
Warning rate 21+ 🔥🔥🔥
Harap bijak dalam membaca!🙈🙈
" Apa yang sedang kakak lakukan?" Nami tampak mengerjapkan mata nya berkali - kali seraya mengangkat kepala nya sedikit untuk melihat apa yang sedang di lakukan oleh pria yang sejak tadi pagi sudah berstatus sebagai suami nya itu.
Saat itu Nami sedang tertidur dan bermimpi indah saat sesuatu terasa menggelitik di bagian da da nya, Nami pun perlahan membuka mata nya ketika tidur nya merasa terusik dan betapa terkejut nya Nami saat mengetahui bahwa yang membuat nya terbangun dengan rasa geli - geli nik mat bagaimana gitu gernyata adalah suami nya.
" Kamu sudah terbangun sayang? Maaf membangunkan mu, habis aku tidak tahan melihat penampilan mu saat ini" Razky menggaruk tengkuk nya yang tidak gatal dengan wajah yang merasa bersalah.
" Kenapa kakak yang meminta maaf? Justru aku yang harus meminta maaf karena aku tertidur saat kakak menginginkan ku" jawab Nami dengan wajah yang sudah merona.
" Apa kamu menyindir ku sayang? Aku yang tertidur saat kamu sedang membersihkan diri mu tadi, maaf mungkin aku sangat kelelahan karena pesta tadi" Razky mendekatkan wajah nya dengan wajah Nami sehingga kini jarak wajah mereka sangat dekat dengan hembusan nafas yang bisa mereka rasakan menyapu wajah mereka masing - masing.
" Bukan begitu, maksudku hmmpth" belum sempat Nami mengatakan maksud nya Razky sudah membungkam bibir Nami dengan bibir nya, Razky menci um bibir Nami dengan lembut dan Nami pun tampak membalas ciuman dari suami nya itu dengan lembut juga. Lama kelamaan ciuman lembut itu berubah menjadi ciuman yang menuntut dan penuh gai rah dari ke dua nya. Bahkan tangan Razky yang mulai nakal sudah melepaskan kain tipis menerawang yang melekat di tubuh Nami dan melemparkan nya ke sembarang arah.
" Aaakh" satu de sahan lolos dari bibir mungil Nami saat bibir Razky mengecup dan menghisap ceruk leher Nami dan meninggalkan beberapa jejak kepemilikan nya di sana dengan tangan yang bermain dan mere mas dua buah benda kenyal yang ada pada tubuh Nami itu dengan lembut.
Tak puas hanya dengan menjelajahi bagian itu saja, tangan Razky yang satu nya turun dan melepaskan kain tipis berbentuk segi tiga yang masih melekat pada tubuh istri nya dan melemparkan nya ke arah tadi dimana dia melemparkan yang lain nya. Tangan Razky mengelus bagian itu dengan lembut membuat tubuh Nami semakin menggelinjang hebat. Apa lagi kini salah satu jari nya masuk dan mulai bergerak dengan sesuka hati nya di bawah sana, membuat Nami semakin tak karuan rasa nya. Puas dengan jari - jari nya kini Razky mulai melepaskan celana yang di kenakan nya karena sejak tadi Razky tidur memang tidak memakai baju nya.
" Ah, apa itu kak? Kenapa besar sekali?" Pekik Nami kaget seraya menutup mata nya sendiri dengan kedua telapak tangan nya, tapi dengan jari - jari yang dia renggangkan sehingga Nami tetap bisa melihat semua nya dengan jelas saat Razky membuka kain penutup bagian bawah nya.
__ADS_1
Razky menggeleng - gelengkan kepala nya seraya terkekeh melihat kelakuan lucu istri nya itu.
" Kenapa kamu menutup mata mu hem? Jangan malu saat melihat ini, kamu harus terbiasa mulai dari sekarang!" Razky terkekeh saat mengatakan nya.
" Ta tapi kenapa itu besar sekali? Apa itu akan di masukan pada miliku?" Tanya Nami polos masih dengan wajah yang dia tutupi.
" Tentu saja, ukuran ini sudah pas untuk membuat mu men desah nik mat sayang" Razky kembali terkekeh.
" Pas bagaimana, lihat lah itu sangat besar sekali seperti belalai gajah sedangkan punyaku?" Nami tidak bisa meneruskan kata - kata nya karena merasa sangat malu saat membahas sesuatu yang absurd menurut nya.
