Terjebak Cinta CEO Tampan 2 ( Adzriel Dan Yuki )

Terjebak Cinta CEO Tampan 2 ( Adzriel Dan Yuki )
Bab 122


__ADS_3

Tak terasa dua hari telah berlalu dan hari ini adalah hari pernikahan Nami dan Razky di laksanakan. Seluruh ball room Balendra Hotel tampak sangat indah di hias dengan hiasan pesta yang bernuansa biru laut, sungguh terlihat sangat indah dan menyejukan.


Acara akan di mulai satu jam lagi dan Nami sudah tampak siap dengan menggunakan setelan kebaya berwarna senada dengan nuansa pesta hari ini.


" Aih, Nami kamu terlihat cantik sekali" Fika yang baru datang ke ruangan tempat Nami di rias pun langsung memeluk sahabat nya itu.


" Terima kasih, tapi Fika kamu jangan jalan cepat lagi kayak gitu! Aku ngei sendiri ngeliat nya" Nami brigidig ngeri membayangkan kalau Fika terjatuh atau apa. Bukan apa - apa Nami mengatakan nya, itu karena sekarang usia kandungan Fika sudah menginjak hampir enam bulan dan perut nya sudah mulai membuncit. Tapi Fika masih saja enerjik dan sembrono membuat semua yang melihat nya jadi ngeri sendiri. Bahkan Nanda sering menegur bahkan tidak mengizinkan nya berjalan sendiri kalau Fika terlihat sembrono oleh diri nya.


" Kamu mulai kayak suami aku, berlebihan" Fika memutar bola mata nya malas.


" Bumil ini ngeyel banget ya di omongin! Tadi aku juga kasih tahu gitu, tapi ya gitu tanggepan nya" Alice yang datang bersama dengan Fika pun ikut menimpali.


" Bumil satu lagi mana?" Nami tampak celingak - celinguk mencari keberadaan calon adik ipar nya yang di ketahui juga sedang mengandung.


" Lagi nemenin abang nya dia. Oh ya Nami, Alice ingin memberikan mu sesuatu" Fika terkekeh saat mengatakan nya.


" Apa? Jangan bilang kalau isi nya sama kayak hadiah yang kita kasih waktu itu" Nami menebak.


" Tentu saja, aku juga ingin kamu memakai pakaian yang sama di malam pertama mu" Alice tersenyum menggoda pada Nami.


" Tidak tidak tidak, aku malu!" Nami menutup wajah nya sendiri yang saat ini sudah merona seperti tomat.

__ADS_1


" Aih, tidak perlu malu Nami! Awal nya memang malu dan sakit, tapi lama kelamaan kamu akan ketagihan karena kenik matan yang nanti kalian rasakan" Fika ikut menggoda Nami.


" Aish, sudah - sudah hentikan! Kalian membuat ku malu dan semakin gugup saja" Wajah Nami semakin merona membuat Fika dan Alice tertawa melihat Nami yang tampak malu itu.


Sementara di kamar lain, lebih tepat nya tempat di mana Razky sedang bersiap tampak Razky yang sedang merasa gugup menghadapi pernikahan nya yang sudah di depan mata nya. Razky mengingat kembali awal peremuan nya dengan Nami yang di awali dari rasa penasaran yang membawa nya untuk bisa menyelamatkan gadis itu dari kejahatan sahabat nya sendiri.


Sampai akhir nya mereka kembali di pertemukan di kafe tempat nya bekerja karena Nami yang suka datang ke sana untuk bersantai dan membaca novel kesukaan nya sampai akhir nya Razky tahu kalau Nami ternyata teman baik dari adik nya.


Razky juga mengingat bagaimana Nami menangis di tepi jalan sendirian saat dia baru dari rumah ke dua orang tua nya yang tidak bisa menerima hubungan nya dengan sang kekasih nya itu sampai - sampai Nami yang hampir putus asa meminta Razky untuk menghamili nya terlebih dahulu, sungguh sangat konyol kalau di fikir lagi. Untung saja Tuhan memberikan kemudahan dan jalan nya sampai akhir nya papa Nami merestui hubungan mereka. Dan Razky juga sadar kalau itu sebagian besar karena mama Zela nya yang sudah mau mempercayakan perusahaan nya pada diri nya saat itu sampai saat ini dan untung nya perusahaan itu semakin maju setelah Razky yang mengurus nya. Razky jadi tersenyum sendiri bila mengingat lika - liku hubungan nya dulu dengan calon istri nya itu.


