia merangkul tubuh suami nya itu.
" Sudah biarkan saja, aku masih mengantuk sayang. Apa lagi tubuh ku sangat lelah" Adzriel semakin mengeratkan pelukan nya.
" Aku juga, rasa nya tubuh ku seperti remuk akibat perbuatan mu semalam" Yuki pun sama malah semakin menenggelamkan wajah nya pada dada bidang milik suami nya itu.
" Habis tubuh mu rasa nya sangat nik mat sayang, seperti nya aku akan kecanduan oleh hal itu" Adzriel terkekeh saat mengatakan nya membuat Yuki memukul pelan dada bidang Adzriel. " Bolehkah kita melakukan nya lagi sekarang sayang?" Adzriel kini sudah mulai membuka mata nya, tangan nya pun kini sudah mulai nakal memainkan benda kenyal yang menjadi favorit nya saat ini.
Perbuatan Adzriel saat ini sontak saja membuat Yuki langsung membuka ke dua mata nya. " Riel, bekas semalam saja masih sakit lho! Masa kamu mau ngelakuin lagi sih?" Yuki memandang Adzriel dengan puppy eyes nya yang malah membuat Adzriel semakin gemas saja pada Yuki.
" Aish sayang, aku jadi semakin gemas pada mu" Setelah mengatakan itu, Adzriel pun kembali menautkan bibir mereka tanpa memperdulikan istri nya yang hendak melayangkan protes pada nya. Dan akhir nya mereka pun kembali mengulangi kegiatan semalam yang membuat mereka men desah nik mat berkali - kali dengan mengabaikan suara dering ponsel yang sedari tadi terdengar membengkakan telinga, namun tidak dengan ke dua telinga mereka yang kini sedang di tutupi suara de sahan dan era ngan dari ke dua bibir mereka masing - masing.
Sementara di tempat lain tepat nya di restoran hotel yang berada di lantai bawah tampak Razky yang berwajah kesal seraya memandangi ponsel yang sedang melakukan panggilan pada ponsel adik ipar nya yang tidak juga di angkat walaupun sudah beberapa kali dia berusaha untuk memanggil nya.
" Sudah ku bilang biarkan saja mereka, nanti kalau mereka lapar juga akan turun sendiri" Nanda berkata dengan nada datar nya.
" Ya, mungkin mereka sangat kelelahan akibat kegiatan mereka semalam" Fika ikut menimpali seraya terkekeh.
Kini semua nya akan sarapan bersama di restoran itu, disana sudah ada Razky, Jay, Andra, Afkha, Nanda, Fika, Alice dan juga Nami. Kini mereka tinggal menunggu pasangan pengantin baru mereka saja yang belum menampakan batang hidung mereka. Sedangkan para tetua sudah sarapan sejak tadi di meja yang lain nya tanpa menunggu pasangan itu. Mungkin karena mereka sudah berpengalaman dan tahu pasti bahwa pasangan pengatin baru tidak akan mungkin datang untuk sarapan tepat waktu.
__ADS_1
Sebenar nya Nanda pun mengatakan hal yang sama pada yang lain nya, tapi entah kenapa Razky malah ingin menunggu Adzriel dan Yuki teelebih dahulu, bahkan Razky dengan keras kepala nya menelpon nomor Adzriel berkali - kali walaupun dalam panggilan nya yang pertama dan ke dua tidak di angkat juga.
" Ish, apa aku susul mereka saja ya! Aku tidak mau Yuki terlambat sarapan" Razky hendak berdiri dari duduk nya, namun tangan Nami dan Fika dengan cepat mencegah nya. Nanda yang melihat itu dengan cepat juga menarik tangan istri nya yang sedang memegang tangan Razky.
" Kakak ini apa - apaan, Yuki sudah besar dan dia sudah mempunyai suami sekarang. Yang di katakan Fika memang benar, mungkin mereka kelelahan" Nami menekan kaca mata nya yang bertengger pada hidung nya.
" Ya, mungkin saja mereka sekarang malah sedang mengulangi kegiatan semalam" Fika berkata dengan polos nya membuat semua mata mengarah pada nya dengan pandangan yang sulit untuk di artikan.
Yuki dan Adzriel menurut versi autor
Ini Nanda dan Fika menurut versi autor.
**Bagi yang minta visual mereka. Ini baru dua pasangan ya, yang lain nya nanti menyusul. Semoga suka!😘😘
Jangan lupa Like, Vote dan Komen. Jangan lupa juga tambahkan ke favorite kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini. Terima kasih 🙏🙏**
__ADS_1