Terjerat Cinta Di Sekolah

Terjerat Cinta Di Sekolah
Episode 72. Dasar Keras Kepala


__ADS_3

Kenzo buru-buru berlari ke lantai atas, beruntung tidak ada yang melihatnya. Kenzo bingung yang mana kamar Salsa dan akhrinya dia mengetuk kedua pintu itu, yang pertama tidak ada sahutan dan pintu kedua Salsa menjawab karena dia pikir yang datang adalah Bu Lita.


"Tok...tok.."(Bunyi ketukan pintu).


"Masuk aja Bu, Salsa nggak kunci pintu nya" jawab Salsa santai yang masih memainkan ponselnya di atas tempat tidur.


Kenzo yang mendengar suara Salsa pun langsung masuk kedalam dan mengunci pintunya, Salsa sangat terkejut dan langsung berdiri saat melihat Kenzo ada di dalam kamar nya.


"Kak Kenzo, ngapai kamu disini?" Tanya Salsa dengan muka kesal nya.


"Aku sangat merindukan kamu" jawab Kenzo dan langsung memeluk Salsa.


"Lepas kak, apa kakak sudah gila. Gimana kalau Loly dan Mama liat?" Tanya nya diselah pelukan mereka.


"Mereka tidak akan tau jika kamu tidak memberitahu mereka, mereka masih di taman belakang jadi kamu tanang saja. Kenapa kamu menghindari aku beberapa hari ini?" Tanya nya sambil memeluk Salsa dan sesekali mengelus kepalanya.


"Aku sudah bilang jangan ganggu aku lagi, anggap saja semuanya tidak pernah terjadi dan aku juga tidak menuntut apa pun pada kakak" jawab Salsa yang melepakan pelukanya.


"Kalau begitu, kamu yang harus bertanggung jawab karena aku sudah tidak perj*k* lagi" Kenzo bercanda dengan Salsa.


"Sepertinya kakak sudah tidak waras ya, cepat lah pergi dari sini!!" teriak Salsa yang hampir menangis.


"Iya aku memang tidak waras karena isi otak ku hanya ada kamu, anggap saja aku sedang gila sekarang" jawab Kenzo.


"Mau Kakak apa Si? Aku sudah memberikan harta yang paling berharga yang aku miliki, sekarang aku tidak punya apa-apa lagi" ucap Salsa sambil menghapus air matanya.


"Aku mohon biarkan aku hidup tenang, jangan ganggu aku lagi" sambungnya.


"Kamu sangat mudah sekali berbicara, kamu bilang lupa kan. Apa kamu pikir ini akan semuda itu? kamu bisa saja hamil karena aku tidak memakai pengaman kemarin" jelas Kenzo lantang agar Salsa paham maksud nya.


Benar juga apa yang di kata kan oleh Kenzo, ada rasa takut di hati Salsa karena dia belum kepikiran sampai sejauh itu.


"Aku tidak akan hamil karena aku sudah penah baca artikel jika baru satu kali berhubungan, makan akan kecil kemungkinan nya untuk hamil" jawabnya berusaha tegar padahal dia sangat takut jika yang dikatakan Kenzo benar.


"Terus kalau kamu hamil bagaimana?" Tanya Kenzo lagi memancing Salsa dan dia ingin tau apa yang akan Salsa jawab.

__ADS_1


"Aku akan membesarkan anak ku sendiri, Kakak tidak perlu khawatir. Aku juga tidak akan melibatkan hubungan kakak dengan Loly" jawab Salsa.


"Dasar keras kepala" ucap Kenzo.


"Iya aku memang keras kepalah, keluar lah dari kamar ku" ucap Salsa mendorong tubuh Kenzo, tapi Kenzo masih tetap berada di tempatnya. Salsa tidak mempunyai cukup tenanga untuk mendorong nya.


"Makanya banyak makan, lihat tubuh kamu kurus sekali. Apa kamu minum vitamin yang aku berikan kemarin?" Tanya Kenzo.


"Aku sudah membuang nya, tidak perlu khawatir aku bisa makan sendiri. Jangan cari aku lagi di sekolah, cepat lah keluar" ucap Salsa.


"Kenapa kamu tidak pernah cerita jika Loly adalah saudara kamu?" Tanya Kenzo lagi yang tidak menghiraukan ucapan Salsa.


