
Fika sudah keluar dari kamar rias nya dan sekarang tengah berdiri di pelaminan sambil menyambut para tamu yang datang. Yuki memandang penuh haru melihat Fika yang terlihat bahagia bersanding dengan Nanda
" Apa kamu mau seperti mereka hem?" Adzriel berbisik pada Yuki yang sejak tadi berdiri di samping nya
" Siapa juga yang gak mau? Punya suami baik, tampan, kaya dan cinta banget sama kita. Itu sih terlalu sempurna" Yuki berbicara dengan wajah yang berbinar
" Aku baik, tampan, kaya dan cinta banget sama kamu. Lalu apa yang kurang?" Adzriel menaik turunkan alisnya
" Ish kamu tuh ...." belum selesai Yuki berbicara terdengar suara seseorang memanggil nya seraya memeluk nya dengan erat
" Yuki, maafin bunda ya! Kamu pulang ya nak!" Dita tampak memeluk putri kesayangan nya " jangan membenci bunda sayang, bunda mohon!" Dita melepaskan pelukan nya dan memegang kedua tangan Yuki dengan erat seraya air mata tampak menetes dari sudut mata nya
" Maafkan Yuki bun, Yuki gak mungkin membenci bunda" Yuki mencium tangan bunda nya itu " besok Yuki akan pulang kerumah, bunda tenang ya. Jangan sedih" Yuki kembali memeluk bunda nya itu
" Sampai kapan pun kamu tetap putri kesayangan ayah" Rafa yang sedari tadi diam ikut berbicara dan ikut memeluk kedua wanita kesayangan nya
" Kamu juga akan jadi adik abang untuk selama nya" Razky ikut berbicara seraya mengembang kan senyum nya yang di balas anggukan kepala dan senyuman oleh Yuki
" Sudah - sudah, nanti make up Yuki dan bunda berantakan lagi. Kan gak lucu dipesta besar kayak gini kalian terlihat jelek" Adzriel mencoba mencairkan suasana yang sedang mengharu biru itu membuat mereka melepaskan pelukan mereka dan menoleh ke arah nya
" Ish, asal lo tahu biar pun adek gue jelek , lo tetep tergila - gila kan sama dia" Razky mencibir Adzriel seraya tangan nya merangkul tubuh mungil Yuki dan memasukan nya ke dalam dekapan nya
" Abang tahu saja" Adzriel menggaruk tengkuk nya yang tak gatal seraya terkekeh membuat semua ikut terkekeh
Tak jauh dari sana tampak Nami melihat dengan dahi berkerut " bukankah itu ka Razky? Tapi dia dan Yuki, mereka sepertinya punya hubungan yang istimewa" batin Nami dengan raut wajah kecewa
__ADS_1
Satu jam telah berlalu, para tamu tampak terus berdatangan, terlihat beberapa orang terkenal di negri ini pun ikut hadir di acara ini . Suasana pun begitu meriah dengan penampilan penyanyi ibu kota yang tampil pada acara itu
Yuki tampak menikmati suasana pesta disalah satu meja disana bersama dengan Adzriel dan yang lain nya sedangkan keluarga Yuki sudah pulang sejak beberapa menit yang lalu
Sejenak Yuki terpaku melihat kearah pintu kedatangan tamu melihat sosok yang baru - baru ini dia ketahui adalah ibu kandung nya
Matanya tampak memerah menahan air mata yang hendak keluar dengan detak jantung yang berdetak sangat kencang, tangan nya pun terkepal kuat menahan gemuruh yang ada dalam hatinya. Dia harus senang kah? Atau dia harus sedih, atau marah saat bertemu dengan wanita itu? Entah lah yang jelas Yuki saat ini hanya ingin tahu, masih ingatkah dia dengan bayi kecil yang telah ia tinggalkan 20 tahun yang lalu
Adzriel yang sedari tadi ikut menyaksikan penampilan penyanyi ibu kota tampak menolehkan pandangan nya pada Yuki . Adzriel tampak mengerutkan kening nya melihat eksfresi kekasih nya itu. Adzriel pun tampak melihat ke arah mata Yuki melihat, dan Adzriel tampak terkejut melihat siapa yang ada disana.
Ya Adzriel sudah mengetahui siapa ibu kandung dari Yuki karena Yuki sudah menceritakan nya semalam. Adzriel pun sempat terkejut saat mendengar nya dari kekasih nya itu
Perlahan tangan Adzriel terulur memegang tangan Yuki yang sedang terkepal erat di sana " are you oke?" ucapa Adzriel pelan membuat Yuki terkesiap dan langsung menolehkan wajah nya
" I'am oke" Yuki tersenyum manis
" Apa tidak akan apa - apa?" Yuki menundukan wajah nya
" Bukan kah kamu ingin tahu apa dia masih mengingatmu atau tidak?" Adzriel tampak menguatkan kekasih nya itu " aku akan ada di sampingmu"
" Emm" Yuki menganggukan kepalanya
Mereka pun beranjak dari duduk nya sedangkan yang lain nya terlihat fokus menyaksikan hiburan yang di suguhkan di sana kecuali Nami yang memandang Yuki dan Adzriel dengan tatapan menyelidik " sebenar nya bagaimana hubungan mereka, dan bagaimana hubungan Yuki dan ka Razky?" batin Nami seraya melihat punggung Yuki dan Adzriel yang perlahan menjauh
Sementara di atas pelaminan, tampak Nanda dan Fika sedang bercengkrama dengan para tamu nya
__ADS_1
" Selamat tuan Nanda, semoga menjadi keluarga yang sakinah , mawadah dan warahmah" ucap tamu itu yang tak lain adalah Zela seraya bersalaman dengan Nanda
" Terima kasih" jawab Nanda dengan senyum tipis di bibir nya
" Selamat nyonya muda" Kini Zela menghampiri Fika
" Terima kasih" Fika tersenyum ramah, namun sepersekian detik kemudian Fika merasa mengingat sesuatu saat berbicara dengan tamu nya itu. " Maaf nyonya, apa kita pernah bertemu sebelum nya? Karena saya merasa wajah anda tidak asing bagi saya" Fika terlihat agak ragu saat mengatakan nya
" Maaf , tapi saya baru kembali dari Manila beberapa hari yang lalu" Zela menjawab dengan ramah
" Sayang, mungkin kamu pernah melihat nya di televisi atau majalah. Dia super model yang sangat terkenal di dunia" Nanda yang sedari tadi mendengarkan pun ikut berbicara
" Benarkah? Oh aku kira seperti nya begitu. Maafkan saya nyonya" Fika pun mengiyakan dengan perasaan yang masih belum yakin
Zela baru akan beranjak dari tempat nya untuk berbaur di tempat pesta saat seseorang tampak berjalan ke arah nya dengan wajah yang tak asing di mata nya.
Seorang gadis tampak berlari melewati nya begitu saja menghampiri pengantin yang baru saja ditemui nya.
Deg
Jantung Zela tiba - tiba berdetak dengan kencang, perasaan nya sulit untuk di artikan saat melihat sosok gadis yang tengah berbincang bersama mempelai wanita itu
" Yuki sayang, kenapa kamu berlari huh! Apa kamu lupa saat ini kamu memakai hels yang cukup tinggi"
Seorang pria tampan tampak tergesa - gesa melewati Zela mengikuti gadis itu
__ADS_1
" Yuki? Apa mungkin?" Zela terpaku menatap Yuki dengan tatapan berkaca - kaca
Jangan lupa Like , Vote dan Komen. Terima kasih 🙏🙏