Terjebak Cinta CEO Tampan 2 ( Adzriel Dan Yuki )

Terjebak Cinta CEO Tampan 2 ( Adzriel Dan Yuki )
Bab 24


__ADS_3

" Astagfirullahaladzim" Adzriel tiba - tiba menepuk kening nya sendiri


" Apa?" Yuki mengerutkan kening nya


" Aku lupa memberi kabar pada yang lain nya, pasti mereka masih kebingungan mencarimu" Adzriel mengeluarkan ponselnya dan mulai mengetikan sesuatu


" Tapi bisakah kamu memberi tahukan keluarga ku kalau aku malam ini tidak pulang dulu?" ucap Yuki ragu


" Kenapa?" Adzriel mengerutkan kening nya


" Aku hanya ingin menenang kan hati ku dulu, setelah aku merasa tenang aku akan pulang ke rumah"


Adzriel sejenak berfikir sambil menelisik wajah cantik yang ada di hadapan nya " baiklah" putus Adzriel pada Akhir nya " tapi kamu berjanji padaku, kamu akan pulang setelah pesta Fika selesai" Adzriel berkata dengan tegas dan Yuki pun menganggukan kepala nya sambil tersenyum manis


" Tapi bagaimana dengan Fika, apa kita beri tahu kan keberadaan kita?" Ucap Azdriel terlihat sedang berfikir


" Apa Fika ikut mencari ku juga?" Yuki membulatkan bola matanya " oh God, bagai mana bisa? Besok dia akan jadi pengantin dan sekarang dia masih berkeliaran di jalan. Tidak bisa, aku harus mengomeli nya" Yuki langsung berdiri dari duduk nya


Pletak


Satu jitakan mendarat pada kening Yuki membuat nya mengaduh kesakitan


" Aw" Pekik Yuki seraya mengusap kening nya yang terasa panas karena jitakan dari Adzriel


" Apa kamu tidak sadar, memang nya kamu fikir Fika akan diam saja saat mendengar sahabat nya menghilang malam - malam begini huh" Adzriel mendengus kesal sedangkan Yuki nyengir kuda " baiklah biar aku katakan kalau kamu ada di sini, nanti terserah dia mau ke sini atau langsung pulang" Adzriel langsung menghubungi Fika dengan ponselnya

__ADS_1


Fika merasa lega setelah mendengar kabar bahwa Yuki sudah di temukan walaupun dia masih tidak ingin pulang ke rumah nya. Fika awal nya ingin menemui Yuki namun Nanda melarang nya karena hari sudah semakin larut dan besok adalah hari besar mereka. Pesta akan diadakan dari pagi dan acara puncak nya pada malam hari dimana semua tamu undangan akan hadir pada waktu itu sedangkan pada pagi sampai sore hari hanya acara keluarga dan orang terdekat saja yang terlibat di dalam nya. Fika pun tidak bisa membantah ucapan Nanda karena ucapan Nanda memang benar dan sudah di izinkan untuk ikut mencari Yuki saja dia sudah bersyukur


Razky dan Rafa pun merasa lega walaupun mereka masih merasa sedih karena Yuki belum mau pulang ke rumah mereka. Tapi mereka juga mengerti pasti Yuki saat ini membutuhkan waktu untuk sendiri dan berfikir karena tidak mudah untuk menerima kenyataan ini, setidak nya mereka lega karena Yuki bersama dengan orang yang mereka tahu akan menjaga Yuki dengan baik


Adzriel memutuskan untuk membawa Yuki ke apartemen nya saja untuk malam ini, karena Yuki ingin menenangkan dirinya terlebih dahulu dan tidak mau bertemu dengan siapa - siapa dulu


🍓🍓🍓🍓🍓🍓🍓


Keesokan malam nya dipesta pernikahan Fika dan Nanda. Yuki sudah tampak cantik dengan gaun brides maid berwarna hijau mint senada dengan gaun pengantin yang dikenakan oleh Fika. Gaun selutut lengan pendek dengan bagian belakang agak panjang serta pita besar pada pinggang bagian belakang nya tampak cantik membalut tubuhnya. Yuki juga hari ini merias wajah nya dengan riasan natural membuat nya terlihat sangat cantik.


