
Semua mata tampak menatap Nami yang masih terlihat berfikir dengan apa yang akan di katakan pada semua nya.
" Kalau tidak salah Atmaja Group adalah perusahaan paman nya Niko yang ada di Bandung, dan Black Dragon adalah sebuah geng motor yang ada di Bandung. Dan Niko pun kalau tidak salah bergabung dengan mereka sejak masa kuliah dulu. Tapi aku tidak tahu kalau itu geng mafia" Nami tampak ragu - ragu mengatakan semua itu.
" Kamu kenal dengan Niko?" Adzriel tampak antusias bertanya pada Nami.
" Dia adalah pria pengecut yang sudah mencampakan Nami" Razky menjawab dengan nada cibiran.
" Benarkah itu Nami, kenapa aku tidak tahu kalau kamu pernah memiliki kekasih?" Fika tampak terkejut saat mendengar nya.
" Tidak ada yang bisa di banggakan dari hubungan kami, jadi aku tidak mau membahas nya atau mengingat nya lagi" Nami tersenyum kikuk seraya menekan kaca mata nya yang mulai melorot.
" Ya, untung saja kamu sudah putus dengan nya dan berpacaran dengan bang Razky. Bang Razky ini aku bisa jamin dia pria yang baik dan bertanggung jawab, iya kan bang?" Fika melirik Razky yang tersenyum seraya mengacungkan jempol nya pada Fika.
" Oh, God. Bagaimana bisa kebetulan seperti ini?" Yuki menyugar rambut nya kasar.
" Kalau Niko adalah keponakan dari pak Arga, itu berarti pak Arga sekarang tinggal di rumah Niko. Karena menurut penyelidikan ku pak Arga belum sempat membeli rumah untuk tempat tinggal nya di Jakarta karena dia tinggal di rumah keponakan nya yang tinggal sendirian." ucap Afkha.
" Ya, setau ku orang tua Niko tinggal di luar kota untuk mengurus bisnis nya yang mulai berkembang sejak 3 tahun yang lalu" jawab Nami.
" Baiklah, katakan semua yang kamu tahu tentang pak Arga, Niko dan Black Dragon. Untuk saat ini kita hanya perlu mengumpulkan bukti - bukti kejahatan mereka dan setelah itu menjerat mereka ke dalam jalur hukum." Adzriel berbicara serius.
Nami pun menceritakan semua yang ia tahu tentang keluarga Arga yang pernah dikatakan oleh Niko kepada nya.
" Oh ya, ada satu lagi. Om Arga dulu pernah menikah tapi istri nya selingkuh dan om Arga mengusir nya. Setelah itu om Arga tidak menikah lagi dan begitu dingin pada semua wanita. Dan yang aku dengar dari Niko, dia masih menaruh dendam pada istri nya itu dan yang paling mengerikan. Om Arga pernah nekat mencelakai keluarga mantan pacar dari istri nya itu tapi sampai sekarang om Arga tiak bisa menemukan keberadaan istri nya." Nami berkata serius seraya sesekali membenahi kaca mata nya yang melorot.
Sedangkan yang lain nya menampakan eksfresi yang sulit untuk di artikan membuat Nami merasa bingung dengan sikap mereka. Nami belum mengetahui tentang hubungan Arga dengan Zela dan Yuki.
" Benarkah, dia juga ingin balas dendam pada istri nya?" Nanda memastikan apa yang tadi di bicarakan oleh Nami.
__ADS_1
"Ya tuan, yang aku dengar memang seperti itu?" jawab Nami mantap.
" Itu berarti mama juga dalam bahaya, mama katakan apa mama pernah bertemu dengan dia akhir - akhir ini?" Yuki bertanya dengan wajah yang cemas.
" Ya Zela, apa kamu sudah pernah bertemu dengan Arga?" Dita pun ikut cemas.
" Aku pernah melihat nya sekali, tapi untung saja dia tidak melihat ku. Kalian tenang saja, aku bisa menjaga diriku sendiri" bohong Zela, karena dalam hati nya Zela juga merasa takut, apa lagi dia tahu persis bagaimana sifat suami nya itu.
