Terjerat Cinta Di Sekolah

Terjerat Cinta Di Sekolah
Episode 103. Menyambut Besan


__ADS_3

Setelah kemarin Kenzo memberitahu Mama nya jika besok kedua orang tua Salsa akan makan malam kerumah mereka, dari sore nya dia sudah sibuk. Bahkan mengajak Salsa untuk berbelanja banyak kue dan makanan lain nya, Kenzo bahkan sudah mengatakan jika Mama nya tidak perlu berlebihan ini hanya pertemuan keluarga biasa.


"Bibi..!" panggil Mama Ayu dan Bibi pun datang dari belakang.


"Apa persiapanya sudah selesai, jangan sampai saya malu sama besan saya nanti" ucap Mama lagi.


"Semuanya sudah selesai Nyonya, tidak perlu khawatir" jawab Bibi sambil menundukan kepala nya.


"Baiklah, kamu boleh kembali kebelakang" suruh Mama lagi dan tiba-tiba Salsa datang dan menghampiri Mama Ayu.


"Sudah Salsa bilang, Mama tidak perlu repot-repot. Ini hanya pertemuan biasa kok Ma" sahut Salsa yang baru datang.


"Sudah lah tidak apa-apa sayang, mereka juga baru pertama kesini. Kita harus menyambut mereka, tunggu Mama telpon Papa dulu agar dia cepat pulang" ucapnya sambil mengelus bahu Salsa lalu pergi kekamarnya.


"Hemmm.." Salsa hanya bisa menghembuskan nafas nya.


"Kenapa sayang? kamu baru tau kalau Mama memang suka heboh gitu" sahut Kenzo yang baru datang.


"Kamu dari mana?" tanya Salsa karena saat dia bangun tidur siang tadi Kenzo sudah tidak ada.


"Biasa lagi kumpul sama Mamang didepan, katanya mau tukeran anjing tapi aku nggak mau" jawab Kenzo yang tadi habis mengobrol dengan tetangga depan rumah mereka.


"Udah lah nggak usah di tukar Boboy, kan sayang juga" ucap Salsa agar Kenzo tidak menukar anjing nya.


"Siapa juga yang mau, punya dia jelek mana ganas lagi" jawab Kenzo sambil merangkul Salsa.


"Ayo kembali ke kamar, makan malam nya juga masih lama. Jangan lupa kabari Mama Karla" ucap Kenzo berjalan sambil mengandeng istrinya.


"Iya aku sudah mengirim pesan pada Mama, nanti di kabari kata nya jika udah mau kesini" jawab Salsa sambil mengikuti suaminya dari belakang.


Mereka kembali kekamar dan Kenzo pergi membersihkan dirinya, siang ini dia sudah banyak bermain bersama Boboy. Salsa bahkan melarangnya naik ke kasur karena takut bulu nya masih menempel ditubuh Kenzo, dengan terpaksa dia menuruti keinginan istrinya.


***


Malam hari nya Mama datang bersama Daddy Jhon, Mama dan Papa menyambut mereka ramah. Bahkan Mama Kayla membawa oleh-oleh yang banyak untuk mereka, punya Salsa juga karena kemarin belum sempat bongkar barang.


"Selamat datang, ini lah rumah Kenzo" ucap Mama Ayu


"Terima kasih, senang bisa bertemu dengan besan. Saya Karla dan ini sumami saya Jhon" Mama Karla memperkenalkan suaminya.


"Saya Jhon" sambungnya.

__ADS_1


"Iya saya Ayu dan ini Papa nya Kenzo nama nya Ferdi" jawab Mama yang memperkenalkan diri nya.


"Senang bertemu dengan kalian, ayo kita masuk Salsa dan Kenzo sudah menunggu di dalam" ucap Papa.


Mereka pun masuk kedalam, Mama Ayu langsung memgajaknya untuk pergi keruang makan. Mama Karla membawa banyak binkisan untuk mereka.


"Ini ada sedikit oleh-oleh untuk kalian dan juga Salsa, kemarin belum sempat membongkar barang nya" ucap Mama meletakan bingkisan tersebut didekat meja makan.


"Ya ampun besan, tidak perlu repot-repot tapi terima kasih" jawab Mama Ayu sangat senang.


"Silahkan duduk Ma" sahut Salsa menyuruh Mama nya duduk.


"Senang sekali kita bisa berkumpul seperti ini, saya sendiri sebagai Mama nya Salsa sangat berterima kasih dengan kalian. Kepada Kenzo juga, kalian pasti sudah mendengat tentang keluarga kami, jujur saja saya menyesal meninggalkan Salsa pada Papa nya" Setelah semuanya duduk Mama memulai pembicaraan dan Daddy Jhon memegang tangan istrinya untuk menguatkan istrinya.


