
Razky tampak menatap Nami dengan tatapan yang sulit untuk diartikan sedangkan Nami tampak menundukan kepala nya karena merasa tidak enak harus berada di antara ke tiga orang yang kini ada sisekitar nya, sedangkan Yuki tampak menatap Nami dan Razki secara bergantian seraya melipat kedua tangan nya di dada nya sedangkan Adzriel tampak duduk manis memperhatikan Yuki dengan tatapan penuh cinta
Kini mereka duduk di salah satu meja yang ada di sana. Dengan posisi melingkar Yuki, Adzriel, Nami dan Razky. Dihadapan mereka masing - masing sudah ada minuman yang tadi di pesankan oleh Razky untuk mereka semua.
" Oh ya, bukankah abang ingin menunjukan sesuatu yang sangat penting pada ku?" Yuki membuka percakapan dan mengakhiri suasana yang sangat aneh menurut nya itu sambil meneguk jus alpukat yang ada di hadapan nya.
" Ah, ya aku hampir lupa. Bagaimana aku mengatakan nya ya?" Razky menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal seraya memberi kode pada Yuki dengan mata nya bahwa yang ingin ia tunjukan adalah Nami. Namun Yuki yang kurang peka atau Razky yang kurang pintar memberi isyarat mata membuat Yuki salah faham akan isyarat yang diberikan oleh Razky.
" Ish, abang dari tadi aneh banget sih. Ngapain lirik - lirik Nami? Apa Nami tidak boleh tahu tentang ini" Yuki mengerucutkan bibir nya kesal akan sikap aneh abang nya itu
" Apa aku mengganggu kalian disini?" Nami merasa tidak enak setelah mendengar apa yang dikatakan oleh Yuki tadi.
" Tidak" Razky berkata cepat seraya menggelengkan kepala nya
" Jangan bilang kalau abang benar ingin mengenalkan Yuki dengan pria lain" Adzriel yang sedari tadi diam akhir nya berbicara seraya melayangkan tatapan tajam pada Razky
" Kalau ia kenapa ha? Aku tidak yakin Yuki akan bahagia hidup dengan bocah tengik sepertimu" Razky membalas tak kalah tajam tatapan Adzriel.
Walaupun Razky selalu berdebat dan terlihat tidak menyukai Adzriel, namun dalam lubuk hati nya Razky menyadari bahwa tidak akan ada lagi pria yang bisa membahagiakan adik kesayangan nya itu selain Adzriel. Sungguh walaupun Yuki bukan adik kandung nya tapi Razky sangat menyayangi adik nya itu dan selalu ingin memberikan yang terbaik untuk nya dalam segala nya. Namun entah kenapa bila Razky bertemu dengan Adzriel rasa nya tidak afdol bila tidak berdebat dengan pria yang yang kini menjadi calon adik ipar nya itu.
" Mulai lagi" Yuki menghela nafas nya panjang sedangkan Nami menatap mereka dengan tatapan penuh kebingungan
" Bukan nya ka Razky dan Adzriel bersaing mendapatkan Yuki ya, tapi kenapa tadi ka Razky bilang mau mengenalkan Yuki pada pria yang lebih tampan dari Adzriel?" batin Nami dengan dahi yang berkerut menatap kedua pria yang sedang berdebat di hadapan nya.
__ADS_1
" Maaf ya Nami, mereka memang seperti itu jika bertemu" Yuki terkekeh saat mengatakan nya sedangkan Nami masih bingung dengan keadaan ini. " Tapi kamu tenang saja, itu adalah bentuk kasih sayang mereka satu sama lain nya" Yuki semakin terkekeh membuat kedua pria yang sedang berdebat itu menolehkan wajah mereka
" Apa kamu bilang? Kasih sayang? Najis, uwek" Adzriel berkata seperti orang yang merasa jijik
" Ish , siapa juga yang sayang sama bocah tengik seperti dia" Razky menampakan wajah yang tak kalah jijik dari Adzriel.
"Tunggu sebentar, aku merasa bingung dengan hubungan kalian" Nami memandang wajah ketiga orang yang ada di hadapan nya secara bergantian. " Bukankah kalian berdua saling bersaing untuk mendapatkan Yuki, tapi kenapa ada yang janggal ya" Nami menggaruk kening nya dengan jari telunjuk nya
Yuki , Adzriel dan Razky tampak melirik satu sama lain dan sepersekian detik kemudian mereka mulai tertawa terbahak - bahak membuat Nami semakin bingung.
" Jadi kamu kira aku dan bang Razky memperebutkan Yuki, begitu" Adzriel berkata di sela tawa nya. " Asal kamu tahu aku tidak perlu bersaing dengan siapa pun apalagi dia untuk mendapatkan Yuki, karena Yuki sudah menjadi kekasihku dan bulan depan saat mama Yuki pulang dari Manila aku dan keluargaku akan melamar nya dan menentukan hari pernikahan kami" Adzriel berusaha menghentikan tawa nya begitupun Yuki dan Razky
" Benarkah?" Tanya Nami yang tak sadar tersenyum senang saat mendengar nya.
"Daebak, jadi ka Razky adalah kakak mu?Nami berkata dengan wajah terkejut
" Ya, yuki adalah adiku satu - satu nya" Razky tersenyum saat mengatakan nya.
" Oh ya, kembali ke topik awal. Jadi, apa yang mau abang tunjukan padaku?" Yuki menatap Razky dengan tatapan menyelidik
" I itu" Razky merasa bingung untuk mengatakan nya
" Apa kehadiran ku mengganggu kalian, kalau begitu biar aku pindah ke meja lain" Nami merasa tidak enak takut mengganggu acara mereka apalagi melihat sikap Razky yang seperti ragu untuk menjawab pertanyaan dari Yuki.
__ADS_1
Nami berdiri dari duduk nya dan berniat untuk betanjak pergi meninggalkan meja itu, namun sebuah tangan mencekal tangan nya " Tidak perlu, justru kamu harus di sini" Razky memandang Nami dengan tatapan yang sulit diartikan
"Ta tapi" Nami masih tampak ragu
" Duduklah" Razky berkata seolah tidak mau di bantah
" Ya Nami, duduklah" Yuki tersenyum senang saat mengatakan nya
" Baiklah" putus Nami akhir nya dan mendudukan diri nya kembali di kursi yang tadi dia duduki
" Jadi, kamu ingat kan dek seminggu yang lalu abang pernah bilang kalau abang akan menunjukan calon abang pada kamu" Razky tampak agak gugup saat mengatakan nya
" Ya aku ingat, apa abang mau menunjukan nya sekarang?" Yuki mengerutkan kening nya sedangkan Adzriel tampak menelisik wajah Razky dan Nami kembali berwajah sendu saat mendengar nya
" Jadi ka Razky sudah mempunyai orang yang dia cintai?" batin Nami menahan rasa sesak yang ada di dada nya
" Ya, abang mau menunjukan nya sekarang, tapi ada sedikit masalah" Razky menatap Nami yang sedang menundukan wajah nya.
" Masalah, apa?" Adzriel menaikan sebelah alis nya
" Gadis itu belum tahu kalau abang menyukai nya dan abang belum tahu apakah dia juga menyukai abang atau tidak" pandangan Razky masih pada Nami yang sudah tenggelam dalam fikiran nya sendiri
Yuki dan Adzriel saling tatap melihat Razky yang memandang Nami dengan penuh arti dan sepersekian detik kemudian, Yuki dan Adzriel tampak tersenyum penuh arti menatap kedua orang yang ada di hadapan nya.
__ADS_1
Jangan lupa Like, Vote dan Komen. Terima kasih 🙏🙏