Terjerat Cinta Di Sekolah

Terjerat Cinta Di Sekolah
Episode 19. Gosip Yang Menghebohkan


__ADS_3

Jam istirahat pun tiba seperti biasa Salsa dan teman-temanya makan dikantin sekolah, kebetulan mereka hanya makan berempat karena Refan tinggal dikelas katanya dia lagi malas makan.


Saat melihat kearah Veny, Tiara salah fokus dengan kaluang yang dipakai oleh Veny. Benar saja tebakan nya jika kalung itu pemberian pacarnya dan Tiara sengaja menggodanya.


"Kalung baru ya? pasti dikasih Kakak Aldo iya kan?" Sindir Tiara melihat kalung yang dipakai oleh Veny.


"Kok loh bisa tau, padahal aku baru mau cerita sama kalian" jawabnya malu-malu.


"Iya lah udah bisa ditebak, jangan pacaran berlebihan saja takut loh kayak anak sebelah" Tiara berucap sangat pelan.


"Emang anak sebelah kenapa?" tanya Sintia yang penasaran.


"Jangan kencang-kencang nanti ada yang dengar" jawab Tiara lagi sambil melihat kearah Sintia.


"Emang siapa si Ra, bikin penasaran aja?" tanya Salsa memang sudah penasaran sedari tadi.


"Sini-sini aku bisikin" ucapnya menyuruh mereka mendekat.


Mereka bertiga pun mendekatkan kepalanya dengan Tiara, bisa-bisanya Tiara tau semua informasi. Emang suka banget gosipin orang dan itu lah yang dipikirkan oleh Salsa.


"Kalain tau Lisa, anak IPA yang nyamperin Refan waktu itu. Banyak anak kelasnya bilang jika Lisa hamil" kata Tiara dengan muka serius.


"Jangan ngarang kamu Ra, aku memang tidak terlalu menyukai Lisa tapi tidak boleh menyebarkan gosip seperti ini" jawab Salsa.


"Loh dibilangin nggak percaya, dikelas mereka ada Tina teman SD aku dulu. Dia yang cerita pas waktu jam olahraga kemarin, ada seorang cewek dikelas mereka yang melihat perut Lisa besar banget" kata Tiara yang nggak mau kalah.


"Wahh ngga nyangka banget ya sama dia, padahal anak IPA kan rajin-rajin. Lisa juga ngga kelihatan kalau lagi isi, mungkin karena badanya juga berisi kali ya" sambung Veny memberikan pendapatnya.


"Pantesan Refan ngga mau kekantin karena ingin menghindari orang seperti kalian ini, gosip ini pasti membuatnya sedih" Jawab Salsa pada mereka.


"Lah apa hubungannya Refan sama cerita kita Sa?" tanya nya sambil senyum-senyum.


"Ya ada lah karena Refan itu sepupunya Lisa, menurutku dia udah tau gosip ini makanya dia ngga mau diajak kekantin" jelas Salsa.


"Oh my good" Veny menutup mulutnya karena tidak percaya.


"Kok kamu nggak pernah cerita mereka sepupuan, kenapa kami nggak tau ya" sambung Tiara lagi.


"Kalian nggak pernah naya, aku juga malas cerita. Aku juga nggak menyangka dia seperti itu, walaupun aku tidak menyukainya" jawab Salsa.


"Sama kita juga nggak menyangka, kalau ini benar tunggu aja dia akan dikeluarin dari sekolah" kata Tiara.

__ADS_1


"Iya tapi kasihan juga ya, ya udah deh kalian lanjuti makanya. Aku mau nyamperin Refan dulu" Kata Salsa lalu pergi dari kantin menuju kelas.


Sesampainya dikelas Salsa langsung menghampiri Refan dan duduk disampingnya, Salsa juga membawa beberapa cemilah dan teh botol karena dia tau Refan belum makan.


"Hey ngelamun aja, ini makan dulu. Aku tau kamu belum makan siang kan" kata Salsa lalu memberikan cemilanya dan duduk disamping Refan.


"Makasih ya Sa, kamu tau aja aku belum makan" jawabnya sambil mengambil makanan yang diberikan oleh Salsa.


"Loh pasti mikirin gosip yang beredar diluar sana kan?" tanya Salsa.


Sebenarnya dia tidak berani menayakan hal ini tapi dia penasaran juga, dia ingin tau kebenarannya dari mulut Refan sendiri.


"Kamu juga udah dengar Sa, cepat banget nyebarnya. Ya begitu lah, aku juga nggak bisa berbuat apa-apa" jawab Refan sambil mengangkat kedua bahunya.