"Saya juga sudah dengar ceritanya dari Salsa, tidak perlu berterima kasih karena kami juga orang tua Salsa sekarang. Biar lah yang berlalu sudah berlalu, ayo kita sama-sama membesarkan anak kita dengan baik. Mungkin banyak orang diluar sana berpikir jika menikah mudah akan menghancurkan semuanya, nah kalian harus membuktikan jika tidak hanya hal negatif saja tapi ada hal positif juga yang bisa diambil untuk dijadikan pelajaran" jawab Mama Ayu menyampaikan nasehatnya.


"Iya Kenzo dan Salsa mengerti Ma, Mama tenang saja kami pasti akan membahagiakan kalian" jawab Kenzo dengan nada tegas dan yakin.


"Dibalik semua ini saya bersyukur, Salsa bertemu dengan orang baik seperti kalian" sambung Mama sambil tersenyum.


"Saya juga hanya bisa mendukung mereka" ucap Mama lagi.


"Iya yang dikatakan Daddy benar, ayo kita mulai makan" sambung Kenzo.


"Benar juga ayo silahkan dinikmati hidangan nya, ambil kan Mama kamu semur nya sayang. Itu sangat enak" suruh Mama Ayu pada Salsa.


"Mama mau ini?" tanya Salsa pada Mama nya yang duduk disampingnya.


"Nggak usah sayang Mama bisa ambil sendiri" jawab Mama Karla sambil tersenyum.


"Makananya enak-enak, jadi rindu masakan indo" sambung Mama Karla setelah mencicipi semuanya.


"Benarkah, ini resep saya sendiri Jeng. Bagus lah jika Jeng suka" jawab Mama Ayu sangat senang.


"Wah benarkah, berarti kamu sangat pintar sekali memasak. Kenapa nggak buka restoran aja lumayan untuk putar uang" sambung Mama Karla.


"Saya juga sudah ada rencana tapi saya juga membantu restoran Kenzo, untuk menambah menu nya" jawab Mama Ayu.


"Benarkah Kenzo bahkan sudah punya restoran, hebat kamu. Ketemu Salsa dimana, kok bisa kamu suka sama dia. Kalau dirumah dia itu pemalas, tiap hari cuma main game aja kerjaan nya" ucap Mama mencetitakan kejelekan Salsa.


"Mama...!" kesal Salsa karena dia benar-benar malu didepan mertuan nya.

__ADS_1


"Jangan marah Mama hanya bicara jujur sayang" ucap Mama sambil mengelus bahu Salsa.


"Salsa sudah berubah Jeng, dia sangat rajin sekarang" sambung Mama Ayu membela Salsa.


"Ayo dilanjutin lagi makan nya Jeng" ucap Mama Ayu.


Setelah makan bersama mereka semua duduk diruang tamu, banyak juga yang mengobrol tentang banyak hal.


"Bagaimana kabar kalian, kata Salsa kalian baru pulang dari Amerika bebrapa hari yang lalu?" tanya Mama yang menanyakan kabar Mama Karla.


"Saya baik, emang iya satu tahun brlakangan ini saya dan suami saya memilih tinggal diluar negri. Kebetulan saya kesini karena ingin lahiran disini dan Mas Jhon juga mengurus pekerjaan nya.


"Saat ini jeng sedang hamil lagi?" sambung Mama Ayu bertanya.


"Iya benar, saya bersyukur diumur saya yang sekarang masih dikasih. Mungkin ini karunia dari Tuan untuk kami berdua" jawab Mama senang.


"Wah benarkah, berarti bentar lagi Salsa punya adek ya" ucap Mama Ayu sambil tersenyum.


"Kami juga mau minta rekomen, Rs untuk persalinan nanti?" sahut Daddy Jhon.


"Di Rs A aja, disana kata nya bagus. Kebetulan disana ada dokter kenalan saya, nanti saya kasih nomor nya siapa tau mau periksa kan" sambung Papa Ferdi.


"Boleh juga, kebetulan saya juga sudah lama tidak kesini" jawab Daddy Jhon.


"Kalian tinggal didaerah mana Jeng?" tanya Mama lagi.


"Kami tinggal di aparteman jalan E, kapan-kapan kalian juga harus makan malam kerumah kami" jawab Mama Karla.


"Tentu saja, kami senang sekali kalian mengundang kami" ucap Mama Ayu sambil tersenyum.


Semenjak malam ini mereka menjadi lebih akrab, Mama Karla juga sangat senang karena kedua orang tua Kenzo juga sangat baik.


.


.


.


.


TBC

__ADS_1


__ADS_2