Terjebak Cinta CEO Tampan 2 ( Adzriel Dan Yuki )

Terjebak Cinta CEO Tampan 2 ( Adzriel Dan Yuki )
Bab 6


__ADS_3

Yuki dan Adzriel pulang bersama karena Yuki yang memang datang tadi dengan menggunakan ojol jadi Adzriel akan mengantarkan nya pulang terlebih dahulu. Itu sudah menjadi kebiasaan mereka sejak dulu kalau bukan Fika ya Adzriel yang akan mengantar jemput Yuki karena perempuan itu sering malas untuk membawa sepeda motor kesayangan nya


" Oh ya, aku tidak ingat sejak kapan mereka jadi mesra seperti itu? Karena seingatku terakhir kami bertemu mereka masih canggung bahkan Fika selalu mengatai suaminya kasar dan menyebalkan " Yuki menoleh kesamping untuk melihat sahabat nya Adzriel yang tengah menyetir


" Ya, Fika memang benar. Nanda itu kasar dan menyebalkan " Adzriel terkekeh


" Ish, lo ini, kalau tuan Nanda ada disini lo pasti habis " Adzriel semakin terkekeh


" Apa kamu ingat pria yang pernah Fika ceritakan dulu?" Adzriel melirik sekilas pada Yuki


" Ya, aku ingat . Lalu apa hubungannya?" Yuki tampak mengerutkan kening nya


" Nanda itu ya dia" Adzriel menjawab enteng


Yuki tampak mengangguk - nganggukan kepala nya tapi sepersekian detik kemudian dia membulatkan mata nya " what ?" pekik nya


" Oh God! Bagaimana bisa? Bukankah pria dimasa lalu Fika bernama Adi? Lalu bagaimana bisa itu tuan Nanda?"


" Kamu tahu nama panjang Nanda?" Yuki mengangguk


" Ish, siapa juga yang tidak tahu, kalau tidak salah Nanda Aditama Balendra. Iya kan?" Adzriel tersenyum dan mengangguk


" Oh God , Adi? Aditama? Wah wah luar biasa. Tuhan memang mempunyai skenarionya sendiri yang tidak terduga dan luar biasa " Yuki menampilkan wajah takjub nya


" Yap lo bener!"


" Emm" Yuki mengangguk dengan senyum yang terus mengembang , dia sangat bahagia sahabatnya Fika sudah menemukan kebahagiaan nya. Apalagi Yuki dan Adzriel tahu bagaimana hidup yang harus dijalani Fika selama lima tahun terakhir ini


" Thanks, apa lo mau mampir dulu" ucap Yuki saat mobil Adzriel sudah terparkir didepan rumah nya


" Tidak, sampaikan saja salamku pada keluargamu " Yuki pun mengangguk dan hendak turun. Namun tangan Adzriel memegang tangan Yuki untuk menghentikan nya

__ADS_1


Yuki menoleh, kening nya berkerut melihat sahabat nya itu " ada apa?"


" Ti tidak jadi, selamat malam!" Adzriel berkata gugup


Selamat malam" Yuki pun keluar dari mobil Adzriel dan melambaikan tangan nya sesaat sebelum Adzriel melajukan mobil nya


" Syukurlah seperti nya Adzriel sudah bisa menerima semua nya" gumam Yuki seraya melangkahkan kakinya masuk kedalam rumah nya. Dia tersenyum miris mengingat kehidupan cintanya


Yuki pun masuk melangkahkan kaki nya kedalam rumah nya " Assalu'alaikum bun" Yuki mencium pipi bunda nya yang sedang berada diruang santai bersama dengan ayah nya Rafa sedangkan Razky masih belum pulang dari tempat kerja nya. Yuki juga tak lupa mencium tangan kedua orang tua nya itu


" Walaikum sallam" Jawab keduanya


" Kamu pulang sama siapa sayang?" Dita menatap Yuki dengan tatapan menyelidik " sama Adzriel lagi?" Tambah nya karena melihat Yuki yang tampak enggan untuk menjawab


Yuki menganggukan kepala nya " Ya bun, tadi salam kata nya buat ayah sama ibu" Yuki nyengir kuda


" Walaikum sallam" Rafa menjawab " dia gak mampir dulu Ki?"


" Oh" Rafa mengangguk - anggukan kepala nya


" Yuki mau masuk dulu ya bun, yah. Mau mandi dulu, bau acem" Yuki mengendus ketiak nya sendiri dengan raut wajah yang terlihat seperti kebauan dan langsung melangkahkan kaki nya menuju kamar nya


🍓🍓🍓🍓🍓🍓🍓🍓


Sementara di kediaman Saputra, Adzriel tampak melangkah gontai memasuki rumahnya dan menaiki tangga menuju kamarnya


" Lo, kamu udah pulang sayang?" Wina yang baru saja ingin kekamar nya setelah mengambil air minum untuk dibawa ke kamar tak sengaja melihat anak semata wayangnya itu yang baru memasuki rumah mereka


" Iya mah baru saja" Adzriel mencium tangan mamahnya yang menghampiri nya karena akan naik juga ke lantai atas


" Ko kamu lemes sih, ada apa hem?" Wina menautkan kedua alisnya saat melihat wajah putra kesayangannya itu terlihat tak bersemangat

__ADS_1


" Gimana ya Mah?" Adzriel menghela nafasnya panjang


" Yuki?" Wina menebak


" Ko mamah tahu?" Adzriel mengernyitkan kening nya


" Apa sih yang gak mama tahu tentang kamu" Wina melangkah menaiki undakan tangga meninggalkan Adzriel yang masih dalam kebingungan


" Mamah tahu kamu sejak dulu udah suka bahkan mungkin cinta sama Yuki. Walaupun kamu pernah bilang kalau kamu suka sama Fika dulu" Wina menoleh ke arah Adzriel yang melangkah naik mendekati nya


" Emm, ya! Mama benar! Jadi , bagaimana?" Adzriel menaik turunkan alis nya


" Bagaimana? Apa nya?"


" Mama setuju kan?


" Mama sih setuju aja, lagi pula Yuki cantik dan juga baik. Tapi..." Wina menggantungkan ucapannya


" Tapi apa?" Adzriel menatap dengan tatapan menyelidik


" Yuki nya mau gak sama kamu? " Wina tampak mengulum senyum nya


" Itu dia ma, Adzriel juga bingung bagaimana cara berbicara pada Yuki. Aku takut nanti persahabatan kita malah kacau dan Yuki jadi canggung kalau aku bilang cinta sama dia. Aku gak mau ma, aku gak mau kehilangan sosok Yuki yang selalu mengisi hari - hariku" Adzriel tampak sendu


" Ya, kalau begitu kamu harus berusaha lebih keras lagi bila Yuki malah nyuekin kamu" Wina berkata santai " Ya udah, mama ke kamar dulu. Kamu mandi gih, bau!" Wina menutup hidungnya seperti orang yang kebauan seraya berjalan menjauh dari Adzriel menuju kekamar nya. Sedangkan Adzriel masih diam dengan pemikirannya


" Riel, Semangat!" Setelah mengatakan itu, Wina benar - benar masuk kedalam kamar nya sedangkan Adzriel tersenyum melangkah masuk kedalam kamar nya sendiri


" Ya, mama benar. Aku hanya harus berusaha dengan keras bila Yuki ternyata tidak mencintaiku, tapi bila iya aku akan menjadikan dia gadis yang paling bahagia didunia ini" Adzriel bergumam sendiri seraya masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya


Jangan lupa Like, Vote dan Komen. Terima kasih 🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2