"Jadi itu beneran? tanya Salsa memastikan dan Refan menganggukan kepalanya pelan.


"Ya ampun aku nggak nyangka banget, jadi dia gimana sekarang Fan? Tapi dia juga bisa melanjutkan sekolah setelah melahirkan nanti, kamu tidak perlu sedih mungkin ini jalanya Lisa" Salsa mengelus pundak Refan.


"Iya aku si nggak sedih sama keadaan Lisa tapi yang aku sedihkan adalah Tante ku Sa, dia sangat sedih dan terpukul sekali dengan keadaan ini" jawab Refan dengan sedih.


"Sudah pasti dia sedih Fan, aku iri dengan Lisa padahal orang tuanya masih ada dan sangat menyanginya tapi dia malah seperti ini" ucap Salsa.


"Oh iya apa laki-lakinya mau bertanggung jawab?" tanya Salsa yang ikut-ikutan kesal.


"Bagus lah jika dia bertanggung jawab, berarti tidak ada yang perlu di khawatirkan Fan" kata Salsa lagi.


"Emang sih kalau pacaran sama orang yang lebih dewasa itu ngeri, karena pikiranya udah dewasa juga" sambung Salsa lagi.


"Sok tau banget kamu Sa, emang kamu sudah pernah mengalaminya?" tanya Refan sambil tersenyum.


"Kamu tersenyum? ada lah Fan aku sering mendengar orang berbicara seperti itu" jawab Salsa sambil tersenyum juga.


"Aku kira kamu udah pernah ngalamin makanya kamu tau banget" goda Refan lagi.


"Ya nggak lah" jawabnya jujur.


"Berarti kalau sama yang seumuran boleh dong Sa?" tanya Refan karena dia ingin mengetahui jawaban Salsa.


"Nggak tau juga sih" jawabnya sambil mengangkat kedua bahunya dan senyum manis.


"Lucu banget sih kamu" Refan pun mengacak-acak rambut Salsa.

__ADS_1


"Ihhh Refan rambut aku berantakan tau" kesal Salsa.


"Nah begini baru cantik, mirip dengan orang yang suka jalan-jalan dipinggir jalan" kata Refan sambil tertawa.


"Maksud kamu kayak orang gila? wah parah loh Fan" Salsa mencubit tangan Refan.


"Awww sakit Sa, ganas banget udah kayak semut" Refan menggosok tanganya yang dicubit oleh Salsa.


"Habisnya kamu nyebelin banget" jawab Salsa sambil cemberut.


"Udah nggak usah cemberut gitu, Oh iya apa malam minggu besok kamu ada janji jalan yuk?" ajak Refan.


"Nggak ah, aku mau dirumah aja" jawab Salsa.


"Kenapa apa kamu mau jalan sama kak Kenzo lagi?" Tanya Refan yang tidak suka.


"Sebenarnya kak Kenzo belum nggak ngajak jalan tapi mungkin aja kan besok dia mau ngajak aku jalan" jawab Salsa sambil tersenyum.


"Oh jadi kamu ngarepin Kak Kenzo ngajak kamu jalan, aku harap kamu hati-hati sama Kak Kenzo Sa" Refan memberikan peringatan kepada Salsa.


"Memang kenapa kamu bilang bitu, selama ini Kak Kenzo baik kok. Jangan bilang kamu iri kan, makanya cari gebetan juga" ejek Salsa.


"Aku juga yang kena akhirnya" jawab Refan semakin kesal.


"Udah muka kamu nggak cocok kesal kayak gitu, Oh iya apa kabarnya Nadia. Aku lihat dia sering banget ngantar bekal kok hari ini nggak ya" Salsa mengalihkan pembicara.


"Udah ah bosan bahas Nadia, aku udah punya cewek yang aku suka yang jelas dia bukan Nadia" kata Refan agar Salsa tidak membahas Nadia lagi.


"Wow benarkah, siapa dia? Apa aku kenal sama dia?" tanya Salsa penasaran.


"Nanti loh juga tau sendiri" jawab Refan.


"Nggak seru banget sih kamu Fan, aku apa-apa cerita sama kamu tapi lihat kamu ngasih tau aku aja kamu nggak mau" sambung Salsa.


Yang aku sukai itu kamu Sa, entah sampai kapan aku akan memendam perasaan ini kata Refan di dalam hatinya. Dia takut Salsa menjauhinya karena tau Refan menyukainya karena Refan tau Salsa menyukai Kenzo.


.


.


.

__ADS_1


.


TBC


__ADS_2