Razky pun menyingkirkan tangan Nami yang sedang menutupi wajah nya dan mulai menautkan kembali bibir mereka. Nami pun tidak menolak dan hanya menerima semua perlakuan dan sentuhan yang di lakukan oleh suami nya itu.
Tak menunggu lama Razky pun mulai memasukan milik nya pada milik Nami dan itu kembali membuat Nami terpekik kaget dan spontan mendorong tubuh Razky hingga Razky terguling dari tubuh Nami.
" Aku tidak melakukan apa - apa, hanya melakukan apa yang biasa orang - orang lakukan pada istri nya" Razky mendengus kesal seraya bangkit dari posisi terjatuh nya. Sungguh dia sangat kesal pada istri nya itu yang bisa - bisa nya mendorong nya di saat dia sedang membidik milik Nami dengan milik nya. " Apa kamu belum siap untuk ini? Aku tidak akan memaksa mu untuk melakukan nya malam ini" Razky memasang wajah kecewa nya pada Nami membuat Nami merasa bersalah saja.
Nami terdiam dan tampak berfikir, ia memang merasa sakit saat Razky berusaha memasukan milik nya pada milik Nami namun Nami juga tidak mau mengecewakan suami nya itu. Apa lagi Nami memang berhati lembut dan tidak tegaan terhadap orang lain apa lagi ini pada suami nya sendiri.
" Tidak apa - apa kalau kamu belum siap aku bisa menunggu kok" karena melihat Nami hanya diam Razky pun membaringkan tubuh nya di samping Nami dan berpura - pura akan tidur dengan wajah yang sedih dengan memelakangi Nami saat ini membuat Nami semakin merasa bersalah saja. Tapi memang itu rencana Razky yang sebenar nya menggunakan hati Nami yang lembut untuk dia manfaatkan.
" Aku siap kak" Melihat suami nya merajuk membuat Nami langsung menjawab seperti itu membuat sudut bibir Razky terangkat namun tidak mengatakan apa pun.
__ADS_1
" Kak, apa kakak marah?" Nami merengek manja sambil menggoyangkan tubuh suami nya itu karena Razky hanya diam saja.
" Tidak, tidurlah!" Razky berkata tanpa menoleh dengan seingai tipis tercetak di bibir nya.
" Tapi aku tidak mau tidur, aku mau itu" Nami semakin merengek dengan tangan nya yang mengguncang tubuh Razky lebih cepat.
" Mau apa hem? Katakan!" Razky membalikan tubuh nya sambil mengulum senyum di bibir nya.
" Mau itu!" ucap Nami dengan malu - malu.
" Mau itu? Itu apa?" Razky mengangkat sebelah alis nya
" Iiiih, aku mau belalai gajah ini!" Nami yang merasa kesal pun langsung memegang milik Razky membuat Razky merasa kaget sekaligus senang.
" Kamu yakin sayang? Kalau seperti itu aku tidak akan sungkan lagi" Razky tersenyum penuh kemenangan seraya menaikan tubuh nya kembali ke atas tubuh Nami.
" Ommo, seperti nya aku salah bicara" batin Nami menatap kembali milik Razky dengan tatapan ngeri.
Tak menunggu lama Razky langsung kembali menautkan bibir mereka dan bagian bawah nya mencoba mendobrak pertahanan gawang milik Nami. Awal nya memang sangat sulit dan terasa sempit, namun dengan beberapa kali gesekan dan hentakan, pada akhir nya milik Nami dapat di bobol juga oleh Razky. Razky tersenyum puas sedangkan Nami tampak meringis kesakitan merasakan sesuatu di bawah sana yang terasa robek karena ulah suami nya itu. Namun rasa perih itu tak lama berubah menjadi rasa nik mat yang tidak bisa di ungkapkan dengan kata - kata.
Suara de sahan dan era ngan kenik matan saling bersahutan di dalam kamar pengantin itu. Entah berapa kali mereka melakukan hal itu karena yang pasti mereka tidak puas kalau hanya melakukan nya sekali saja.
__ADS_1
Jangan lupa Like, Vote dan Komen. Jangan lupa juga tambahkan ke favorite kalian dan berikan hadiah yang buanyak untuk karya ini. Terima kasih 🙏🙏