" Apa abang merasa gugup?" Yuki datang ke ruangan itu bersama dengan Adzriel suami nya dan langsung duduk di samping Razky. Kini Razky sedang duduk di tepi tempat tidur nya sedangkan Adzriel berdiri di samping istri nya.


" Lumayan dek" Razky terkekeh saat mengatakan nya.


" Enak saja, dasar bocah tengik" Razky melempar Adzriel dengan benda yang ada di dekat nya.


" Habis tadi abang senyum - senyum sendiri kenapa hayo?" Adzriel terkekeh saat mengatakan nya.


" Iya, tadi kenapa abang senyam - senyum?" Yuki ikut bertanya.


" Abang cuma ingat perjalanan cinta abang sama Nami yang tidak begitu mulus dan banyak liku nya, apa lagi pertemuan kami memang di awali dengan sebuah bencana dalam kehidupan Nami dulu" Razky tampak serius " Abang rasa nya tidak menyangka bisa sampai menikah dengan Nami saat ini, kalian mengerti kan apa maksud abang?" Razky memandang Yuki dan Adzriel secara bergantian.

__ADS_1


" Ya, aku ngerti maksud abang. Yang penting kita harus bersyukur karena akhir nya semua nya sudah terlewati dengan baik dan kita bisa sama - sama bahagia bersama dengan pasangan kita masing - masing" Yuki memeluk abang nya itu, namun baru sebentar diri nya memeluk abang nya tubuh Yuki sudah keburu di tarik oleh orang yang sangat kita tahu siapa itu, sang suami posesif nya.


" Sudah - sudah, jangan lama - lama pelukan nya! Kalau abang mau mending abang peluk aku saja oke!" Adzriel pun memeluk kakak ipar nya itu setelah menjauhkan Yuki dari abang nya.


" Ish, dasar kamu ini tidak ada beda nya dengan Nanda. Bucin tingkat dewa!" Razky berucap dengan nada mengejek nya. " Sudah, jangan lama - lama kamu memeluku, nanti bisa - bisa bau tubuh mu menempel pada tubuh ku" Razky pun mendorong tubuh Adzriel untuk menjauhi nya.


Adzriel bukan nya marah saat mendengar perkataan Razky tapi dia malah tertawa renyah diikuti tawa dari istri nya.


Setelah beberapa waktu berlalu akhir nya acara pernikaham pun tiba, kini Razky sedang duduk di depan pak penghulu dan hanya tinggal menunggu kedatangan calon istri nya saja. Tak lama Nami pun datang dengan di apit oleh mama dan kakak nya Mina serta Alice, Yuki dan Fika yang mengikuti nya dari belakang. Nami saat ini sangat cantik dan juga anggun, pokok nya berbeda dengan Nami yang biasa nya yang selalu berpenampilan sederhana. Razky tampak menatap calon istri nya itu dengan mata yang tidak berkedip sedikit pun.


" Kamu sangat cantik sayang" bisik Razky saat Nami sudah duduk di samping nya.


" Terima kasih, kakak juga terlihat tampan" Nami tersenyum manis dan Razky pun membalas senyuman itu dengan senyum yang tak kalah manis dari senyum Nami barusan pada nya.


Sah


Sah


Terdengar menggema di seluruh ball room saat Razky berhasil mengatakan ijab qobul nya dengan lancar. Semua nya tampak menengadahkan tangan mereka dan mulai berdo'a hal yang terbaik untuk pasangan pengantin.


Dan akhir nya acara pernikahan Razky dan Nami pada hari itu berjalan dengan lancar dan tinggal menunggu acara resepsi yang akan di gelar malam nanti di tempat yang sama.

__ADS_1


Jangan lupa Like, Vote dan Komen. Jangan lupa juga tambahkan ke favorite kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini. Terima kasih 🙏🙏


__ADS_2