Pada hari ini Yuki akan menjadi pendamping Fika bersama dengan Nami yang memakai gaun dengan model dan warna yang sama dengan nya


" Ommo, aku melupakan sesuatu" Nami tiba - tiba berbicara setengah berteriak sesaat setelah dirinya selesai di rias oleh MUA di sana


" Aku melupakan hadiahku untuk Fika di dalam mobil, biar aku ambil dulu" Nami pun tergesa - gesa keluar dari kamar itu sedangkan Fika dan Yuki tampak menggelengkan kepala mereka melihat kelakuan Nami.


Diluar kamar, Nami tampak berjalan tergesa - gesa menuju ke parkiran mobil tanpa melihat kesekeliling nya dan tiba - tiba


Bruuk


Nami tak sengaja menubruk tubuh seseorang sampai bokong nya mendarat mencium lantai saat dia sampai di lobi hotel


" Aw" pekik Nami seraya mengusap bagian belakang nya yang terasa sakit


" Maaf, apa kamu baik - baik saja" seseorang dengan suara yang tak asing di telinga Nami mengulur kan tangan nya. Nami mendongak kan kepalanya melihat siapa orang yang ada dihadapan nya

__ADS_1


" Ka Razky?" Nami menerima uluran tangan itu dan bangkit dari posisi nya


" Emm apa aku mengenal mu?" Razky mengerutkan kening nya dengan tatapan menyelidik menelisik wajah cantik yang ada di hadapan nya. Ya kini Nami terlihat sangat cantik dengan sedikit riasan di wajah nya dan juga Nami melepaskan kaca mata tebalnya dan mengganti nya dengan kontak lens khusus untuk malam ini


" Apa kakak tidak mengingatku? Ah ya, tentu saja orang sepertiku akan mudah untuk di lupakan" ada raut kecewa di wajah Nami saat mengucapkan nya


" Apa kamu Nami? " Razky menyadari saat mendengar suara Nami dengan jelas dan menelisik wajah yang ada di hadapan nya. Nami begitu berbeda dari biasa nya dan terlihat sangat cantik, sehingga Razky tadi sempat tak mengenali nya.


Nami menganggukan kepalanya " emm, kakak mengingatku" Nami tersenyum malu - malu


" Tentu saja, hanya saja tadi aku tidak mengenali mu karena kamu sangat berbeda dari biasa nya" Razky menatap Nami dengan intens


" Berbeda? Maksud kakak?" Nami mengerutkan kening nya


" Kamu terlihat sangat cantik malam ini" Razky sedikit berbisik membuat wajah Nami kini merona seperti tomat dan jantung nya kini berdetak sangat kencang


" Aih... jantung - jantung, kenapa kamu dag dig dug kayak gini sih" batin Nami seraya memegang dadanya. Dilihat nya wajah Razky yang masih ada di hadapan nya menampilkan senyum manis nya membuat Nami semakin salah tingkah saja " Kakak kalau mau bohong itu yang masuk akal sedikit, masa aku yang culun ini dibilang cantik sih" Nami memukul pelan lengan Razky seraya tangan yang sebelah nya memegang pipi nya yang sudah merona karena malu


" Aku tidak bercanda, kamu lihat sendiri disana" Razky menunjuk kaca yang kebetulan ada di dekat mereka. Nami pun menurut dan melihat ke arah yang di tunjuk Razky, dan benar saja Nami sekejap terpesona dengan tampilan nya saat ini karena sejak tadi di berdandan dia belum sempat melihat dirinya sendiri di cermin karena keburu teringat akan hadiah yang belum ia bawa di mobil milik Aldi kekasih nya Erika


" Maaf ka, aku harus buru - buru" Nami langsung pergi terburu - buru menjauh dari Razky seraya menetralisir perasaan nya.


Sedangkan Razky tampak tersenyum penuh arti melihat punggung Nami yang semakin menjauh


Jangan lupa Like , Vote dan Komen. Terima kasih🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2