"Kalian tidak pernah bertanya, itu tidak penting. Pergi lah" kesal Salsa dengan muka cemberut nya.


"Kamu sangat imut saat cemberut seperti itu" sahut Kenzo.


"Aku lagi ngga mau bercanda sekarang, cepatlah pergi dari sini" ucap Salsa lagi tapi kali ini dengan nada memohon agar Kenzo mau keluar.


"Baik lah aku akan keluar tapi kamu harus balas pesan aku, kalau kamu setuju baru aku akan keluar" tawar Kenzo pada Salsa.


"Kenapa kamu selalu mengancam aku, benar-benar menyebalkan" jawab Salsa sambil menghentakan kakinya ke lantai.


"Permisi Non Salsa, Nonya menyuruh Non Salsa untuk turun kebawah. Katanya disuruh menyapa tamu Nyonya" ucap Bun Lita di balik pintu.


"Iya Bu, Salsa ganti baju dulu" jawabnya.


Setelah itu Salsa mengintip dari balik pintu apa Bu Lita sudah pergi, benar saja dia sudah pergi dan Salsa langsung menyuruh Kenzo keluar dari kamar nya.


"Bu Lita sudah pergi, ayo cepat keluar" Salsa menarik tangan Kenzo dan Kenzo hanya menurut saja.


"Cuppp..." sebelum keluar Kenzo mencium Pipi Sala, saat ini dia sudah sangat berani pada Salsa.


"Ingat balas pesan aku" ucap Kenzo sambil tersenyum lalu keluar dari kamar itu.


Salsa begegas menganti bajunya dengan baju yang lebih sopan, karena tadi dia hanya menggunakan kaos berwarna biru muda dan celana pendek dia atas lutut.

__ADS_1


***


Kenzo pun menyusul mereka yang masih duduk di gazebo belakang dan Loly bertanya kepada Kenzo kenapa dia lama sekali. Kenzo beralasan dia sempat nyasar tadi, mereka pun tidak curiga dan percaya saja.


"Dari mana aja kamu Ken, kok lama banget?" Tanya Loly.


"Aku tadi sempat nyasar, jadi agak lama. Apa Mama sudah melihat bunga-bunga nya?" Kenzo balik bertanya pada Mama nya.


"Iya ternyata Loly juga sangat pandai berkebun, bunga-bunga nya juga bagus-bagus" jawab Mama memuji Loly.


Setelah itu Salsa datang dan ikut bergabung bersama mereka, Mama Kenzo juga bertanya apa mereka sudah pernah bertemu atau belum karena Salsa tidak asing baginya.


"Permisi apa Mama tadi memanggil Salsa?" Tanya Salsa pada Mama Maria.


"Iya duduk disini, ngga sopan sekali kamu main pergi saja. Ini tante Ayu dan anaknya Kenzo, mereka akan menjadi keluarga dekat kita kerena Kenzo adalah pacar kakak kamu" jawab Mama dan Salsa pun menganggukan kepalanya lalu duduk di samping Mama Maria.


"Salam kenal tante, saya Salsa" ucapnya sambil tersenyum dan Kenzo pun memperhatikan Salsa sambil tersenyum kecil.


"Iya Salsa, spertinya kita pernah bertemu sebelum nya. Tapi tante lupa dimana" jawab Tante Ayu yang memperhatikan Salsa.


"Kita pernah bertemu di mini market waktu itu tante" ucap Salsa saat mengingat dimana Kenzo pura-pura tidak mengenal nya.


"Iya benar tante ingat itu, kamu sangat hebat sekali dan mandiri banget. Papa dan Mama kamu udah cukup untuk membiayai kamu tapi kamu masih tetap bekerja" jawab tante Ayu memuji Salsa.


"Saya hanya mencari pengalaman saja tante" jawab Salsa.


"Iya dia memang suka mandiri Jeng, makanya dia juga suka melakukan sesuatu hal yang baru. Iya kan sayang?" tanya Mama Maria pada Salsa dan Salsa hanya menganggukan kepalanya.


Loly yang mendengar itu pun langsung tidak suka, karena Salsa selalu di puji dengan tante Ayu. Salsa sebenarnya sangat canggung dan tidak mau berada di situasi seperti ini, apa lagi Kenzo pacar kakak nya. Jika Loly tau apa yang terjadi, Salsa akan mendapat masalah lagi.


.


.


.

__ADS_1


.


TBC


__ADS_2