" Maaf, aku masih bingung. Sebenar nya apa hubungan tante Zela dan om Arga?" Nami tampak ragu saat menanyakan nya.
" Nanti aku ceritakan pada mu oke, yang penting sekarang kamu juga harus hati - hati pada mereka" Razky berkata lembut dan Nami pun mengangguk mengerti.
Obrolan mereka pun berlanjut beberapa saat karena hari semakin siang dan mereka harus pergi bekerja kecuali Yuki dan Adzriel yang masih sakit, juga Zela dan Dita yang akan merawat mereka.
🍓🍓🍓🍓🍓🍓🍓
" Masakan mu enak, aku tidak tahu kamu bisa memasak" ucap Jay di sela memakan sarapan nya.
" Aku belajar memasak dari mama, karena kata nya aku harus bisa memasak agar bisa menjadi istri yang baik" Alice meminum air putih pada gelas yang ada di hadapan nya setelah dia selesai menghabiskan semua sarapan nya.
" Ish, seperti nya aku sangat beruntung mempunyai calon istri seperti mu" Jay menatap Alice dengan tatapan menggoda membuat wajah Alice merona.
" Sudahlah, jangan menggoda ku terus. Habiskan bubur mu setelah itu minum obat nya" Alice menjadi salah tingkah
Derrrrt
Derrrrt
Ponsel Jay berbunyi tertera nama Nanda pada layar, tak menunggu lama Jay pun mengangkat panggilan nya. Alice yang melihat Jay yang sedang berbicara dengan Nanda melalui ponsel pun tampak mengerutkan kening nya saat melihat wajah Jay sangat terkejut dan berwajah serius.
__ADS_1
" Ada apa?" Alice bertanya dengan wajah yang terlihat sangat penasaran.
" Semalam Nanda, Adzriel dan Yuki diserang oleh Black Dragon" Jay berkata dengan wajah yang serius.
" Black Dragon, siapa mereka?" Alice mengeritkan kening nya.
" Geng mafia yang di pimpin oleh pak Arga?"
" Terus sekarang bagaimana kedaan mereka sekarang?" Alice ikut merasa panik.
" Ish, seperti nya ada yang penasaran dengan mantan gebetan nya. " Bukan nya langsung menjawab pertanyaan dari Alice Jay malah mengejek Alice.
" Ih.. Apaan sih, aku serius Jay. Bagaimana kedaan mereka sekarang, bagaimana dengan Yuki?" Ya Alice mencemaskan Yuki karena dia seorang wanita seperti dia. Dan kejadian semalam pasti akan menakutkan bagi nya.
" Adzriel dan Yuki mengalami luka - luka akibat terkena pukulan dalam perkelahian, tapi Adzriel yang paling parah karena selain dia melawan lawan nya dia juga harus melindungi Yuki dari lawan yang di hadapi oleh Yuki. Sedangkan Nanda hanya terkena pukulan sedikit di wajah nya" Jay berkata serius.
" Maksudmu Yuki ikut berkelahi, oh God itu keren sekali" mata Alice tampak berbinar saat mengatakan nya.
" Ya, keren kan? Kakak ipar juga bisa berkelahi, jadi mana mungkin sahabat nya tidak bisa"
" Aish, aku akan minta Fika juga mengajariku, pasti keren kalau aku bisa berkelahi" mata Alice tampak berbinar saat mengatakan nya.
" Ya, terserah kamu saja. Oh ya, nanti siang aku akan menjenguk mereka"
" Aku ikut! Bolehkan?" Alice tampak antusias
" Itu maksudku, aku ingin mengajakmu" Jay tersenyum senang menatap wajah Alice yang juga tersenyum kepada nya.
Jangan lupa Like, Vote dan Komen. Jangan lupa juga tambahkan ke favorite kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini.Terima kasih 🙏🙏
__ADS_1